Sstt… Suka ‘Ngidam’ Saat Haid? Begini Penjelasan Ilmiahnya

Menjelang haid sebagian perempuan cenderung memiliki kebiasaan unik, salah satunya nafsu makan yang meningkat. Sebenarnya kondisi ini tergolong wajar, karena adanya perubahan hormon menjelang menstruasi.

Hal ini disampaikan pakar gizi, dr Grace Judio-Kahl, MSc. Ia mengatakan menjelang menstruasi, hormon yang terkait nafsu makan dan emosi diproduksi lebih tinggi dibanding saat kondisi normal.

“Menjelang menstruasi, tubuh sedang mempersiapkan, siapa tahu akan ada bayi, tapi ternyata tidak jadi. Sehingga hormon tersebut beralih peran untuk meningkatkan nafsu makan dan emosi,” ujarnya.

fgt

Selain itu, layaknya orang hamil, saat haid wanita juga kerap ngidam makanan tertentu lho Sahabat Hawa. Bukan karena tidak ada alasan, rupanya ngidam saat haid dipengaruhi perubahan hormon dalam tubuh.

Perubahan hormon, ‘ngidam’ makanan menjelang menstruasi juga dipicu perubahan kadar keasaman atau pH dalam tubuh. Perubahan pH ini kemudian memerintahkan otak untuk memasukkan makanan yang dapat membuat pH cenderung normal.

“Biasanya kalau di Indonesia, ngidamnya cenderung yang asam-asam seperti rujak atau asinan bogor. Tapi itu berlangsung sementara, ketika menstruasi sudah nggak lagi pengen ini itu,” ujar Grace.

Para pakar menyebut, bahwa ketika haid tubuh wanita mengalami perubahan fisiologis. Beberapa hormon jadi rusak hingga menyebabkan tubuh membutuhkan nutrisi tertentu. Saat haid pula, ada lebih banyak Endogenous Opioid Peptides (EOP) aktif yang membuat keinginan makan makanan tertentu atau ngidam muncul. Tak heran, wanita ingin melahap makanan asin atau cokelat saat sedang menstruasi ya.

Beberapa penelitian menemukan 50% wanita ngidam cokelat saat masa awal haid. Alasan utama dari hal ini adalah cokelat tinggi magnesium yang tidak banyak dimiliki tubuh wanita saat sedang haid. Tak masalah jika kamu mengikuti ngidam tersebut. Namun untuk pilihan lebih baik, makanlah dark chocolate yang tidak tinggi gula ya.

Selain itu, ngidam yang sering muncul adalah ngidam makanan manis dan tinggi lemak seperti permen dan kentang goreng. Secara ilmiah, ngidam ini timbul karena kadar hormon stres bernama kortisol naik sedangkan hormon kebahagiaan bernama serotonin turun.

Fluktuasi tersebut menyebabkan wanita yang sedang haid inginkan makanan tinggi gula dan lemak. Untuk memenuhi keinginan ini, kamu bisa makan secukupnyaya. Akan tetapi, jangan berlebihan agar tak picu kenaikan berat badan dan masalah kesehatan lainnya.

Jika kamu merasa kesulitan ketika ngidam saat haid, maka untuk menghindarinyakamu disarankan untuk tidak mengisi perutmu dengan makanan yang mengandung banyak estrogen. Sebab, terlalu banyak asupan estrogen dalam tubuh akan meningkatkan risiko kanker payudara dan kanker rahim.

Lalu apa, yang sebaiknya kamu makan dan tidak makan? Beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat menjelang menstruasi, yakni mencakup jenis karbohidrat olahan. Misalnya biscuit, cookies, roti, dan nasi putih. Alasannya, karena makanan berkarbohidrat ini akan membuat energi sedikit membludak sesaat setelah dimakan dan cepat membuat kamu kembali lapar.

Jenis makanan yang disarankan untuk kamu konsumsi adalah buah-buahan, sayuran, dan gandum. Selain itu, mengonsumsi makanan yang tinggi lemak sehat, seperti ikan, kacang-kacangan, alpukat, dan minyak zaitun, ditemukan dapat membuat kamu kenyang lebih lama lho.

VHawa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s