Cahaya Senja Part 18 CS18

“Lukanya parah gini sih. Ya panjangnya lumayan dalem tahu. Harusnya ini dijahit, Ay. Darahnya masih keluar gini.”

“Kemarin udah berhenti koh darahnya. Kamu sih tadi pake dipegang segala. Mana kenceng banget pula.” Ucap Aya menyalahkan Opay.

“Ke dokter yuh.” Bujuk Opay.

“No no no. Jangan dokter please.” Pinta Aya.

“Tenang aja. Bukan dokter koh.” Ucap Opay dengan senyum liciknya. “Tuh yang mau ngobatin dah dateng.” Lanjutnya.

Aku menengok ke arah pintu masuk dan disana sudah tampak terlihat Laras dan pacarnya yang dokter itu memasuki cafe.

“Dokter sudah datang.” Sapa Laras ceria.

“Oke. Masuk aja ke dalem ya ke ruangan Ayah.” Suruh Opay. Mau tak mau Aya mengikuti perintah Opay. Opay melanjutkan meeting setelah berbicara sebentar kepada Laras sementara Vian dan Laras ikut ke ruangannya Ayah.

“Oke. Selesai.” Ucap Pak Dokter alias pacarnya Laras. Aya masih meringis kesakitan setelah lukanya dijahit.

“Aaah. Akhirnya dijahit juga. Gara-gara Opay sih. Padahal kemarin kan udah berhenti darahnya. Nyebelin banget tuh si Opay.” Umpat Aya kesal.

“Kita langsung pamit ya, Ay. Ketemu besok disekolah.” Pamit Laras.

“Makasih ya, Pak dokter. Biayanya ke Opay aja ya. Hehe.” Ucap Aya.

“Sama-sama Aya. Saya kasih gratis deh buat hari ini. Saya pergi dulu ya. Cepet sembuh yaa.” Pak dokter pun pamit meninggalkan Aya dan Vian.

Aya melihat jam. Jam menunjukkan pukul 5 sore.

“Kita ke atas yuk, Ay.” Ajak Vian.

Mereka naik ke lantai dua dan duduk di luar ruangan menikmati langit sore.

“Bagus ya langitnya.” Ucap Aya penuh senyuman.

“Iya cahaya senja kali ini indah banget. Kaya kamu, Ay. Coba deh kamu senyum.” Ujar Vian.

“Apaan sih Vian? Bikin orang malu aja.” Ucap Aya tersipu malu.

“Beneran deh, Ay. Aku seneng kalo liat kamu senyum. Perasaan tuh adem banget liat kamu senyum tuh.” Rayu Vian.

Iya da aku teh AC yang bikin Adem. Bisik hati Aya.

“Eeemmm. Jujur aja Ay, aku nggak bisa ngerayu. To the point aja ya. Kita jadian yuk?” Tanya Vian dengan penuh harap. Mata Vian tak henti menatap Aya. Aya membalas tatapan Vian seakan tak percaya apa yang baru saja diucapkan Vian.

“Gimana?” Tanya Vian singkat.

“Emmm. Sebelumnya, kemarin kamu kemana aja? Menghilang tanpa kabar. Tiba-tiba nggak bisa dihubungi.” Tanya Aya dengan seksama.

“Maaf. Kemarin aku sakit dan HPku rusak. Jadi nggak bisa ngabarin kamu.” Jelas Vian. “Jadi?” Tanya Vian kembali.

“Sejujurnya, aku udah suka kamu dari jaman SMP dulu. Aku nggak menyangka bakal ketemu kamu lagi sekarang. Aku bahkan masih nggak percaya bisa berhadapan sama kamu disini. Dan….” Aya menghentikan ucapannya dan sedikit menarik napas.

“Dan…..?” Vian menunggu Aya meneruskan ucapannya.

“Aku mau jadian sama kamu.” Lanjutnya. Aya dan Vian tersenyum bahagia.

“Thanks Ay.” Ucap Vian penuh rasa syukur.

***

Selama empat hari ini Aya menjalani rutinitas seperti biasanya. Pergi sekolah selalu bareng bersama Diaz setelah tau bahwa mereka satu tempat tinggal. Sedangkan pulang sekolah Aya selalu ditunggu Vian didepan gerbang. Membicarakan ini dan itu. Namun hari ke lima Vian kembali menghilang tanpa kabar.

