Haid Setelah Melahirkan Bermasalah ? Pelajari Sebab & Solusinya

Sahabat Hawa, usai melahirkan wanita akan dihadapkan pada masa nifas yaitu pendarahan selama kurang lebih 40 hari. Setelah melalui masa ini, kebanyakan wanita mengalami haid yang tak menentu biasanya (seperti sebelum masuk waktu kehamilan). Normalnya, Wanita yang telah melahirkan akan mengalami menstruasi sedini mungkin sepuluh minggu setelah melahirkan akan tetapi ada kalanya kembalinya periode mungkin akan tertunda  5 sampai 6 bulan atau bahkan satu tahun.

Bukan tanpa alasan hal ini biasanya disebabkan oleh perubahan hormon yang terjadi pada tubuh wanita, termasuk salah satunya faktor menyusui dan psikologis saat baru menjadi ibu dan banyak hal laiinya. Tak sampai disitu, saat menstruasi kembali datang ternyata ada beberapa masalah yang wanita alami dan menjadi pertanyaan yang mengusik pikiran mereka. Untuk itu, berikut Hawa lampirkan beberapa keluhan dan solusi penanganan masalah pada menstruasi pasca melahirkan diantaranya :

  1. Makin “banjir”

Pada menstruasi normal, tubuh mengeluarkan darah 30-40 ml sebulan.  Jika darah yang dikeluarkan melampaui 80 ml, atau Anda musti ganti pembalut satu jam sekali, itu artinya Anda mengalami menorragia atau terlalu banyak darah keluar saat haid, yang disebabkan oleh pemakaian IUD, gangguan hormonal, dan atau gangguan pembekuan darah.  Jika menorragia dialami ketika menstruasi  pascabersalin, kemungkinan penyebabnya adalah kondisi hormonal ibu usai melahirkan yang belum normal. Keluarnya terlalu banyak darah akan membuat tubuh  kehilangan zat besi untuk memproduksi hemoglobin. Zat besi yang terbatas mengakibatkan jumlah sel darah merah berkurang, yang membuat Anda mengalami anemia,  ditandai dengan lelah, pucat dan napas pendek.

Solusinya… Untuk mengurangi perdarahan, dokter akan memberikan terapi obat,  antara lain asam traneksamat.

  •      2. Sedikit sekali

Jika pascabersalin, sejak hari pertama hingga hari ke-4 menstruasi Anda hanya perlu ganti pembalut dua kali sehari, itu pertanda darah Anda memang tidak lancar. Penyebabnya bisa karena piskologis, misalnya Anda masih belum menemukan ritme sebagai ibu baru yang membuat Anda stres dan kurang tidur, atau diganduli perasaan cemas berlebihan tak bisa merawat si kecil atau memikirkan berat badan yang tak kunjung turun. Situasi jiwa ini bisa menggangu hormon estrogen yang mengatur menstruasi, salah satunya mengakibatkan darah tidak lancar. Rasa lelah fisik yang berlebihan juga bisa memengaruhi ketidaklancaran darah menstruasi. Penyebab lainnya adalah terdapat kista atau tumor pada kandungan.

Solusinya… Temukan penyebab darah haid sedikit. Jika akibat stres dan kurang tidur, mulailah memanfaatkan waktu agar bisa istirahat dan tidur.

Worried Mother Holding Baby In Nursery

Menjadi lama atau sebentar

Jika setelah melahirkan, menstruasi berlangsung lebih lama, misalnya 9 hari  padahal dulu  5 hari,  atau justeru sebaliknya lebih singkat,  hanya 2 hari  padahal dulu 4 hari, maka perubahan ini  terjadi karena kadar hormonal Anda yang masih belum kembali normal. Jika  gangguan menstruasi ini terjadi dan Anda masih  menyusui penuh, maka Anda tidak perlu terlalu khawatir. Namun jika mengganggu, silakan berkonsultasi ke dokter, Biasanya dokter akan memberikan terapi yang tidak mempengaruhi produksi ASI.

  •        3. Menyusui dan Menstruasi

Jika ibu menyusui ASI  Eksklusif dengan frekuensi menyusui 8-10 kali sehari,   maka kadar hormon PRL/prolaktin atau hormon yang menghasilkan ASI akan tinggi. Hormon ini secara tak langsung akan menekan kesuburan  ibu dengan jalan menekan Hormon FSH (Folikel Stimulating Hormon) atau hormon yang merangsang produksi sel telur, sehingga ibu tidak akan mendapatkan menstruasi normal. Itu sebabnya,  menyusui eksklusif dengan frekuensi menyusui yang sering bisa dijadikan sebagai metode KB alami atau LAM (Lactational Amenorrhoe Method). Efektifitas LAM mencapai 98% hanya jika memenuhi 3 kriteria ini:

  1. Ibu sudah selesai nifas dan belum mengalami menstruasi
  2. Ibu sepenuhnya atau hampir sepenuhnya menyusui
  3. Usia bayi kurang dari 6 bulan.

Meski cukup efektif, banyak pihak meragukan LAM sebagai metode KB. Karena itu disarankan jika ingin menunda kehamilan gunakan kontrasepsi mantap lainnya dan tak hanya mengandalkan LAM.  Pilihan kontrasepsi yang tidak memengaruhi produksi ASI antara lain kondom, IUD, pil KB khusus ibu menyusui,  suntik 3 bulan dan implan.

sumber : ayahbunda.com

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s