KAREN & SAY PART 3

Alka menatap bangga pada Karen.

“Dulu aku ingat pernah diajak nenek ke sini ketika kecil. Kalian semua nampak bahagia. Sampai akhirnya aku disini dan merubah hidup kalian” ucap Karen.

Karen menarik nafasnya dalam-dalam lagi.

“Aku..aku mau minta maaf sama kalian semua. Maaf aku selama ini menyusahkan kalian.” ucap Karen sambil menunduk.

Semua pelayan disitu tampak kaget melihatnya.

“Aku akan sedikit-demi sedikit berubah. Tolong ingatkan aku bila aku melakukan sesuatu yang salah. Aku tahu kalian tidak akan bisa memaafkan aku secepat mungkin. Aku akan menunggu kalian akan memaafkan aku. Terima kasih. Kalian boleh kembali sekarang ” ucap Karen.

Para pelayan Karen nampak masih linglung. Mereka tidak percaya Nona besarnya yang menyebalkan itu tiba-tiba berubah.

“Bukankah ada hal lain yang ingin kamu sampein, Ren?” tanya Alka mengingatkan.

Karen menatap marah pada musuh besarnya itu.

“Kamu sudah janji sama aku. Ingat perjanjian kita, kan?” ucap Alka.

“Ah, satu lagi. Besok kalian libur” ucap Karen.

“Ta-tapi Non, kerjaan kami?” tanya Bik Minah.

“Aku yang akan mengerjakan kerjaan kalian.” ucap Karen tegas.

Para pelayan nampak saling menatap bingung.

“Besok kalian boleh menyuruhku melakukan pekerjaan kalian tanpa rasa bersalah. Bisa jadi besok adalah hari pembalasan kalian padaku. Tuliskan saja pekerjaan utama kalian” ucap Karen.

Kalau pernah mendengar istilah ‘I Hate Monday’ maka hal itu juga terjadi dengan Karen. Bahkan mungkin malah menjadi ‘I Hate Monday the Most’ bagi Karen. Minggu kemarin para pembantunya bener-bener bekerja dengan baik dalam membalas dendam padanya. Kalau bukan karena keberadaan Alka di situ, Karen yakin pembantunya tidak akan ada yang berani menyuruhnya.

Karen menatap marah ke arah Alka yang baru saja masuk. Alka hanya mengedipkan kedua matanya sambil tersenyum padanya. Itulah cara mereka saling menyapa. Mereka sepakat untuk tidak menampakkan perdamaian mereka didepan umum. Mereka memang tidak berantem lagi, tapi mereka lebih memilih untuk tidak saling menyapa. Keakraban mereka malah membawa petaka bagi mereka sebelumnya. Oleh sebab itu, mereka hanya bisa mengobrol bila sudah berada di rumah masing-masing.

“Pagi, Karen” sapa Alvin idola sekolahnya.

“Pagi.” ucap Karen singkat.

“Terima kasih. Hanya dengan melihat kamu pagiku sangat indah.” rayu Alvin.

Karen menatapnya dengan mengerutkan keningnya.

“Kalau begitu biarkan aku juga menikmati pagiku” ucap Karen.

“Tentu, aku bisa menemani kamu di sini” ucap Alvin.

“Sendirian pastinya.” sambung Karen.

Alvin mengeluarkan sesuatu dari sakunya.

“Ini oleh-oleh buat kamu.” ucap Alvin menyodorkan sesuatu.

Karen menatap Alvin dengan tanda tanya.

“Ah, menyebalkan sekali. Apa popularitasku sudah menurun secepat ini? Bahkan kamu nggak merasa kehilangan ketika aku pergi” ucap Alvin.

“Pasti karena kamu sudah lama tidak mendekatiku makanya aku nggak tahu kamu pergi. Apa Fiona sudah ‘The End’ sekarang, makanya kamu kembali mendekatiku?” tanya Karen.

Alvin nampak salah tingkah.

“Apa kamu juga mendengar gossip murahan itu?” tanya Alvin.

