5 Kebohongan yang Sering Dilakukan Istri Terhadap Suami

Ayo mengaku, siapa di sini yang pernah berbohong pada pasangan? Seterbuka apapun kita pada pasangan, pastilah kita pernah melakukan kebohongan. 
 
Kebohongan pada pasangan memang bukan hal yang baik karena dapat memicu konflik, tetapi ada situasi saat istri terdesak atau khilaf dan terpaksa berbohong. Nah, kebohongan apa yang biasa dilakukan?
 
1. Bohong soal belanja
Beberapa perempuan sering berbohong soal belanja pada suami tentang baramg yang mereka beli. Misalnya, berkata kalau barang yang mereka beli sedang diskon, padahal sebenarnya tidak. Atau berkata kalau barang yang mereka beli sangat penting dan akan segera dikenakan, padahal sebetulnya hanya disimpan di kloset dan entah kapan akan digunakan.
bored
 
2. Bohong soal membicarakan lelaki lain
Ada perempuan yang suka membicarakan ketampanan dan kesuksesan teman-temannya di tempat kerja. Hal ini sebetulnya kurang etis bila Anda telah terikat hubungan pernikahan. Namun ada beberapa yang tidak bisa menahan diri saat melihat ketampanana atau kesuksesan orang lain dan menjadikannya bahan bergosip dengan teman-teman.
xcdr 
3. Bohong soal teman
Karena alasan tertentu, beberapa suami tidak menyukai teman perempuan dari sang istri. Mungkin karena mereka membawa pengaruh buruk, atau karena mereka punya sifat yang merugikan istri. Namun terkadang istri merasa tidak enak atau malah tidak mau memutuskan hubungan pertemanan, sehingga dia terpaksa berbohong saat akan bertemu dengan teman perempuannya itu.
 
4. Bohong soal curhat
Seorang suami tidak suka bila sang istri cuehat tentang masalah rumahtangga atau keburukan suami. Namun seringkali istri merasa tidak tahan untuk mencurahkan kekesalannya, atau mencari solusi terkait masalah rumah tangganya. Untuk itulah dia kemudian berbohong soal apa yang dia ceritakan kepada temannya.
 
5. Bohong soal orgasme
Banyak istri yang berbohong terkait orgasme. Mereka berpura-pura orgasme padahal tidak. Hal ini dilakukan supaya suami tidak merasa rendah diri dan merasa performanya buruk di ranjang. Intinya, untuk menjaga perasaan suami.
 
***
Nah, apakah Anda pernah melakukan kebohongan di atas? Dan menurut Anda, apakah berbohong pada suami itu sekali-kali wajar dilakukan,atau tidak? 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s