Keluar Bercak Darah Usai Intim? Hati-Hati Coba Kamu Perhatikan Ini

Sahabat Hawa, pernahkah kamu mendapati bercak darah usai berhubungan seksual sekalipun kamu tidak dalam waktu menstruasi ? Jika iya, sebaiknya ke dokter karena pendarahan bisa menjadi penanda terkena penyakit menular seksual atau bahkan kanker serviks.
 
Namun, kamu tidak perlu khawatir berlebihan sebelum memeriksakan diri ke dokter karena ada pula kondisi vagina berdarah yang biasa terjadi dan tidak membahayakan. Oleh karena itu, Yuk kita kenali perbedaannya. Selain menstruasi, berikut ini adalah faktor-faktor yang menyebabkan vagina berdarah saat atau usai berhubungan seksual.
 
1. Gesekan selama berhubungan seksual.
2. Kurangnya cairan lubrikasi.
3. Baru pertama kali berhubungan seksual.
4.Ektropion serviks. Suatu kondisi pada permukaan leher rahim. Kondisi ini sering terjadi pada wanita muda, ibu hamil, dan wanita yang mengonsumsi pil kontrasepsi. Kondisi ini tidak berbahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya, Ektropion serviks tidak ada hubungannya dengan kanker.  Ada pula yang membutuhkan perawatan seperti . 
 

 
1. Radang serviks.
2. Luka genital akibat infeksi menular seksual, seperti herpes atau sifilis.
3. Cedera pada lapisan rahim.
4.Vagina kering. Hal ini biasa terjadi pada wanita yang telah memasuki tahap menopause dan setelahnya. Kondisi ini juga menjadi ciri-ciri hadirnya atrofi vagina.
5.Atrofi vagina. Penipisan, pengeringan, dan peradangan dinding vagina karena tubuh kekurangan estrogen. Kondisi ini kerap terjadi pada ibu menyusui dan setelah menopause.
6. Vaginitis. Peradangan pada vagina bisa disebabkan oleh infeksi.
7. Polip yang tumbuh di leher rahim. Kondisi ini jinak, tidak bersifat kanker.
8. Kanker serviks.
 
Sebenarnya Kamu tidak perlu konsultasi ke dokter jika mengalami pendarahan saat berhubungan intim hanya sekali saja. Tapi jika kamu merasa khawatir atau ingin mengecek penyebab yang membuat kamu mengalami pendarahan, silakan konsultasikan ke dokter.
 
Cegah Pendarahan Dengan Cara-cara Ini
Jika kamu mengalami pendarahan akibat kurangnya cairan lubrikasi, kamu bisa minta pasangan untuk memperlama foreplay sebelum melakukan penetrasi. Alternatif lain adalah memakai produk pelumas. Tapi jangan sembarang memakai produk pelumas. Cobalah untuk konsultasikan dahulu ke dokter mengenai produk apa yang cocok.
 
Untuk pendarahan yang disebabkan oleh hal-hal yang bersifat medis, sebaiknya kamu  memercayakannya ke dokter. Dokter akan merekomendasikan obat-obatan tertentu atau perawatan khusus untuk mengatasi kondisimu. Selalu jaga kesehatan organ intim agar terhindar dari bakteri, jamur, infeksi, dan hal buruk lainnya.
 
Source : Team Hawa via alodokter.com

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s