Mencukur Bulu Kemaluan ? Ups, Hati-Hati Salah-Salah Bikin ‘Sakit’

Sahabat Hawa, sebagai wanita tentu kegiatan mencukur bulu rambut kemaluan sering kita lakukan, terutama pada masa setelah menstruasi atau disaat kita merasa terganggu karena rasa gatal disekitar vagina. Atau adapula yang mencukur karena alasan kurang nyaman saat bercinta. Tak sampai disitu bahkan fakta mengejutkan datang dari American Journal of Obstetrics and Gynaecology, mereka menemukan 60% perempuan yang mengalami minimal satu gangguan akibat mencukur rambut kemaluannya.

Nah, untuk meningkatkan kenyamanan saat mencukur bulu rambut kemaluan berikut  beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum menghilangkan rambut bagian bawahmu. 

  1. Waxing,mencukurnya dengan pisau cukur khusus, dan laser. Tapi, waxing dan laser membutuhkan biaya yang lumayan besar. Apa lagi waxing rasanya sangat sakit. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam  mencukur dengan gunting adalah cara yang paling aman. 
  1. Waxing dan mencukur rambut kemaluan pada dasarnya sama. Banyak perempuan yang bingung memilih antara waxing atau mencukur dengan pisau. Sebagian orang berpendapat kalau waxing akan menghasilkan kulit yang lebih halus. Seorang konsultan ginekolog asal Amerika Serikat, Hugh Byrne, mengatakan waxing dan mencukur rambut kemaluan tidak ada bedanya. Keduanya tetap memiliki risiko yang sama, kalau kamu tidak merawat kulit seputar kemaluan dengan benar setelah mencukur atau waxing

BrazilianWaxNewImage

  1. Mencukur bisa menimbulkan bisul bernanah.Setelah mencukur rambut kemaluan, banyak perempuan yang mengalami hal tidak mengenakkan. Salah satunya tumbuh bisul bernanah pada kulit sekitar kemaluan. Bisul ini disebabkan karena adanya bakteri yang masuk ke dalam pori-pori. Pori-porimu memang akan membesar usai kamu bercukur. Sebenarnya ini tidak terlalu membahayakan. Selama kamu memberikan antibiotik dan selalu membersihkan kulit di sekitar kemaluanmu dengan benar. 
  2. Sisa rambut atau ingrown hair tidak membahayakan.Waxing dan mencukur menggunakan pisau dua-duanya akan meninggalkan sedikit rambut di dalam lapisan kulit terluar, yang akan menyebabkan rambutmu tumbuh kembali di dalam lapisan kulitmu setelah beberapa hari. Banyak orang yang tidak nyaman dengan rambut ‘sisa’ ini. Sebagian lainnya menganggap rambut yang tertinggal ini membahayakan. Padahal sebenarnya tidak.
  1. Menghilangkan rambut bisa meningkatkan risiko penyebaran IMS.Menurut penelitian yang dilakukan tahun 2012, kirim penghilang rambut ternyata bisa meningkatkan risiko penyebaran dan penularan IMS. Kenapa? Karena ketika kamu menghilangkan rambut, selaput kulitmu juga akan terkikis. Sehingga bakteri lebih mudah masuk ke dalam pori-pori. 

waxing-and-shaving-supplies

  1. Menggunakan krim penghilang rambut adalah pilihan yang baikKrim penghilang rambut bekerja dengan cara yang berbeda dari waxing dan pisau cukur. Menggunakan bahan kimia, hanya dalam beberapa menit, rambut kemaluanmu akan rontok dengan sendirinya. Tapi, kamu juga tetap harus menggunakan anti bakteri dan pelembut kulit setelah menggunakannya. Agar tidak terjadi iritasi dan infeksi.
  2. Menipiskan rambut risikonya lebih kecil. Kalau kamu yang masih awam dan merasa waxing serta mencukur rambut kemaluan sedikit merepotkan, kamu bisa melakukan cara lain agar rambut di bawah tidak terlalu lebat. Kamu bisa menggunakan gunting rambut, yang khusus kamu gunakan untuk menipiskan rambut kemaluan. Kamu tidak perlu mencukur, cukup hanya menggunting rambut kemaluanmu menjadi lebih pendek, sehingga tidak lembab dan lebih mudah dibersihkan. 

Tak hanya itu sahabat, karena ternyata menyukur bulu kemaluan bagi wanita yang bertubuh gemuk ternyata cendurung membahayakan. Hal ini terjadi lantaran perempuan gemuk apalagi obesitas mudah untuk bergesekan dengan kulit lain. Tanpa rambut, risiko luka dan iritasi akan lebih besar. Dan ini akan mengakibatkan bakteri masuk ke dalam pori-pori. 

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s