Tanya Jawab Bersama Ria Miranda Seputar Parenting

hawa

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

 

202 HAWA-Manfaat Penggunaan Lotion buat Ria Miranda-6

 

 

202 HAWA-Manfaat Penggunaan Lotion buat Ria Miranda-1

 

 

  1. Aku  kadang kasihan lihat keponakanku yang dipaksa banget disuruh les ini itu. Dia masih 6 tahun. Pulang sekolah langsung les, pulang ke rumah jam 6. Belum lagi buat PR, belajar untuk pelajaran besok. Menurut kakak parenting yg diterapkan oleh kakakku itu baik? Ada saran?

Jawab:

Menurutku, pola didik seperti itu bisa jadi faktor orangtua yang mengobsesikan sesuatu. Sebagai orangtua, seharusnya memposisikan diri tentang apa yang menjadi prioritas terlebih dahulu. Orangtua juga harus mengenal karakter anak. Bagus sekali kalau anak sudah bisa di ajak diskusi sedikit. Beri ia informasi dan pilihan yang baik, ajak anak untuk mengenal lingkungan baru tersebut, setelah itu berikan anak kebebasan untuk memilih mana yang ia sukai.

 

  1. Bagaimana cara mendidik anak supaya tidak suka berbohong?

Jawab:

Ajarkan anak tentang dasar-dasar berperilaku yang baik dalam keseharian. Kita juga bisa menceritakan kisah-kisah anak yang memiliki pesan moral. Biasakan anak selalu bersikap terbuka dan selalu menjalin komunikasi yang baik. Tanyakan aktivitas anak setiap harinya, sehingga dibiasakan untuk bercerita tentang apa saja yang ia alami.

 

  1. Bagaimana cara mendidik anak supaya menjadi anak mandiri?

Jawab:

Yang paling penting, orangtua mulai memberikan kepercayaan kepada anak. Memang agak sulit pastinya, apalagi kalau kamu termasuk orangtua yang tidak tega-an terhadap anak. Kalau kamu seperti itu, saranku jangan lakukan hal-hal yang terlalu extreme ke anak ya.  Namun, tetap tanamkan kemandirian dari hal-hal yang kecil, seperti ajarkan menabung, displin mengerjakan tugas sekolah atau melakukan aktivitas di rumah tanpa disuruh lagi. Libatkan anak untuk bisa bekerjasama dengan kita, contoh buang sampah ke tempat sampah.

 

  1. Katanya anak 1-3 tahun sedang dalam masa emas (mudah menyerap apa saja yang dia rasa, lihat, dengar). Bagaimana kita bisa mengoptimalkan masa emas tersebut?

Jawab:

Memang benar, masa emas itu adalah masa-masa yang harus kita manfaatkan dalam berbagai hal positif untuk perkembangan sang buah hati. Bunda bisa mendampingi sang anak dan mulai mengajarkan hal-hal yang perlu anak ketahui dengan cara yang menyenangkan, ajaklah mengunjungi alam terbuka, atau kegiatan-kegiatan diluar ruangan. Tentu bunda sudah bisa mulai melihat kemanakah minat sang anak, dari situ kita bisa mulai mengarahkan kesenangan mereka. Membeli alat-alat main yang edukatif juga bisa sangat membantu. Yang paling utama adalah sentuhan dan komunikasi dari orang tua akan sangat bisa dirasakan oleh anak.

 

  1. Kak Ria, aku dan adikku selalu dididik untuk tidak melawan perkataan ortu. Kalau ortu bilang A ya A, hal A yang paling benar. Kita tidak diberi kesempatan untuk mengungkapkan kalau kita tidak suka hal A, masih ada B, C, D yangg lebih baik. Kalau aku dan adikku menentang mereka pasti jawab “Kamu tuh kurang ajar, ngejawab aja kalau dikasi tau” Gimana dong Kak? Yang salah ortuku atau aku dan adikku? Mungkin tidak sih karena keterbatasan kita untuk mengungkapkan keinginan dan pendapat kita semenjak kecil, sekarang aku dan adikku jadi segan dan takut kalau mengungkapkan pendapat di depan umum?

Jawab:

Bisa jadi memang salah satunya karena hal tersebut, efeknya kamu jadi merasa selalu takut beropini didepan umum. Disini yang perlu diasah adalah tekad kamu untuk berubah, agar bisa mengatasai permasalahan diri kamu yang seharusnya memiliki kemampuan lebih baik untuk berpendapat. karena mengungkapkan pendapat itu sangatlah penting apalagi jika kamu sudah di tempat kerja, ataupun saat berada di masyarakat nantinya. Kamu bisa mulai membaca buku-buku yang bisa mendorong keberanian kamu bergaul, mudah berekspresi. Kamu juga bisa gabung di komunitas yang sesuai dengan minat kamu, agar semakin terbiasa bercakap-cakap dengan sesama anggota komunitas.

