Cahaya Senja Part 6

Aya masih memikirkan semua yang dibicarakan Ratna dengan Opay. Aya bingung harus bicara apa dengan Opay. Takutnya malah salah ngomong.

“Di sekolah nggak ada apa-apa kan? ” tanya Opay.

“Emang mau ada apa? Yang jelas disekolah itu ada murid, ada guru. Masa dibilang ga ada apa-apa. Ko nanya gitu sih? Ada apa hayo?” Tanya Aya.

“Emmm, ga apa-apa sih. Biasanya kamu ngoceh nyeritain kejadian hari ini, tapi kayanya kamu hari ini tenang banget. Apa kamu udah punya pacar ya?”

“Pacar? Jangan ngaco deh.” Jawab Aya singkat. Aya bingung apa yang harus diucapkan. Opay terus saja menggoda.

“Besok main yuk.” Ajak Aya.

“Besok aku mau ngerjain PR di rumahnya Anggi.” Opay menolak ajakan Aya.

“Alah, besok kan hari minggu. Masa masih ngerjain PR juga. Bilang aja kalo Opay mau ngedate.” Kata Aya dengan ketus.

“Beneran Aya. Aku ada tugas kelompok. Senin harus dikumpulin. Lagian kamu juga masih sakit kan bahunya?”

“Selalu aja ada seribu alasan. Ya udah besok aku mau ke rumah Laras.”

“Kenapa nggak istirahat aja sih di rumah? Kamu kan udah ketemu Laras tiap hari. Emang nggak bosen?”

“Opay kan tahu, yang nemenin hari-hari aku cuma ada tiga orang. Kalo aku bosen sama kalian, siapa yang mau nemenin aku? ” kata Aya dengan suara lirih. Aya memalingkan wajahnya ke arah jendela. Ya, memang Aya tak punya siapa-siapa lagi selain Ayah, Opay, dan Laras.

Opay hanya terdiam. Tidak ada pembicaraan lagi selama perjalanan. Sesampainya di cafe, Aya langsung membantu Ayah. Biasanya Aya membantu mengantarkan makanan ke meja pelanggan atau di memainkan gitar dengan Opay yang menjadi penyanyinya. Tapi untuk hari ini Aya hanya diperbolehkan menunggu kasir sambil menyaksikan live music yang ada di cafenya. Malam Minggu begini cafe pasti ramai. Tentunya mereka harus bekerja ekstra.

Waktu menunjukkan pukul 11 malam. Waktunya untuk menutup cafe. Aya pulang lebih dulu dengan Opay.

“Kamu pasti capek ya?”tanya Opay basa basi. Tapi kayanya ini terlalu basi.

“Iya.” Jawab Aya singkat.

“Emang kamu pengen kemana sih?”

“Nggak. Aku pengen dirumah aja. Kayanya aku perlu istirahat.”

Aku udah nggak mau jalan-jalan lagi. Lagian kalo aku pergi sendiri pasti ga diijinin. Laras juga besok ada acara sama pacarnya. Mending tidur aja dirumah. Pikir Aya.

***

Hari Minggu terlewati dengan cepat. Akhirnya Aya bangun tidur lagi di hari yang tidak dia inginkan. Apa akan ada kejadian disekolah? Pikiran Aya berkecambuk mengingat perkataan Ratna. Aya menutup lagi mukanya dengan selimut. Rasanya tidak mau sekolah.

Opay berteriak memanggil. “Aya! Cepet bangun. Kamu kan harus mampir dulu ke kosan kamu buat ngambil baju seragam. Entar kesiangan.”

Opay menerobos masuk kamar dan mengguncang badan Aya. “Iya aku bangun. Aku bolos sekolah aja ya?” Kata Aya.

“Kamu ini. Kemarin disuruh istirahat malah sekolah, sekarang disuruh sekolah minta bolos. Gimana sih? Cepet bangun. Ayo aku anter.” Opay mengomel seperti biasa.

“Udah nggak usah dianter. Nggak apa-apa kok.”

“Nanti kamu malah kabur lagi. Ayo cepet.”

Aya segera bergegas bangun. Opay mengantar Aya ke kostan dan ke sekolah. Di depan gerbang Aya melihat lagi Diaz. Aya turun dari mobil dan menunggu Opay pergi. Diaz menyapa Aya, menanyakan kabar dan masuk sekolah bareng lagi.

