Cinta Dari Ayah, Mampukah Sesorang Pria Menyainginya ?

Sahabat Hawa, meski saat ini kita telah dewasa dan mungkin juga telah menjadi orang tua. Mungkin terselip kisah kenangan manis masa kecil saat kita tengah bersama sosok Ayah. Taukah kamu, ada satu hal menarik terkait hubungan anak dan orang tua yang telah menjadi sebuah stigma di seluruh belahan dunia: anak perempuan lebih dekat dengan ayah, Benarkah begitu ?

Meski rasa cinta harus terbagi secara adil, namun tidak dapat dipungkiri bahwa proses kedewasaan anak lebih baik apabila dirinya lebih banyak mendapatkan bimbingan dari orang tua yang berlawanan jenis. Melansir laman Telegraph, sebuah survei telah dilakukan guna menguak alasan di balik keterikatan yang begitu melekat antara anak perempuan dengan ayah.

Alasannya beragam namun masuk akal. Pada umumnya, perempuan memiliki hati yang jauh lebih sensitif dibandingkan pria. Ayah sebagai sosok laki-laki yang sudah dewasa dipandang lebih supel, tidak kompetitif,tidak basa basi, lebih bijak dalam memberikan saran, tempat berlindung dan sumber kenyamanan saat hati gusar, lebih seru, dan masih banyak lagi.

maxresdefault

Sosok Ayah juga dikira mampu melindungi anak perempuan, dari omelan sang ibu atau kecerewetannya yang sering dianggap risih oleh kita. Ayah juga tak segan memberikan uang saku demi membeli sesuatu yang kita mau. Pernah seperti itu ? Sebetulnya hampir sama persis dengan bagaimana hubungan ayah dan anak perempuan digambarkan, namun tentunya sang ayah tidak mungkin memanjakan anak lakinya sebagaimana ia telah memanjakan putrinya.

Ayah pasti ingin anak lakinya tumbuh menjadi pria jantan dan kalau bisa tidak pernah meneteskan air mata bila tidak terlalu perlu. Sebetulnya tidak ada salahnya dengan stigma yang sudah mendunia ini. Jika dilihat dari sisi positifnya, anak perempuan bisa belajar lebih tangguh dan bijak jika ia lebih banyak menghabiskan waktu dengan ayahnya.

Anak laki-laki akan lebih menghargai wanita dan bisa tumbuh menjadi pria romantis berhati lembut apabila waktunya banyak disisihkan untuk bersama dengan ibunya. Siapa tahu ini bisa menjadi alasan mulia untuk sang anak berpikir dua kali sebelum menyakiti kekasihnya suatu hari nanti? Diantara semua cerita tersebut, tentu terselip kerinduan tatkala rasa kasih sayangnya, rasa manja yang dan kelucuannya tak lagi kita rasakan ketika dirinya telah tiada.

Bahkan sosok pasangan atau suami sekalipun rasanya sulit untuk menggantikan sosok Ayah. Suatu pepatah bahkan mengatakan bahwa “Father Is A First Love To His Daughter”Seorang Ayah Adalah Cinta Pertama Anak Perempuannya” Setuju ?

Source : Team Hawa
Picture : Google.

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s