Cahaya Senja Part 39

“Iddih. Pede banget. Iya nggak kali Aya. Aku cuma ngerasa nggak cocok aja. Lagian dulu dia yang menyatakan suka duluan. Ya aku berusaha menjalani aja. Ternyata aku nggak bisa. Padahal aku udah mulai suka sama dia, tapi nggak nyaman aja ngejalaninnya. Pacar mah masih bisa dicari, tapi temen baik itu susah nyarinya.” Curhat Wildan.

“Uuuuuuuu. Jadi aku tuh temen yang baik buat kamu nih? Oke. Sekarang giliran aku yang ngasih lagu buat Mr. Patah hati.” Aya kembali naik keatas panggung dan menyanyikan lagu Pedih dari Last Child.

“Waaaw. Emang kamu pinter milih lagu yang pas buat suasana hati.” Sindir Wildan kepada Aya seusai menyanyikan lagunya.

“Akhirnya aku bisa membalas apa yang telah kamu lakukan padaku. Hahaha.” Ucap Aya dengan tertawa jahat.

“Kayanya hari ini kamu cerah banget sih?” Tanya Mira yang merasakan keanehan pada diri Aya.

“Aha, cerah gimana sih? Tiap hari juga aku begini kok.” Ucap Aya dengan senyum merekah di wajahnya.

“Gaaaliiiiih.” Panggil Aya kepada pria yang baru saja datang. Aya dengan semangat menarik tangan Galih dan membawanya ke hadapan Ayahnya.

“Oooo. Ternyata dia yang bikin Aya begitu ceria.” Ucap Rio dengan wajah kecewanya.

“Ayah, ini Galih loh.” Ucap Aya dengan semangat.

“Waaaah. Galih. Sekarang kamu lebih tinggi dari Aya ya. Dulu kan kamu lebih pendek dari Aya. Gimana kabar Ibu bapakmu?” Tanya Ayah kepada Galih.

“Baik kko Om. Cuma mereka sekarang kerja di luar kota.” Jawab Galih dengan ramahnya.

“Ayo duduk.” Kata Ayah kepada Galih sambil mempersilahkan dia duduk. “Saya tinggal dulu sebentar ya.” Ucap Ayah kepada wanita yang sebelumnya berbincang dengannya.

“Mau minum apa?” Tanya Ayah kepada Galih.

Namun Aya sudah mempersiapkan minuman yang spesial.

“Nggak usah pesen. Nih udah aku bikinin.” Ucap Aya sambil membawa minuman jus jeruk stoberi.

“Waaah. Keliatannya seger nih. Apalagi diluarkan panas banget. Diminum ya Om.” Kata Galih.

“Udah lama juga ya nggak ketemu kamu. Nih Aya sampe galau banget waktu kamu nggak ada. Nangis mulu. Sampe ditakut-takutin tuh sama Opay. Sampe sekarang dia nggak pernah nangis tuh gara-gara nungguin kamu.” Curhat Ayah.

“Apaan sih Yah? Nggak usah buka kartu gitu deh. Udah ah Aya mau belajar dulu.” Ucap Aya yang tersipu malu.

“Masa sih Om? Pantesan kemaren dia nangis kenceng banget sambil meluk saya terus bilang ‘Aku kangen banget sama kamu Galih.’ ” Goda Galih kepada Aya.

Aya yang mendengar Galih bercerita kontan langsung teriak histeris. “Aaaaaaa. Nggak gitu juga kali. Galih lebay ah.” Sangkal Aya dengan muka nya yang memerah.

“Ooooo jadi itu akhirnya kamu nangis dipelukan Kang Diaz alias Galihmu yang lama pergi itu?” Ucap Rio penuh kecemburuan.

“Waaaah. Sayangnya aku nggak di sana. Kalo tahu gitu, aku bakal stand by disamping Kang Diaz buat dapetin foto kamu lagi nangis.” Goda Mira.

“Aaaaa. Udah fokus belajar aja.” Kata Aya yang mulai salah tingkah. “Galih, awas lo ya kalo ngomong macem-macem!” Ancam Aya kepada Galih.