“Sama sekali nggak ada kabar, Ay?” Tanya ulang Laras berkali-kali meyakinkan ucapannya Aya.

“Iya Laras. Sama sekali nggak ada kabar. Entahlah. Aku juga bingung.” Ujar Aya penuh kebingungan

“Makanya, sama aku aja, Ay. Aku orangnya setia kok. Terus yang pasti aku nggak akan tiba-tiba ngilang kaya pacarmu yang sekarang ini.” Kata Rio menyela pembicaraan yang dari tadi menguping curhatannya Aya kepada Laras.

“Kamu tuh kepo banget sih jadi orang. Pake acara nguping segala.” Ketus Aya.

“Yeee. Aku nggak nguping ya nona-nona. Nona-nona sendiri curhat kok ditempat umum. Pastinya banyak yang denger.” Rio membela dirinya.

“Nyebelin banget sih kamu jadi orang. Pergi sana. Atau kita yang pergi?” Ancam Aya.

“Iya iya, aku pergi sekarang juga.” Kata Rio seraya pergi menjauh dari Laras dan Aya. Aya kembali tertegun dan terdiam.

“Apa dia cuma mainin aku ya?” Tanya Aya kepada Laras.

“Masa iya sih dia mainin kamu Ay? Mungkin dia lagi sibuk aja Ay. Opay kan pernah bilang kalo di sekolahnya itu mau ada acara ulang tahun sekolah. Mungkin aja Vian ikut andil dalam kesibukannya.” Jawab Laras dengan berusaha positif thinking.

“Iya kali ya? Aaaah. Udahlah. Nggak usah dipikirin. Aku ke kelas dulu ya Ras.” Pamit Aya.

Aya membenamkan wajahnya ke atas meja. Aya sedang galau segalaunya. Dan juga lagi rindu serindunya. Aya memasang earphone ketelinganya dan mendengarkan musik slow melow. Dia menunduk kembali membenamkan mukanya diatas meja.

Hari ke enam dan ke tujuh pun masih tetap tak ada kabar. Padahal acara disekolahnya itu sudah selesai. Dan pada akhirnya hari ini Vian kembali nongol menunggu Aya di gerbang sekolah.

“Ayaaa.” Panggil Vian melambaikan tangannya.

Dalam hati kecil Aya, dia ada perasaan ilfeel ke Vian. Tapi hati besarnya mengatakan nggak ada salahnya kan mendengarkan penjelasan Vian terlebih dahulu. Aya menghampiri Vian dengan senyuman.

Sorry ya. Beberapa hari ini aku nggak bisa ngehubungi kamu. Kamu tahu sendirikan kalo HP aku tuh suka kumat error-nya. Nanti kalo ada apa-apa, sms aja ke no ini. Itu nomer nya Kiki. Aku sering bareng sama dia. Jadi kemungkinan besar pesan kamu nyampe ke aku.” Jelasnya pada Aya. Seperti biasa Aya dan Vian duduk di warung dekat sekolah sambil mengobrol.

Selama mengobrol, Aya merasakan keganjilan yang ada pada diri Vian. Dan tiba-tiba Aya bertanya “Vian, kamu selingkuh?”

 

Oleh: Vani Cahaya Lestari

Gambar  : Google Search

 

Hi Sahabat Hawa, ingin dapatin hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah. yuk langsung ke HAWA Sosialita, akan ada berbagai contest seru setiap harinya lho yang menunggu kamu disana! Untuk kamu yang belum memiliki HAWA, langsung saja klik link dibawah gambar contest ya. Buruan jangan sampai ketinggalan!

Tidak hanya itu, dapatkan juga berbahagai hal menarik di aplikasi khusus wanita ini yakni: Tips-tips bermanfaat, Kalender pintar dan Solusi dari para dokter ahli mengenai semua masalah kamu.

1

Menjadi Wanita Indonesia yang Selangkah Lebih Maju, Dengan Fitur-fitur Dari HAWA!

Salam Cinta,

HAWA

Instagram: @hawaku @hawavideo
Twitter: @hawaapp
Facebook: Hawa – Aplikasi Wanita
Website: http://www.hawaku.com

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s