Seru ! ini Cara Ikutan #Pengakuanterasik Bareng Hawa Aplikasi

Kesal karena teman kita suka berbohong? Merasa malas dengan berbagai kebohongan yang didengungkan manusia? Tahukah Anda kalau sebetulnya berbohong itu adalah naluri alamiah manusia lho!

Dilansir dari acara bertajuk Brain Games yang ditayangkan di National Geographic, sejak kecil manusia sudah bisa berbohong. Mereka pun membuat percobaan dengan lima orang anak yang dimasukkan ke dalam ruangan dan di dalam ruangan itu, diletakkan pula kue yang lezat.


Anak-anak itu diberi perintah untuk tidak memakan kue itu. Mereka semua pun mengiyakan dan seolah menuruti perintah tersebut. Namun apa yang terjadi?


Anak pertama awalnya mencoba menutupi mata agar tidak tergoda dengan kue itu. Namun pada akhirnya dia tidak tahan dan mencuil sedikit bagian kue.


Anak kedua,setelah si pemandu pergi dari ruangan, langsung mengambil kue tersebut dan kemudian memakannya.


Anak ketiga hanya mengambil topping cokelat dari kue, berharap bahwa pemandu tidak tahu kalau dia mengambil kue tersebut.


Anak keempat sedikit demi sedikit mencemili kue dari berbagai bagian agar tidak ketahuan oleh pemandu.


Sementara itu, hanya anak kelima yang jujur tidak memakan kue. Meski begitu dia hampir saja mencolek kue tersebut.


Saat pemandu datang dan menanyakan apakah mereka makan kue itu, hanya anak kedua yang mengaku. Itu pun karena memang sudah jelas dia mengambil kue itu.


Mengapa kita berbohong?


Berbohong merupakan sebuah tameng untuk melindungi diri kita, atau justru melindungi orang yang kita sayangi. Tidak semua yang kita lakukan dapat diterima orang. Namun meski begitu, tak setiap hari kita bisa selalu menyenangkan orang. Untuk itulah kita berbohong.


Hanya saja dalam tingkat akut, ada orang yang berbohong karena memang dia sudah terbiasa berbohong, atau untuk mencelakai orang lain. Yang inilah yang kemudian sudah merusak dan perlu bantuan, seperti psikolog atau psikiater.


Dan terkait kebohongan untuk menyenangkan orang lain atau membuat keadaan jadi tidak bertambah buruk, ada sebuah jenis kebohongan yang bernama white lie. Untuk yang ini, tak masalah dilakukan asal sebelumnya, kita harus memikirkannya dengan bijak.


Lalu, bagaimana bisa kita mengaku?

Kebohongan itu tidak kekal. Suatu saat, akan terbongkar juga dan kita akhirnya mengaku. Namun seperti yang terjadi pada anak-anak kecil itu, ada alasan mengapa kita mengaku.


Yang pertama adalah karena kita ketahuan dan tak bisa mengelak. Kita kehabisan alasan untuk mengelak, akhirnya kita pun terpaksa mengaku dan seringkali mempermalukan diri sendiri.


Yang kedua, karena kita tahu kalau bila kebohongan itu ketahuan, dampaknya tidak akan buruk atau malah tidak ada dampaknya. Nah, inilah yang biasa disebuh dengan pengakuan asyik. Misalnya, mengaku pada suami kalau dulu sebetuknya kita yang suka padanya duluan, tapi kita gengsi. Atau setelah menikah, mengaku pasa orangtua kalau dulu kita sering diam-diam pacaran. Atau mungkin mengaku pada pacar kalau dulu kita berebut hatinya bersama teman.


Nah, apakah kamu pernah melakukan #pengakuanterasik seperti contoh di atas? Kalau pernah, yuk ikut lomba #pengakuanterasik dari Hawa! Hawa mau mengajak Sahabat Hawa semuanya untuk lega bersama dengan ikut event ini.


Kamu cukup ceritakan moment pengakuan yg paling ga bisa kamu lupakan seumur hidup di POSTINGAN SOSIALITA (bukan di kolom komen tips ya)  dengan menyertakan #pengakuanterasi. Bisa jadi itu pengakuan cinta kamu gebetan, pengakuan pakai uang suami berlebih, pengakuan bikin lecet mobil ayah, pengakuan hilangin perhiasaan ibu, dll.. Pasti seru & lega deh… siapa tau Sahabat Hawa punya pengalaman yg sama.. Yuk ikutan dan ngobrol asik bersama Sahabat Hawa lainnya… 


Oh ya, postingan dengan like / comment terbanyak akan dapat speaker lucu yang bisa dibawa ke mana-mana dari Hawa senilai Rp 400.000,00. Yuk buruan ikutan!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s