Berani Jadi Istri Ke-2 Siapkan Dulu Mentalmu Terima 3 Tantangan Ini…

Sebagai seorang wanita tentu, tidak ada satupun yang ingin jadi seorang istri kedua. Apalagi istri kedua dari suami yang masih berstatus suami orang. Sebagai wanita tentu harusnya kamu mengerti bagaimana sakitnya istri pertama menerima kenyataan bahwa suami yang dicintainya harus bermesraan dengan wanita kedua. Tak hanya itu, menjadi istri kedua dari seorang pria bertatus duda cerai atau meninggal dunia tentu tak terlalu jauh beda.
 
Bukan berarti bebas, kamu juga harus memikirkan apakah kamu mampu menerima anak-anaknya dan bisakan kamu menerima masa lalunya dan kebiasaan yang pernah dilakukan oleh ia dan istri pertamanya. Untuk itu sebelum terlalu jauh ini beberapa hal yang harus kamu terima ketika menjadi istri kedua :
 
1. Anak
Anak adalah organ utama dalam sebuah pernikahan kedua. Kamu harus bisa diterima oleh mereka agar bisa menghasilkan pernikahan yang sehat dan bahagia. Cara utama untuk bisa diterima oleh mereka adalah dengan ikut serta dalam kegiatan bersama.
 
 
“Tidak diundang (dalam sebuah kegiatan) bisa jadi sinyal bahwa kamu tidak diakui sebagai anggota keluarga penting yang baru. Sebab, buat anak-anaknya, kamu bisa dianggap sebagai penyebab perceraian kedua orangtuanya,” tulis Millian. “Bicarakan pada pasangan soal perasaan kamu dan undang anak-anak dalam diskusi ini. Dukunglah mereka untuk bicara terbuka di depan kamu dan ayah mereka,” tambahnya.
 
2. Mantan istri
Terkadang, ada pasangan yang tidak terima ketika mantannya terikat dengan orang lain. Bahkan ada yang sampai nekat ‘meneror’ pasangan baru sang mantan. Apabila ini terjadi padamu, sebaiknya bicarakan langsung dengan suami bahwa ada pengganggu dalam rumah tangga baru kalian. Minta suami kamu bicara baik-baik pada sang mantan agar menghentikan semua musikannya pada kalian.
 
 
3. Kenangan
“Sebagian memori tidak terlupakan, tetap hidup dan menghangatkan hati,” demikian ujar Joseph B. Wirthlin. Dengan kata lain beberapa kenangan memang tak bisa terlupakan. Yakinkah kamu bahwa semua kenangan dia dan sang mantan tidak akan mengganggu kehidupan kalian?
 
 
Coba dulu susuri kenangannya. Pelajari apakah kamu diminta berubah hanya karena beberapa kebiasaan yang dianggap sama seperti sang mantan? Itulah tiga tantangan yang harus kamu hadapi ketika siap menjadi yang kedua. Apabila kamu merasa tiga hal ini bukanlah halangan, berarti kalian memang sudah siap menjalani hidup bersama hingga maut memisahkan.
 
Bagaimana Sahabat, cukup beratkah menjadi istri kedua? Jika kamu siap dan mau menerima resikonya sebenarnya jadi istri kedua itu sah-sah saja. Selama dalam keadaan pria tersebut adalah duda atau orang yang sedang tidak memiliki istri. 
 
Tapi jika pria tersebut masih berstatus suami orang ada baiknya kamu pikirkan lagi karena tentu kamu tak ingin bahagia diatas rasa sakit wanita lain bukan. Apalagi jika menikah diam-diam tanpa diketahui istri pertama. Tentu tak pantas rasanya. Setuju sahabat hawa ? 
FHAWA

Dapatkan catatan menstruasimu dan jadwal masa subur dengan mendownload aplikasi Hawa di Googleplay!

 masa-subur1080

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s