Pro Kontra Medis Soal Rumput Fatimah, Wajib Tau

Sahabat Hawa, bagi kalian yang pernah merasakan proses kelahiran mungkin cukup familiar dengan sebuah ramuan bernama “Rumput Fatimah”. Jika ada ibu hamil yang sedang menunggu waktu kelahiran bayi, biasanya banyak orang  menyarankan meminum air rendaman dari rumput Fatimah. Mereka percaya, air rendaman ini sangat berkhasiat untuk memercepat proses persalinan sang calon ibu. Kenyataannya, meski belum ada penelitian pasti, rumput Fatimah memang mengandung hormon oksitosin yang membantu munculnya kontraksi.

Inilah salah satu cara merangsang persalinan paling terkenal di Indonesia. Tapi, yang wajib diperhatikan adalah dosis konsumsi yang tidak tepat bisa mendatangkan dampak buruk bagi keselamatan ibu dan bayi. Lantas sebenarnya apa sih Rumput Fatimah?

Kandungan Rumput Fatimah

Dikenal dengan nama kaf mariyam di Arab Saudi, pada tahun 1998 diadakan penelitian terhadap tumbuhn ini. Hasilnya, rumput fatimah mengandung bahan fitokimia yang membantu menimbulkan kontraksi rahim. Dalam penelitian itu juga diketahui, tanaman tersebut memiliki kandungan oksitosin. Zat sejenis oksitoksin yang terkandung dalam rumput fatimah sama seperti obat untuk menginduksi ibu hamil agar terjadi kontraksi.

Namun studi akurat mengenai kadar senyawa yang terkandung, efek yang dihasilkan, serta keamanan rumput fatimah terhadap ibu hamil dan bayinya masih sulit ditemukan. Karena itu, konsumsi air rendaman atau rebusan tanaman itu tidak dianjurkan kalangan medis.

Mitos dan Fakta Rumput Fatimah

Meski rumput fatimah berkhasiat membantu persalinan, sebaiknya ibu hamil tidak mengonsumsi rumput fatimah secara sembarangan, tanpa pengawasan dokter. Karena, zat fitokimia selain membantu kontraksi juga dapat menyebabkan perdarahan. Ini terjadi karena zat dalam rumput fatimah menyebabkan pembuluh darah pecah dan otot stres.

Dalam suatu kasus, Dokter Okky Oktafandhi SpOG, spesialis kandungan RS Internasional Bintaro, menyatakan gara-gara rumput fatimah dia pernah mendapati rahim pasien sangat tipis. Karena itu dia menyarankan pasien tidak minum rumput fatimah menjelang persalinan. Sedangkan  Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Budi Iman Santoso, mengatakan, minum air rumput fatimah untuk memudahkan persalinan hanyalah Mitos!

Rumput fatimah bisa  mengakibatkan kontraksi berlebihan, yang akan membahayakan keselamatan ibu dan janin bahkan yang terburuk rahim ibu bisa pecah dan aliran darah atau ooksigen dari ari-ari ke janin berkurang bahkan bisa terhenti. Tanpa kontrol dokter bukan tidak mungkin keselamatan bayi terancam. Sahabat Hawa sebaiknya konsultasi dan percayakan pengananan proses persalinan yang baik kepada dokter atau bidan yah…

Source : Team Hawa

Picture : Google&Pintrest

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s