“Penyangga lengannya udah nggak dipakai lagi? ” tanya Diaz.

“Udah agak mendingan sih. Jadi nggak usah dipakai lagi. Yang penting jangan dipakai kerja berat dulu.”

“Syukur kalo gitu.” Katanya sambil tersenyum. Senyum sapa Diaz membuat Aya semangat. Apalagi ini masih pagi.

Sebenarnya ada apa dengan cowok ini. Tiba-tiba seperti ini. Cowok berkacamata dengan topi biru dongker ini maunya apa sih? Jangan- jangan dia mau dijodohin sama Laras? Waktu SMP pun begitu. Cowok yang mendekati Aya hanya meminta untuk dicomblangin sama Laras. Mereka berpisah di depan kelas Aya. Aya masuk kelas dan disambut oleh orang yang menyebalkan.

“Cieee. Punya gebetan baru nih?” Kata Rio menggoda.

“Hey, kamu cemburu ya? Ngomong aja kalo pengen bareng juga.” Kata Aya santai.

“Huuuuh. Kamu mah suka baper ah. Emang yang tadi siapa Ay? Kemarin juga kayanya bareng deh.”

“Itu Kang Diaz. Ekskul Seni. Dia cuma nanya kabar aja kok. Karena kelasnya di atas jadi sekalian bareng.”

Rio terus menggoda Aya. Padahal kita tidak sedekat ini untuk saling menggoda.

Pelajaran berlangsung sampai jam istirahat datang. Laras datang ke kelas dan mengajak Aya ke kantin.

“Aku nggak mau. ” kata Aya singkat.

“Ayo Laras. Aku jajanin deh. Kamu merem aja jalannya. Biar aku yang tuntun.” Bujuknya. Wildan juga ikut membujuk Aya. Mereka membujuk Aya dengan keras.

“Aku tunggu di luar kantin okay?” Kata Aya. Akhirnya Aya luluh juga karena mereka ribut banget.

Laras memegang tangan kanan Aya dan Wildan memegang tangan kiri Aya. Aya seperti penjahat yang akan kabur. Seperti biasa jam segini kantin penuh sesak. Aya tidak suka keramaian. Para siswa berebut tempat makan dan berebut untuk mendapatkan antrian pesanan.

“Udah lepas tangan aku. Aku tunggu disini aja.” Kata Aya. Tapi mereka tetap memagang tangan Aya dan membawa Aya masuk ke dalam kantin.

Aya meronta meminta tangannya dilepas, tapi pegangan mereka makin kuat. Mereka memaksa Aya masuk ke dalam kantin. Di dalam kantin sangat penuh. Aya melepaskan genggaman mereka dan berbalik keluar kantin.

Praaak!!

Terdengar suara benda jatuh diantara kerumunan siswa yg berdesakan. Aya menabrak seseorang yang membuat HP-nya jatuh dan tak sengaja terinjak oleh orang-orang yang ada dikantin. HP seorang pria dengan rambut ala tentara, baju nya yang tidak rapih dan matanya yang agak sipit. Aya mengambil HP yg jatuh.

 

Oleh: Vani Cahaya Lestari

Gambar: Google Search

Hi Sahabat Hawa, ingin dapatin hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah. yuk langsung ke HAWA Sosialita, akan ada berbagai contest seru setiap harinya lho yang menunggu kamu disana! Untuk kamu yang belum memiliki HAWA, langsung saja klik link dibawah gambar contest ya. Buruan jangan sampai ketinggalan!

Tidak hanya itu, dapatkan juga berbahagai hal menarik di aplikasi khusus wanita ini yakni: Tips-tips bermanfaat, Kalender pintar dan Solusi dari para dokter ahli mengenai semua masalah kamu.

3Tips-a_600-x-600

Menjadi Wanita Indonesia yang Selangkah Lebih Maju, Dengan Fitur-fitur Dari HAWA!

Salam Cinta,

HAWA

Instagram: @hawaku @hawavideo
Twitter: @hawaapp
Facebook: Hawa – Aplikasi Wanita
Website: http://www.hawaku.com

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s