Tips Mencuci Pakaian Bayi Agar Terlindung Dari Alergi

Sahabat Hawa, dalam mencuci pakian antara bayi dan orang dewasa ternyata punya beberapa teknik khusus. Selain kulit bayi yang memang cendrung lebih sensitif. Bayi juga perlu menggunakan pakaian berbahan lembut agar kenyamananya bisa terjaga. Mencuci baju bayi memang tidak rumit, tetapi tidak bisa disamakan dengan mencuci pakaian orang dewasa karena bayi, khususnya yang baru lahir, memiliki kebutuhan khusus sesuai kekebalan tubuhnya yang belum berkembang sempurna

iStock-494476092_wide

Nah, kamu hanya perlu sedikit pengetahuan dan kejelian membaca label perawatan pakaian bayi untuk memastikan hasil cucian tidak akan mengiritasi kulit si kecil. Berikut ini delapan tips merawat pakaian bayi, terutama yang baru dibeli, untuk menghilangkan debu dan kandungan bahan kimia yang dipakai selama proses produksi serta kotoran organik setelah pakaian dikenakan.

  1. Terapkan petunjuk perawatan perlengkapan bayi tidak hanya pada pakaian bayi, tetapi juga pada kain-kain lain yang bersentuhan dengan kulit si kecil, seperti seprai, selimut, kain gendong, dan sarung bantall.
  2. Selama enam bulan pertama usia bayi, cuci pakaian bayi terpisah dari pakaian penghuni rumah yang lain untuk mencegah kontaminasi kotoran dari pakaian orang dewasa.
  3. Tangani noda makanan dan kotoran bayi sebelum pakaian dicuci. Buang kotoran padat pada kain, lalu bilas bagian tersebut di bawah air mengalir. Jika bercak masih tampak, rendam dalam air bercampur sedikit deterjen lembut.
  4. Pemakaian deterjen khusus bayi merupakan cara mencuci baju bayi baru lahir yang benar sampai si kecil berusia enam bulan. Setelah itu Anda bisa mulai beralih perlahan-lahan ke deterjen lembut biasa. Kembalilah ke deterjen bayi jika efek negatif muncul pada kulit bayi.
  1. Cairan pelembut pakaian sebaiknya tidak ditambahkan ke dalam cucian pakaian bayi selama enam bulan pertama. Setelah masa ini, Anda bisa memakai pelembut kain yang memakai formula hypoallergenic.
  2. Jika Anda mencuci pakaian bayi dengan tangan, pastikan Anda membilasnya beberapa kali hingga sisa-sisa deterjen lenyap.
  3. Pilih siklus putaran lembut pada mesin cuci. Siklus ini biasanya bertanda gambar pakaian bayi atau tangan pada panel mesin cuci.
  4.  Hampir semua pakaian bayi tidak perlu disetrika. Jika Anda perlu menyetrikanya, hindari suhu terlalu tinggi yang berisiko merusak kelembutan pakaian bayi.

sumber : cleanpedia.com

 

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s