 

  1. Apakah anak saya yang masih berusia satu tahun perlu dimasukan ke lembaga PAUD?

Jawab:

Idealnya, seorang anak dimasukkan ke lembaga paud saat ia umur 4 tahun. Namun, kenyataannya anak usia 1-2 tahun saat ini sudah mulai masuk paud. Pada dasarnya, anak di usia emas seperti itu seharusnya mendapatkan bimbingan langsung dari orangtua untuk pembentukan karakter. Pendidikan karakter dilakukan melalui pembiasaan perilaku yang baik. Perilaku dan sikap yang diajarkan dan dibiasakan pada anak-anak di bawah usia 7 tahun yang akan membentuk karakternya di masa depan. Apabila kamu merasa sulit membagi waktu secara penuh, Kamu bisa mendapat bantuan dari guru paud. Kembali lagi, kamu harus memastikan bahwa paud tersebut dapat membantu pembentukan karakter yang baik, bukan justru merusak karakter dan kemampuan anak. Ingat bahwa anak kecil hak nya adalah untuk bermain.

 

 

  1. Kak, hal-hal apa saja yang harus kita perhatikan sebelum memilih PAUD untuk anak?

Jawab:

Memilih lembaga paud untuk anak merupakan keputusan penting yang nantinya akan berpengaruh bagi tumbuh kembang anak kamu. Sebisa mungkin tidak tergesa-gesa, harus teliti dan tidak terhanyut iklan yang ditawarkan. Bagus kalau sudah ada rekomendasi dari saudara atau kerabat terdekat. Beberapa hal yang penting diantaranya, kurikulum sekolah, guru, pengajar hingga lingkungan sekitar yang paling utama adalah apakah ada dasar agama di sekolah itu. Survey ke lokasi paud yang dituju juga tidak kalah penting.

 

  1. Bagaimana membujuk supaya anak mau makan? Terutama makan sayur?

Jawab:

Memberikan gizi makanan untuk anak memang susah-susah gampang. Apalagi ketika kita dihadapkan dengan karakter anak yang susah makan atau pemilih makanan. Untuk mengatasi hal itu, kamu bisa mencoba dengan situasi ‘lunch time’ dibuat lebih seru hingga si anak tertarik. Cara lain, olah makanan bergizi dengan cara unik agar tidak terlihat ‘menyeramkan’ bagi anak.  Jgn terlalu memaksakan juga ya. Kalau perlu, libatkan anak saat menyiapkan makanan. Semoga berhasil!

 

  1. Saya ingin membuat supaya anak saya kreatif, apakah cara saya dengan memberikan gadget dengan game-game kreatifnya sudah benar?

 Jawab:

Kreatifitas anak memang harus  dikembangkan sejak usia dini. Biarkan anak berimajinasi dalam kesehariannya. Sebagai orangtua, kita wajib memberikan fasilitas untuk mengasah itu. Lingkungan keluarga yang nyaman juga akan mendukung kreatifitas anak dengan menerima anak apa adanya, tidak memaksa, merangsang rasa ingin tahu dan membantu anak untuk memilih dan menekuni sesuatu yang diminati. Nah kalau dengan gadget menurutku bisa, namun sebagai orangtua kita harus lebih selektif memilih games apa saja. Di khawatirkan anak akanketergantungan dan bisa anti sosial. Atur waktu pemakaian agar disiplin.

 

  1. Saya tinggal dengan keluarga besar, saya punya anak balita. Ada beberapa perilaku dan sifat keluarga besar yang sangat tidak baik dan gak pantes untuk ditiru seperti merokok, suka marah-marah, bicara kasar. Bagaimana cara saya supaya anak saya tidak terpengaruh oleh mereka. Kalau saya menjauhkan anak saya dengan keluarga takutnya keluarga tersinggung.

 Jawab:

Sikap kita begitu saja menjauhkan anak dari keluarga memang bukan tindakan yang tepat, oleh karenanya mulailah menjauhkan anak ibu saat ada anggota keluarga yang sedang merokok, ataupun berbicara kasar. jika anak ibu sudah mengerti apa yang kita bicarakan, mulailah memberi edukasi kepada mereka seputar hal-hal yang tidak boleh dilakukan. misalnya saja ibu menyisipkan cerita dengan moral cerita bahwa anak tidak boleh berkata kasar. Biasanya anak akan larut dalam cerita sehingga bisa saja sang anak malah memberitahu keluarga besar agar tidak berkata kasar lagi.

 

  1. Bagaimana cara menghukum anak kalau melakukan kesalahan? Supaya dia jera dan tidak mengulangi kesalahannya?.

 Jawab:

Ketika anak melakukan kesalahan, sebagai orangtua kita harus tetap bersikap sewajarnya.  Biasanya, saya coba dengan cara mendiamkan anak sebentar, beri waktu agar anak berpikir untuk menyesali perbuatannya. Saya punya area pojok istighfar namanya, kalau dia salah saya akan simpan dia disana beberapa saat. Setelah itu ajak komunikasi dengan anak tentang hal yang ia lakukan itu tidak baik. Untuk hukuman kecil, bisa dengan melarang atau membatasi anak melakukan aktivitas yang ia sukai dalam beberapa hari saja agar mendapatkan efek jera.

