Cahaya Senja Part 27

 

Kotak makanan tersebut berisikan makan busuk yang sudah dipenuhi BELATUNG dan mengeluarkan aroma busuk. Rio segera menutup dan membuang kotak makan itu.

Aya yang memang benci belatung merasa mual setelah melihatnya. Mira menyusul Aya karena khawatir dengan keadaan.

“Uhuk.. uhuk.. hoooeekkk.. hoooeeeekk.” Aya masih merasa mual sampai mukanya merah karena tidak ada lagi makanan yang keluar dari perutnya. Mata Aya sampai berkaca-kaca dibuatnya.

“Aaaaah. Sialan. Pasti kerjaannya si Ratna. Dia tau banget kalau aku takut itu.. hooooeeek” ucapan Aya terpotong dengan rasa mualnya. Membayangkan nya saja bisa membuat Aya mual. Bisa-bisa dia tidak makan 3 hari.

“Ke UKS yuk.” Ajak Mira.

Aya masih bergidik jijik. Binatang itu yang menggeliat masih terbayang dipikirannya. Sesekali Aya merasa mual seperti mau muntah.

“Parah banget sih yang usil.” Ucap Laras yang masih berada di UKS. “Nih pake kayu putih. Minum antacid juga sekalian.” Suruh Aya sambil menyodorkan kayu putih dan satu tablet antacid.

Wildan membawa teh manis dari kantin. “Nih minum teh manis. Muka kamu pucet banget tahu.”

“Emang beneran kamu jadi OP?” Tanya Wildan kepada Aya.

“Nggak tahu lah. OP aja aku nggak ngerti detailnya kaya gimana. Kemaren  Diaz udah jelasin cuma sebagian besarnya aja.” Jawab Aya dengan wajah cemas.

“Yang aku denger dari kelas sebelah, tahun ini MGS dan OP nya sudah ditetapkan. OP nya itu Cahaya Senja dari kelas sepuluh. Misi nya foto Cahaya Senja pas lagi nangis. Waktunya mulai hari ini dan berakhir pas pentas seni selesai. Siapapun yang dapet fotonya, bakal dapet reward. Dalam menjalankan misi ini nggak boleh sampe ketahuan guru. Yang jadi OP nggak boleh lapor guru. Kalo sampe lapor, dia bakal dikucilkan selama sekolah disini.” Terang Wildan.

“Waaaah. Artinya aku perang sama satu sekolah dong.” Ucap Aya dengan tatapan kosong tak percaya dengan apa yang dikatakan Wildan. Aya meminum habis semua teh manisnya.

“Emang kamu selama ini nggak pernah nangis ya?” Tanya Mira polos.

“Buat apa nangis kalo nggak ada yang perlu ditangisin?” Jawab Aya.

“Salut deh.” Kata Mira singkat.

***

Tok…. tok… tok….

“Aya, ini aku.” Suara  Diaz terdengar dari luar kamarnya.

Aya membuka pintunya. “Ada apa Kang?” Tanya Aya dengan tidak semangat.

“Aku bawa makanan nih buat kamu. Nenek yang masak.” Diaz menyodorkan Nasi dengan Ayam goreng. Tapi Aya langsung berlari ke kamar mandi. Aya masih merasa mual setiap kali melihat makanan. Terutama kalau lihat nasi. Secara otomatis binatang iti muncul dipikirannya.

“Hoooooeeeekkk… uhuk… uhuk… ”

Diaz berlari mengikuti Aya. Dia menjadi panik dengan keadaan Aya. “Kamu kenapa Ay?”

“Aaaakkkhhh. Mual kang. Gara-gara dikerjain tuh tadi siang. Uhuk.. uhuk..” Aya mengelapkan tisu ke wajahnya. Perutnya berasa mual.

“Emangnya dikerjain kaya gimana sih?” Tanya  Diaz penasaran.

“Masa ada yang ngirim utek-utek ke meja aku. Aku kan jijik banget liatnya. Ke pasar aja aku ga mau. Ini malah disodorin utek-utek.” Cerita Aya sambil bergidik jijik.

“Apaan utek-utek?”

“Itu, binatang yang hidup di makanan busuk.”

“Oooohhh. Belatung?”

“Hhhhhooooeeekk.” Aya berasa akan muntah. “Udah jangan bahas lagi ya.” Pinta Aya.

“Ya udah kalo gitu. Tapi kamu makan dulu ya.” Suruh  Diaz.

“Engga deh Kang. Yang ada malah mual.” Tolak Aya.

