Bahaya Kista Endometriosis Jika Dibiarkan Terlalu Lama

Sahabat Hawa, tidak bisa dipungkuri bahwa menjaga kesehatan bagian kewanitaan sangatlah penting. Karena hal ini menjadi faktor pendukung agar seorang perempuan dapat memiliki anak atau keturunan. Maka perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan lebih dalam terutama bagi kamu yang sudah mencapai usia reproduksi atau yang sudah menikah.

Tapi tidak menutup kemungkinan juga bagi Sahabat Hawa yang belum menikah, untuk memeriksakan kesehatan organ kewanitaan pada dokter kandungan. Hal ini dilakukan mengingat segala kemungkinan yang bisa terjadi. Karena itu alangkah baiknya jika diketahui sejak dini bukan?

Nah dan untuk jenis penyakit yang bisa menyerang organ rahim pada perempuan sangatlah beragam, salah satunya adalah kista ovarium. Kista Ovarium adalah suatu kantong abnormal berisi cairan seperti darah haid berwarna coklat kemerahan yang tumbuh dalam indung telur (ovarium).

Kista ovarium biasanya tidak bersifat kanker, namun jika tidak dapat penanganan yang tepat dan dibiarkan dalam waktu yang lama, bisa sangat berbahaya bagi organ reproduksi wanita Sahabat Hawa. Biasanya kista yang bisa membesar dan berbahaya adalah jenis Kista Endometriosis (kista coklat). Kista endometriosis tumbuh di permukaan dari ovarium atau menyerang bagian dalam ovarium dan membentuk kista berisi darah yang disebut sebagai kista coklat. Disebut kista coklat karena terdapat penumpukan darah berwarna merah coklat hingga gelap. Jenis kista endometriosis memang tidak ganas namun kita tetap harus mewaspadainya.

Berikut ini beberapa hal yang bisa terjadi jika kista ovarium endometriosis dibiarkan terlalu lama.

  1. Timbul Perlengketan

Jika dibiarkan terlalu lama dan ukurannya membesar, kista akan membahayakan dan mengganggu kesuburan karena secara mekanik dapat mengakibatkan perlengketan-perlengketan. Adanya perlengketan menyebabkan proses ovum pick-up (lepasnya sel telur yang sudah matang) sehingga sulit ditangkap fimbriea (ujung tuba falopi). Akibatnya, pembuahan sulit terjadi.

  1. Kehilangan Ovarium

Wanita memiliki dua ovarium yakni kanan dan kiri. Jika kista yang terdapat pada salah satu atau kedua ovarium dibiarkan terlalu lama, maka akan mengakibatkan perlengketan sehingga ovarium terpaksa harus dipotong atau diangkat.

  1. Nyeri Haid yang Hebat

Salah satu gejala adanya kista pada ovarium endometriosis adalah nyeri haid yang sangat hebat dan bisa mengganggu aktifitas. Ada dua cara untuk menghilangkan atau mengangkat kista pada ovarium yakni operasi dan laparoskopi. Apa itu laparoskopi? Laparoskopi adalah teknik pembedahan yang dilakukan dengan membuat dua atau tiga lubang kecil dengan diameter sekitar 5–10 mm di sekitar perut pasien. Satu lubang pada pusar digunakan untuk memasukkan sebuah alat yang dilengkapi kamera untuk memindahkan gambar dalam rongga perut ke layar monitor, sementara dua lubang yang lain untuk peralatan bedah yang lain. Biaya laparoskopi memang jauh lebih mahal dibanding operasi konvensional, namu hampir tidak meninggalkan bekas luka pada bagian perut.

  1. Sulit Hamil

Kista yang terdapat pada ovarium bisa menyebabkan seorang wanita sulit mendapat keturunan. Karena kista tersebut menghalangi jalannya sperma ke indung telur, sehingga akan sulit untuk terjadi pembuahan. Untuk itu harus segera dilakukan pengangkatan kista dengan metode operasi atau laparoskopi.

Setelah membaca artikel di atas, untuk pencegahan timbulnya kista sedini mungkin Sahabat Hawa bisa menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur, hindari makanan cepat saji dan junk food, serta rutin memeriksakan kesehatan kewanitaan ke dokter kandungan. Semoga bermanfaat ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s