Siap Menikah? Kuatkan Dirimu Saat Lewati 3 Fase Ini

Sahabat Hawa, ketika kita memutuskan untuk menikah tentu kamu mengetahui segala resiko dan tanggung jawabmu dalam menjalani ikatan yang sakral dalam malighai rumah tangga. Pondasi terdasar dalam hubungan ini adalah cinta dan komitmen, tapi jika mulai dari hal ini saja kalian tidak sejalan menjalaninya, tentu bukan tak mungkin pernikahan akan lebih mudah goyah.
 
Keributan dalam rumah tangga mungkin adalah suatu hal biasa jika masih dalam batas sewajarnya. Karena itulah yang dinamakan pasang surut ikatan yang justru kelak akan membuat kamu semakin mencintai pasangan. Namun, sebelum kamu beranjak ke tahapan selanjutnya ada baiknya bila kamu mengetahui beberapa fase pernikahan sebagai bekal yang akan memperkokoh ikatan cinta diantara kalian, berikut diantaranya :
 
Fase Bulan Madu
Setiap pasangan pasti akan melewati fase ini, yaitu fase bulan madu atau masih manis-manisnya. Pada fase ini semua akan terasa lebih indah karena untuk pertama kalinya kamu akan bersama dengan pasangan selama 24 jam non stop. Pada masa ini semua akan terasa indah, tidak ada yang lebih menyenangkan dari fase ini. Dunia seakan milik berdua, yang lain? Cukup menumpang saja. Sayangnya pada fase ini jika kamu dan pasangan tidak dapat mengendalikan diri maka akan ada kecenderungan untuk melupakan orang terdekat.

Maka sebaiknya kamu lebih tenang. Sah saja menikmati waktu bersama pasangan, tapi kamu dan pasangan juga memiliki kehidupan yang lain. Jadi tetap tenang dan kendalikan diri kamu. Biasanya kalian akan megalami ini pada tahun pertama hingga ke-5 pernikahan.
 
Fase Perjuangan
Cinta itu bertumbuh, saat melewati masa indah maka kamu akan mengalami fase perjuangan. Pada fase ini cinta dan komitmen kamu bersama pasangan benar-benar diuji. Hal prinsip seperti mengenai karir, pendidikan anak dan hal lain akan kamu temukan pada fase ini. Saat fase ini kamu dan pasangan akan berjuang untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, yang kadang kala tidak berjalan sesuai dengan harapan.

Pada fase ini kamu perlu berjuang dan memiliki kesabaran yang besar. Perlu mental yang kuat untuk memenuhi tantangan pernikahan. Susunlah strategi yang tepat bersama pasangan agar fase ini dapat terlewati dengan baik. Fase ini terjadi pada usia pernikahan diatas 7 tahun.
 
Kembali ke Fase Bulan Madu
Dalam rangkaian ini yang dimaksud adalah fase bulan madu yang kedua. Kamu dan pasangan telah berhasil melewati masa yang sulit. Kamu sudah mencapai apa yang kamu inginkan. Saatnya kembali menikmati waktu lebih lama bersama pasangan. Pada fase ini biasanya diikuti dengan kemapanan dalam hidup.

Mungkin kamu akan merasa merindukan masa berjuang dan waktu menyenangkan bersama anak-anak. Tak perlu khawatir, kamu dapat mencurahkan waktu kamu bersama pasangan. Nikmati waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Nah, khusus fase ini kamu biasanya akan melewati setelah 10 tahun keatas pernikahan atau bahkan selebihnya, seiring berjalannya waktu dan banyaknya masalah yang terlewati tentu sudah seharusnya bila ikatan cinta diantara kalian semakin kuat. 
 
Jadi inilah Well, 3 fase yang akan kamu lalui setelah menikah. Jadi sekarang kamu sedang memasuki fase yang mana? Jangan lupa share pengalaman kalian di kolom komentar yah…
 
Source : Vemale.com
Picture : Google.com

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s