“Aku tidak mendengarnya tapi melihatnya. Jadi sekarang boleh aku menikmati pagiku sebelum bel masuk?” tanya Karen

Alvin berlalu dari Karen.

Ketika pelajaran sastra, Karen dan teman sekelasnya mendapat tugas menganalisa novel di perpustakaan, tidak disangka Alka juga ke perpustakaan. Mereka berpapasan di depan pintu perpus. Semua anak yang melihat langsung terdiam mematung. Karen dan Alka saling menatap dengan senyuman sinis.

“Minggir aku mau lewat.” ucap Karen.

Alka nampak memperhatikan tulisan di atas pintu yang bertuliskan ‘PERPUSTAKAAN’.

“Aku tidak salah tempat. Ini perpustakaan bukannya mall.” ucap Alka.

“Pasti sangat menyenangkan kalau di sekolahan ini ada mall” bales Karen.

Sebelum perdebatan panjang Dinda temen sekelas Alka membawanya masuk ke perpustakaan.

“Dapet tugas apaan?” tanya Alka.

“Analisa karya sastra.” jawab Karen.

Mereka berdua duduk di bawah rak buku yang sama tapi mereka duduk di sisi yang saling membelakangi.

“Kamu ngapain di sini?” tanya Karen.

“Makan.” canda Alka.

“Orang pinter emang aneh selera makannya. Aku jadi kasihan sama rayap di sini mesti saingan sama perusak rantai makanan kaya kamu.” balas Karen.

“Buset, tumben-tumbenan keluar kata ilmiah dari mulut kamu. Biasanya brand-brand baju atau kosmetik.” sindir Alka.

“Sayang kalau otakku yang berharga ini dibiarin kosong” ucap Karen.

Alka tersenyum sama perubahan musuh jadi temennya itu.

“Aku bingung mau analisa novel apaan.” ucap Karen.

Tiba-tiba Dinda menghampiri Alka.

“Belom ketemu juga bukunya, Al?” tanya Dinda.

“Aku mau nyari novel macam Layar Terkembang, Triologi Ronggeng Dukuh Paruk, Apa Perawan di Sarang Penyamun, kok nggak ada, ya.” ucap Alka.

“Kamu ngelantur apa kenapa sih? Kan kita ke sini buat tugas sejarah” ucap Dinda.

“Aku sudah dapet referensi tugas sejarahnya tapi aku mau pinjem buku itu.” ucap Alka

Karen yang mendengar hanya tersenyum. Dia pernah dengar yang namanya pacaran backstreet tapi temenan backstreet baru kali ini dia dengar. Tentu saja dia sendiri yang mengalaminya dengan Alka.

“Kenapa senyum, Ren?” tanya Shine yang berjalan ke arah Karen.

“Lucu aja bacaannya.” ucap Karen.

“Boleh aku duduk di sini juga?” tanya Shine.

Karen rada bingung. Bisa dibilang cewek bernama Shine ini adalah cewek bermuka dua. Alka berpesan untuk hati-hati padanya.

Karen hanya menanggapi dengan senyuman.

 

Oleh: Natalia Tri Utami

Gambar: Google Search

Hi Sahabat Hawa, ingin dapatin hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah. yuk langsung ke HAWA Sosialita, akan ada berbagai contest seru setiap harinya lho yang menunggu kamu disana! Untuk kamu yang belum memiliki HAWA, langsung saja klik link dibawah gambar contest ya. Buruan jangan sampai ketinggalan!

Tidak hanya itu, dapatkan juga berbahagai hal menarik di aplikasi khusus wanita ini yakni: Tips-tips bermanfaat, Kalender pintar dan Solusi dari para dokter ahli mengenai semua masalah kamu.

1

Menjadi Wanita Indonesia yang Selangkah Lebih Maju, Dengan Fitur-fitur Dari HAWA!

Salam Cinta,

HAWA

Instagram: @hawaku @hawavideo
Twitter: @hawaapp
Facebook: Hawa – Aplikasi Wanita
Website: http://www.hawaku.com

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s