Ssst! Jangan Komentar Ini Pada Pasangan yang Sedang Promil Ya

Memiliki keturunan merupakan salah satu kebahagiaan yang luar biasa bagi setiap pasangan. Namun, tidak semua pasangan diberi kemudahan untuk mendapatkan keturunan. Kondisi ini tentu menyebabkan pasangan yang belum dikaruniai keturunan merasa sedih atau sensitif pada hal-hal terkait anak dan kehamilan. Oleh sebab itu hindari berkomentar seperti ini ya kepada pasangan yang sedang promil. 
 
 
1. “Santai saja, nanti pasti akan diberi keturunan”
 
Kamu mungkin bermaksud untuk menenangkan dan memberi semangat, namun nasehat serupa seperti ini bukan yang pertama kali ia dengar. Kamu ingin teman kamu lebih santai dan rileks saat menghadapi persiapan kehamilan, namun semakin banyak mendengar saran ini umumnya orang justru akan merasa was-was, apakah ia benar kurang rileks dalam menghadapi kondisinya.
 
 
2. “Kapan berencana punya anak?”
 
Pertanyaan semacam ini membuat pasangan lain merasa bahwa mereka kurang berusaha untuk memiliki anak sehingga terkesan menunda untuk memiliki keturunan. Padahal bisa jadi mereka sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memiliki anak namun belum berhasil.
 
3. Membandingkan dengan kesuksesan orang lain atau diri sendiri
 
Ketika mengetahui teman kamu sedang berjuang menjalani program hamil namun belum berhasil, kamu mungkin tertarik untuk memberi tahu kisah sukses orang lain atau kamu sendiri saat menjalani program tersebut. Hal ini tidak sepenuhnya salah, namun perlu kamu ingat bahwa kondisi dan permasalahan setiap pasangan berbeda-beda sehingga tips yang berhasil bagi suatu pasangan belum tentu berhasil untuk pasangan lain.
 
4. “Kamu harusnya bersyukur sudah memiliki anak pertama”
 
Ucapan ini umumnya dilontarkan pada pasangan yang mengalami secondari infertility atau kondisi kesulitan untuk memiliki anak kedua. Tentu saja memiliki anak pertama merupakan kebahagiaan tersendiri, namun, setiap pasangan memiliki cita-cita dan ukuran kebahagiaan tersendiri yang mungkin berbeda dengan sudut pandang kamu.
 
 
 
 
 
Sumber: Doktersehat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s