Saat Suami Tak Bisa Menemani Saat Persalinan

Momen melahirkan adalah suatu hal yang ditunggu-tunggu setelah menjalani kehamilan selama 9 bulan. Menjelang melahirkan pastinya bunda akan merasakan khawatir, deg-degan, takut, sekaligus bahagia. Segala persiapan sudah harus direncanakan dengan matang, seperti persiapan fisik, materi, mental dan juga orang terdekat yang membantu proses selama melahirkan, yakni Sang suami tercinta. Namun, tak semua ibu hamil bisa melewatkan proses melahirkan dengan ditemani suami disampingnya dengan beberapa alasan. Banyak juga yang terpaksa harus menjalani proses persalinan tanpa hadirnya suami.
 
 
Seberapa penting peran suami saat melahirkan? 
 
Melahirkan adalah momen yang sangat membahagiakan sekaligus terberat bagi seorang perempuan. Oleh sebab itu, dibutuhkan seseorang yang berharga untuk menemaninya di saat-saat penting seperti melahirkan. Selain itu, kehadiran suami saat persalinan juga dapat membangun ikatan antara ayah dan bayi lebih baik. Ayah bisa menjadi orang pertama yang melihat bayi dan menggendongnya. Sehingga, akan lebih mudah bagi ayah dan bayi untuk membangun ikatan batin serta cinta.
 

 
 
Bagaimana Jika Suami Tidak Ada Saat Persalinan
 
Meski terasa berat, bunda harus tetap menjalani dan melewatkan proses persalinan dengan lancar. Tak perlu sedih berepanjangan, bunda tentunya bisa meminta bantuan orang terdekat lainnya, seperti Ayah, ibu, kakak, saudara lainnya. Nah, selain itu bunda juga harus mempersiapkan hal penting lainnya sebelum melahirkan seperti di bawah ini 
 

 
1. Pastikan juga bunda sudah menyiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan saat persalinan dengan baik. Seperti, koper berisi kebutuhan bunda dan bayi, serta janji dengan rumah sakit tempat Anda melahirkan.
 
2. Buat diri bunda senyaman mungkin saat menghadapi persalinan. Jika kamu butuh bantuan apapun, jangan sungkan untuk meminta bantuan orang lain. Sebisa mungkin, beri dirimu sendiri kenyamanan saat menghadapi situasi sulit ini.
 
3. Fokus pada calon buah hati yang sudah menanti-nanti momen pertemuan dengan bunda, ibu yang mengandungnya selama ini. Hal ini bisa mengalihkan perhatianmu dari ketidakhadiran suami di sisi.
 
4. Persiapkan fisik dengan matang seperti rutin mengonsumsi makanan sehat sayur dan buah. Selain itu lakukan olahraga ringan seperti berjalan kaki dan senam hamil secara teratur. 
 
Sumber: Hellosehat
 
 
VN-Hawa 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s