Cahaya Senja Part 25

Aya memikirkan cerita Diaz tentang OP dan MGS. Tahun lalu yang jadi OP Rizal angkatannya Diaz, dan MGSnya harus bisa bikin Rizal manjat ke pohon keramat belakang sekolah. Dan yang berhasil menyelesaikan misi, dia bakal dapet hadiah dari penyelenggara.

Apa iya aku yang jadi OPnya kali ini? Tanya Aya dalam hati.

Aya kemudian bergegas memasak pesanannya Opay sebelum pagi datang.

“Masak apa Aya?” Tanya Diaz yang sedari tadi mencium wanginya masakan Aya.

“Nih, pesenan Opay.” Jawab Aya sambil fokus mengoseng kwetiaw. “Mau?” Aya menawarkan Diaz masakan nya.

“Boleh dong. Pesen satu ya. Dibungkus nggak pake karet.” Ucap Diaz iseng.

Kwetiaw tanpa sayur dengan baso, telor dan sosis sudah siap dibungkus. Aya membaginya menjadi tiga porsi dan memasukkan kedalam wadah tempat bekal yang dibawa Opay.

“Opay, kwetiawnya udah aku bikinin. Aku tunggu di gerbang sekolahku ya.” Kata Aya menghubungi Opay di telepon.

“Oke. Aku bentar lagi nyampe sana kok.” Ucap Opay diseberang telepon. “Tuh aku dah liat kamu.” Lanjutnya.

“Nih. Aku bikin spesial buat kamu.”

“Pasti nggak pake sayur?”

“Udah deh ga usah banyak protes. Gimana koki aja yang masakin. Aku masuk ya.” Pamit Aya.

Aya bergegas masuk sekolah sambil mengecek handphonenya.

Laras masih marah ya? Bisik nya dalam hati.

Aya merasakan ada yang aneh disekitarnya. Murid sekolah yang melintas di dekatnya menatap Aya sambil berbisik. Aya tak mempedulikan perasaan anehnya itu. Dia terus menuju ke arah kelasnya.

“Aya bawa makanan? Apa itu?” Tanya Wildan. Matanya berbinar-binar menatap bekal yang dibawa Aya.

“Kwetiaw goreng. Mau?” Tanya Aya balik. Dengan semangat Wildan menganggukan kepalanya.

“Wani piro?” Kata Aya sambil menyembunyikan bekalnya dibelakang punggungnya dan menadahkan tangannya seperti sedang meminta uang.

“Ora wani, Ay.” Ucap Wildan sambil merebut bekalnya Aya dan pergi menyantap kwetiaw goreng bersama teman lainnya.

“Ayaaaa, enak. Besok bikin lagi dong.” Teriak Jaka.

“Iya, Ya. Enaaaak. Mau lagi dong.” Teriak Ketua kelas.

“Martabaknya juga enak loh. Trus Aya juga bisa bikin Pancake sama lumpia basah juga. Enaaaak.” Puji Wildan.

“Pantesan lo kaya anak kelaperan begitu liat Aya bawa makanan.” Ucap Jaka. Wildan nyengir atas apa yang diucapkan Jaka dan buru-buru menyantap lagi kwetiaw yang sedari tadi berebut dengan yang lain.

Aya tersenyum dan geleng-geleng melihat teman-temannya itu.

Kwetiaw habis secepat kilat tanpa sisa. Bahkan Aya pun belum duduk dibangkunya.

Aya menyimpan tas dan pergi ke kelasnya Laras. Rasanya hampa juga tidak melihat Laras di jam biasanya. Namun Laras belum nampak terlihat batang hidungnya. Aya kembali masuk ke dalam kelas. Dia melihat ada bungkusan plastik diatas mejanya yang berisikan tempat makanan.

“Ini punya siapa?” Tanya Aya kepada Mira.

“Tadi ada yang nganterin kesini. Kata nya itu titipan buat kamu.” Jawab Mira.

Bungkusan itu tak sempat dibuka karena guru sudah masuk kelas lebih dulu. Aya menyimpan bungkusannya di bawah meja.