 

  1. Saya lagi hamil anak kedua, anak pertama saya baru berusia 3 tahun. Sepertinya dia cemburu karena saya mulai membagi kasih sayang ke calon adiknya. Bagaimana ya mbak menghadapi anak sulung saya?

 Jawab:

Hal ini sering sekali dialami banyak ibu yang memiliki anak kedua. Syndrome yang dialami si anak sulung wajar sekali terjadi. Solusinya, atur jadwal yang tepat untuk memberikan waktu leluasa bermain bersama orangtua. Tunjukkan rasa sayang orangtua dengan hal-hal kecil agar terekam selalu oleh si sulung. Berikan kisah cerita anak tentang kehidupan beradik-kakak. Cara terakhir, bagi tugas dengan suami agar si sulung tidak pernah merasakan kehilangan kasih sayang dari orangtuanya dan ini ampuh banget karena sekarang Katya jadi deket sekali sama Ayahnya.

 

  1. Jarak usia anak sebaiknya berapa tahun ya Mbak Ria?

 Jawab:

Kalau saya jaraknya 3 tahun karena saya bekerja dan masih ada kontrak kerja juga. Sebenarnya ini sesuai kesepakatan dengan pasangan. Idealnya berjarak 2 tahun minimal.

 

  1. Mbak Ria, saat putri Mbak Ria nakal dan melkukan kesalahan, bagaimana caranya supaya mbak Ria bisa tetep sabar dan tidak membentak marah2? Karena saya selalu ngelakuin itu jika sedang kesal dgn kenakalan anak saya?

 Jawab:

Namanya emosi muncul itu memang manusiawi, namun bagaimana kita mengontrol rasa kesal itu dengan selalu mengingat bahwa anak yang kita besarkan tidak akan jauh perilakunya dari diri kita sendiri. sehingga ketika mereka nakal seharusnya kita lah yang introspeksi bahwa kita belum sepenuhnya mengarahkan perhatian kepadanya. memang teori dan praktek itu berbeda, namun saya yakin para ibu sangat mencintai sang buah hati, hanya karena mungkin banyak pekerjaan menumpuk sehingga emosi cepat naik. oleh karena itu, cobalah melatih kesabaran dengan terus mendampingi mereka tumbuh.

 

202 HAWA-Manfaat Penggunaan Lotion buat Ria Miranda-1

 

202 HAWA-Manfaat Penggunaan Lotion buat Ria Miranda-6

 

Semoga membantu ya!

 

Love,

Ria Miranda

 

 

hawa

Dapatkan berbagai info tentang wanita dengan mengunduh HAWA SEKARANG!!!

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

Follow HAWA di Twitter @hawaapp ,Instagram @hawaku Dan @hawavideo ,Facebook Hawa – Aplikasi Wanita, website http://www.hawaku.com

Salam Cinta : HAWA

2 pemikiran pada “Tanya Jawab Bersama Ria Miranda Seputar Parenting

  1. Kak,,bagaimana cara mengatasi anak yg bukan dr rahim.kita sendiri dan bagaimana jg mengatasi anak itu agar rajin membaca,,krn setiap sy suruh belajar dan membaca dy slalu bnyk alasan,,dan setiap ada papi nya dy jg slalu bertingkah yg di luar dugaan kita…terimakasih

    Suka

  2. Mb ria saya mempunyai seorang putri umur 8 th tp semakin bertambah usia dia bukanya bertambah mandiri tp tambah semakin tergantung sama saya (memang dia tdk punya sodara yg lain) dia usah sekali disuruh sekolah apalagi ngaji dan les pernah suatu hr saat tiba waktu mengaji dia tertidur biasanya sy paksa bangun lalu saya yg gantiin baju lalu krn saya marahin dia terpaksa mau pake sepatu dan berangkat tp stl sampe sana dia tdk mau masuk dia bertahan didepan sy sambil menangis memohon utk tdk masuk hr ini pdhl didpn kelas byk murit2 yg lain yg melihatin semakin saya bujuk semakin dia menangis akhirnya dia mau masuk dg syarat sy nungguin dia diluar sy sempet terkejut kok jd kayak anak tk lg walau pd akhirnya dia mau jg masuk dan tdk ditungguin,mb ria sebenarnya knp dg anak sy pdhl dulu dia pemberani apakah dia dibuly disekolah sehingga dia enggan masuk kelas tp masalahmya bkn mengaji saja sekolah dan les pun dia enggan dan apakah sy salah memaksa dia, stp plg saya sering tanya bagemana td dikelas dia memang sering mengeluh byk tmn2 yg jahat katanya memang anak sy itu cuma besar badan tp gampang sekali mengeluarkan air mata jd bagemana baiknya sy bersikap terimakasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s