***

“Kamu udah nggak takut dibonceng sama orang lain selain Opay lagi nih ceritanya?” Tanya Ayah saat mengantar Aya kedepan cafe hendak pulang bersama Galih.

“Dari pada pulang sendiri, ya mendingan nebeng sama Galih dong. Gratis pula.” Jawab Aya dengan bangganya mendapat tumpangan gratis.

“Bukannya kamu yang nggak mau jauh dari aku?” Goda Galih.

“Ya, aku nggak mau jauh dari kamu. Biar kalau kamu kabur, aku bisa menangkapmu lebih dahulu.” Aya malah balik menggoda Galih.

“Udah sana pulang. Nggak usah saling goda gitu. Wah, bikin ngiri aja.” Ucap Ayah.

“Kalo gitu cepet-cepet cari pacar lagi biar ga ngiri lagi. Hihi. Aya pergi yah.”

“Hati-hati dijalan ya. Om titip Aya sama kamu ya.”

“Iya Om. Kalo gitu saya permisi.” Pamit Galih.

Aya dan Galih langsung pulang ke kost dan melanjutkan temu Kangennya yang tertunda. Mereka berbincang, curhat-curhatan lagi sampai tengah malam tiba.

“Udah jam 12 nih. Tunggu bentar ya.” Galih berlari ke dalam rumah meninggalkan Aya.

Ngapain sih tuh anak. Gumam Aya.

Tiba-tiba lampu rumah mati. Aya yang saat itu sendirian panik. “Galih….. Galih….. Kok mati sih lampunya? Mana sepi banget sih orang-orang ga ada yang keluar. Galih sini dong.” Panggil Aya.

Ddduuuaaarrr. Suara geledeg membuat kaget Aya sampe Aya sedikit menjerit dan menutup telinganya.

“Aduuuh. Horror banget sih. Mana pas jam 12 malem pula. Galih. Cepetan sini dong. Takut nih.” Aya kembali memanggil Galih yang hilang tanpa suara.

Terdengar suara krasak krusuk dari pintu rumahnya Galih yang menghubungkan ke tempat kost.

“Galih…. cepet sini dong.” Pinta Aya yang hampir menangis.

“Happy birthday to you.” Galih akhirnya datang menyanyikan lagu sambil membawa kue tart dengan lilin yang menyala di tengah malam yang gelap disertai hujan.

Aya yang disibukkan dengan kejahilan-kejahilan yang dia terima di sekolah dan kesenangan setelah bertemu dengan Galih sampai melupakan bahwa tepat hari ini dia berulang tahun.

Aya tersenyum dibuatnya.

“Selamat ulang tahun Aya.” Ucap Galih.

“Hei, nggak usah sampe matiin lampu juga kali. Aku kira akan berubah menjadi adegan film horror.” Kata Aya

 

Bersambung

Oleh: Vani Cahaya Lestari

Gambar: Google Search

Hi Sahabat Hawa, ingin dapatin hadiah menarik dengan cara yang sangat mudah. yuk langsung ke HAWA Sosialita, akan ada berbagai contest seru setiap harinya lho yang menunggu kamu disana! Untuk kamu yang belum memiliki HAWA, langsung saja klik link dibawah gambar contest ya. Buruan jangan sampai ketinggalan!

Tidak hanya itu, dapatkan juga berbahagai hal menarik di aplikasi khusus wanita ini yakni: Tips-tips bermanfaat, Kalender pintar dan Solusi dari para dokter ahli mengenai semua masalah kamu.

7

Menjadi Wanita Indonesia yang Selangkah Lebih Maju, Dengan Fitur-fitur Dari HAWA!

Salam Cinta,

HAWA

Instagram: @hawaku @hawavideo
Twitter: @hawaapp
Facebook: Hawa – Aplikasi Wanita
Website: http://www.hawaku.com

Dapatkan Hal Imut, Menarik Dan Artikel Bermanfaat Dengan Mengunduh HAWA di Playstore!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s