Kesalahan dan Resiko Pakai Pantyliner Yang Belum Kamu Ketahui

Sahabat Hawa, sebagai wanita tentu kita sudah akrab dengan penggunaan pantylinear dikegiatan sehari-hari. Pantyliner berbentuk mirip pembalut namun ukurannya lebih kecil. Kamu mungkin biasanya menggunakan benda ini dengan niat menjaga kebersihan organ kewanitaan agar terhindar dari infeksi jamur atau keputihan.

Nah, meski kamu sudah terbiasa dan menganggap tak terjadi masalah. Sebaiknya kamu pelajari dulu bagaimana sebenarnya penggunaan pantylinear yang benar yang sesuai dengan kebutuhan yang kita inginkan. Apakah selama ini penggunaan pantylinear sudah sesuai dengan keamanan ?

Pembalut dan pantyliner adalah produk kewanitaan yang terbuat dari kapas asli atau sintetis. Produk-produk tersebut mampu menyerap cairan yang keluar dari vagina seperti darah menstruasi atau cairan vagina. 

Meskipun keduanya memiliki bentuk dan bahan dasar yang serupa, pembalut dan pantyliner memiliki fungsi dan sifat yang berbeda. Pembalut berukuran lebih besar dan daya serapnya jauh lebih tinggi dibandingkan pantyliner. Maka, pembalut lebih ideal untuk digunakan sebagai penyerap darah haid ketika sedang banyak-banyaknya.

Sementara itu, pantyliner berukuran sangat kecil dan tipis. Daya serapnya sedikit sehingga tak cocok untuk digunakan ketika darah menstruas kamu cukup banyak. Biasanya pantyliner digunakan pada hari-hari terakhir menstruasi atau sebelumnya, saat vagina memproduksi flek.

img_9545-e1374722767914

Mengapa orang pakai pantyliner setiap hari?

Ada banyak alasan setiap wanita untuk pakai pantyliner setiap hari pun berbeda-beda. Kebanyakan wanita yang terbiasa menggunakan pantyliner merasa harus melakukannya karena produksi cairan vagina yang berlebihan. Cairan vagina tersebut akan membuat pakaian dalam jadi lembap dan tak nyaman untuk dikenakan. Maka, pantyliner berfungsi untuk menyerap cairan vagina dan menjaga agar celana tetap kering dan bebas noda.

Beberapa wanita juga mengalami masalah spotting atau keluarnya bercak darah secara tidak teratur. Hal ini bisa terjadi bahkan saat wanita tidak sedang haid. Karena bercak darah ini tak bisa diprediksi, pantyliner bisa menjadi solusi agar bercak yang keluar tiba-tiba tersebut tidak merembes.

Ingat ini Risiko pakai pantyliner setiap hari!

Ternyata ada cukup banyak wanita yang mengaku mereka pakai pantyliner setiap hari, perdebatan soal penggunaan pantyliner pun kerap muncul. Pantyliner sendiri sebenarnya bersifat aman bagi kesehatan vagina. Menurut dr. Jessica Sheperd, seorang spesialis kandungan dan kebidanan, pakai pantyliner setiap hari boleh dilakukan dengan syarat kamu menggantinya paling lama setiap 4 jam sekali.

Berikut beberapa resiko jika kamu memakainya dan malas ganti pantylinear :
1. Iritasi

Memakai pantyliner setiap hari berisiko menyebabkan iritasi pada vulva atau bagian luar vagina yang bersentuhan dengan pantyliner. Pasalnya, pantyliner yang dijual di pasaran biasanya tidak terbuat dari bahan katun 100% yang lembut di kulit. Akibatnya, gesekan dengan pantyliner yang terjadi selama seharian penuh lebih berisiko menimbulkan iritasi daripada gesekan dengan bahan pakaian dalam yang lembut.

Selain itu, berbagai produk pantyliner saat ini sudah dicampur dengan beberapa bahan kimia seperti pemutih atau pewangi. Bagi orang-orang yang peka dengan bahan tersebut, memakai pantyliner satu kali saja bahkan sudah bisa menyebabkan iritasi.

2. Infeksi vagina

Vagina yang sehat adalah yang bisa bernapas dan mendapat sirkulasi udara yang cukup. Sementara itu, pantyliner tidak bisa menyediakan sirkulasi udara pada area vagina karena bagian bawahnya yang ditempelkan pada pakaian dalam terbuat dari plastik. Plastik tersebut menghalangi sirkulasi udara. Akibatnya, area kewanitaan kamu akan jadi lembap karena produksi cairan vagina serta keringat. Vagina yang terlalu lembap dan hangat adalah tempat yang sangat ideal bagi bakteri dan jamur penyebab keputihan bahkan infeksi vagina.

Bolehkan Pakai Pantylinear Setiap Hari ? 

Jika kamu memang ingin menggunakan pantylinear untuk alasan tertentu dan memang harus sebaiknya kamu konsultasikan dengan dokter. Seperti pada kasus kelebihan cairan vagina dan bercak darah yang tidak teratur bisa jadi ciri-ciri penyakit tertentu seperti infeksi kanker rahim.

Namun, jika kamu memilih untuk pakai pantyliner setiap hari, ingatlah untuk tetap menjaga area kewanitaan  tetap kering dengan cara rajin mengganti pantyliner setiap 4 jam dan mengenakan celana dalam berbahan katun yang ringan.

sumber : hallodokter.com

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

1Kalender-Pintar_600-x-600 (1)

Hawa Sahabat wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s