Handphone Aya bergetar saat jam pelajaran berlangsung. Ternyata Laras yang menelpon. Aya meminta ijin gurunya keluar kelas dan bergegas ke kamar mandi.

“Kenapa Ras?” Tanya Aya pada Laras disebrang telpon. Terdengar Laras sedang terisak seperti orang menangis. “Kamu kenapa Ras?” Aya khawatir dan mengulang pertanyaannya dengan sedikit penekanan.

“Aku jatoooh dari motor.” Jawab Laras menahan sakit dan tangis nya.

“Dimana? Parah nggak?” Tanya Aya panik.

“Di belokan bawah yang perempatan sebelum belok sekolah yang ada tukang gorengan itu yang banyak ojeknya.” Ucap Laras berusaha menjelaskan lokasinya sambil sedikit merengek.

“Sekarang kamu di mana?”

“Di warung deket tukang gorengan.”

“Ya udah. Aku kesana ya. Tungguin disitu.” Kata Aya langsung berlari menuju tempat Laras berada. Sebenarnya Aya bingung tempat yang Laras maksud. Tapi hanya ada satu kemungkinan yang Aya pikirkan. Tempat yang selalu dilewati Laras pulang dan pergi sekolah.

“Ayaaaaaaaa.” Panggil Laras sambil menangis. Aya yang masih ngos-ngosan kehabisan napas mendekati Laras yang sedang duduk di pinggir warung.

“Entar, aku mau minum dulu, capek, haus. Punya kamu kan?” Tanya Aya sambil menunjuk minuman yang ada disamping Laras dan langsung meminumnya.

“Kamu lari?” Tanya Laras sambil terisak.

“Yaaa. Aku cuma ijin ke kamar mandi. Nggak mikir apa-apa langsung lari kesini.” Jawab Aya yang masih menstabilkan napasnya.

“Mana aja yang luka? Kenapa bisa jatuh?” Tanya Aya sambil mengecek seluruh tubuh Laras. Terlihat lutut, tangan dan pipinya lecet.

“Tadi aku nggak fokus. Ada kucing lewat. Aku kaget. Ngerem ngedadak trus jatoh.” Jelas Laras.

“Iya neng, bener. Tadi ada kucing lari. Mungkin si enengnya kaget. Ngerem sekaligus. Trus jatoh. Tadinya mau Bapak anter ke puskesmas, cuma si Enengnya nggka mau. Katanya mau nunggu temennya aja. Tadi udah di bersihin pake air terus udah dikasih betadin juga.” Timpal Bapak-Bapak yang berada di tempat kejadian.

“Makanya kalo bawa motor tuh jangan ngelamun. Pasti lagi ngebut juga ya?” Tanya Aya dengan yakin.

“Nggak ngebut ko. Kecepatan standar.” Sangkal Laras.

“Ya udah, mau ke klinik atau ke sekolah?”

“Sekolah aja yuk.” Pinta Laras.

Aya dan Laras bangkit dari duduknya. “Yang bawa motornya siapa?” Tanya Laras.

“Ya aku lah.” Jawab Aya dengan yakin. “Nggak mungkin kan kamu yang bawa?” Sambungnya.

“Emang kamu bisa bawanya? Ini kopling loh.” Tanya Laras ragu.

 

Bersambung

Oleh: Vani Cahaya Lestari

Gambar: Google Search

Hi Sahabat Hawa, ingin dapatin hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah. yuk langsung ke HAWA Sosialita, akan ada berbagai contest seru setiap harinya lho yang menunggu kamu disana! Untuk kamu yang belum memiliki HAWA, langsung saja klik link dibawah gambar contest ya. Buruan jangan sampai ketinggalan!

Tidak hanya itu, dapatkan juga berbahagai hal menarik di aplikasi khusus wanita ini yakni: Tips-tips bermanfaat, Kalender pintar dan Solusi dari para dokter ahli mengenai semua masalah kamu.

1

Menjadi Wanita Indonesia yang Selangkah Lebih Maju, Dengan Fitur-fitur Dari HAWA!

Salam Cinta,

HAWA

Instagram: @hawaku @hawavideo
Twitter: @hawaapp
Facebook: Hawa – Aplikasi Wanita
Website: http://www.hawaku.com

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s