“Minum anti mual dulu aja. Terus makan.”  Diaz memberikan ide cemerlang.

“Nggak mempan Kang. Udah deh nggak apa-apa. Entar juga baik sendiri kok.” Senyum Aya.

“Ya udah kalo gitu. Banyakin minum aja ya. Jangan nyampe kamu sakit.” Pesan  Diaz.

“Siiiip.” Kata Aya singkat.

Besok bakal ada apalagi ya? Pikirnya.

Selama 2 hari ini, selalu ada saja keusilan-keusilan yang menimpa Aya. Mulai dari permen karet yang di tempel di kursinya, baju olah raga yang disembunyikan sehingga Aya dihukum guru, dan juga disuruh menghadap guru BK padahal guru itu tidak memanggil. Ada juga yang menempelkan kertas lelucon yang bertuliskan ‘Aku cantik tapi gila banget’ dan ‘Awas anjing galak’. Aya hanya bisa menghela napas panjang.

“Capek ya?” Tanya Laras sambil menyodorkan Ice Chocolatte favorit Aya.

“Semua bakal berlalu kok.” Jawab Aya penuh kesabaran.

“Makan dulu yu.” Ajak Laras.

“Ogah Ah. Aku masih nggka enak makan Ras. Liat nasi tuh rasanya eneg banget.” Kata Aya sambil bergidig.

“Udah tiga hari loh kamu nggak makan.” Ucap Laras khawatir.

“Anggap aja lagi puasa. Minum yang manis juga udah cukup ngasih tenaga kok.” Kata Aya berusaha sesabar mungkin.

“Ya udah kalo gitu. Aku ke kantin dulu ya.” Pamit Laras.

Jam pelajaran akhirnya berakhir. Hari ini tidak ada sesuatu yang mengerikan seperti sebelumnya. Aya sedikit bernapas lega setelah melalui waktu dengan was-was.

“Halo pay, Ke Cafe bareng ya. Jemput aku kesekolah.” Kata Aya menelpon Opay.

“Iya. Aku tunggu di depan gerbang. Bye.” Ucap Opay disebrang telepon.

Aya bersiap keluar kelas memasang earphonenya, menyetel musik dan memasukkan Handphone nya ke dalam saku. Aya keluar kelas dan…….

“Selamat ulang tahun kami ucapkan….” Sorak para murid menyanyikan lagu selamat ulang tahun sambil melemparkan telur dan terigu kepada Aya. Sebagian anak bersiap mengabadikan moment yang ditunggu-tunggu. Aya terdiam memandang semua murid.

“Hei, aku nggak ulang tahun hari ini. Siapa yang bikin rencana kaya gini?” Tanya Aya kesal. Aya mengejar murid sekitar yang bersorak mengerjai dirinya. Aya memeluk murid perempuan dan mengelapkan tangannya ke wajah murid laki-laki untuk berbagi telur dan terigu yang menempel di badannya. Suasana menjadi semakin ramai dengan jeritan siswa siswi yang dikejar Aya. Sampai akhirnya Aya terjatuh setelah menabrak seseorang saat berbelok mengejar murid-murid iseng itu.

“Aduh….. ” Aya menabrak orang itu cukup keras sampai keduanya terjatuh.

“Idiiiiiihh apaan nih? Jorok banget.” Ucap Ratna yang tertabrak Aya. Telur dan terigu di badan Aya sedikit berpindah ke baju Ratna.

“Ups. Sorry nggak sengaja.” Kata Aya dengan sedikit meledek. Akhirnya berbalik juga ke Ratna.

Bersambung

Oleh: Vani Cahaya Lestari

Gambar: Google Search

 

Hi Sahabat Hawa, ingin dapatin hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah. yuk langsung ke HAWA Sosialita, akan ada berbagai contest seru setiap harinya lho yang menunggu kamu disana! Untuk kamu yang belum memiliki HAWA, langsung saja klik link dibawah gambar contest ya. Buruan jangan sampai ketinggalan!

Tidak hanya itu, dapatkan juga berbahagai hal menarik di aplikasi khusus wanita ini yakni: Tips-tips bermanfaat, Kalender pintar dan Solusi dari para dokter ahli mengenai semua masalah kamu.

7

Menjadi Wanita Indonesia yang Selangkah Lebih Maju, Dengan Fitur-fitur Dari HAWA!

Salam Cinta,

HAWA

Instagram: @hawaku @hawavideo
Twitter: @hawaapp
Facebook: Hawa – Aplikasi Wanita
Website: http://www.hawaku.com

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s