Tips Mengejan Saat Melahirkan Untuk Turunkan Risiko Kematian

Angka kematian ibu maupun bayi saat menjalani proses persalinan masih sangat tinggi. Nyatanya ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal itu. Mulai dari kondisi dan kesiapan tubuh untuk hamil dan melahirkan, hingga kurang informasi mengenai cara melahirkan yang efektif dan benar.
 
Salah satu yang perlu ibu perhatikan, bahkan persiapkan, menjelang proses melahirkan adalah teknik mengejan. Sebab jika seorang ibu hamil mahir mengejan, akan meningkatkan kemungkinan bayi lahir dengan selamat. Sebab ketepatan dan kemampuan mengejan ibu sangat menentukan bagaimana kondisi bayi setelah dilahirkan.
 
Tips Mengejan untuk Menurunkan Risiko Kematian
 
 
1. Ketahui Waktunya
 
Penting bagi ibu untuk mengetahui dan merasakan waktu kontraksi. Nah, biasanya saat sudah mulai kontraksi ibu akan disarankan untuk mengejan untuk mempercepat dan melancarkan persalinan. Setelah masuk waktunya, ibu harus mengumpulkan kepercayaan diri untuk mulai mengejan.
 
Perhatikan pula untuk mengatur pernafasan sebelum dan selama mengejan. Ibu disarankan untuk mengambil napas dalam-dalam dan mengembuskannya. Selain membantu mendorong bayi, hal itu juga berfungsi untuk membuat ibu lebih tenang dan lebih siap melahirkan. Usahakan pula agar wajah tidak tegang selama mengejan.
 
2. Posisi Terbaik
 
Agar lebih mudah, ibu harus mengetahui posisi yang paling nyaman untuk  mengejan. Salah satu bagian tubuh yang harus diperhatikan adalah posisi kaki, agar jalan lahir bayi menjadi lebih mudah.
 
Selain itu, posisikan dagu ibu  ke atas dada saat mengejan. Sementara pada saat bersamaan, Tarik kaki ke arah atas, yaitu mengarah ke dada. Menerapkan posisi ini dapat membantu selurh otot bekerja dengan baik dalam mendorong bayi keluar.
 
3. Atur Tenaga
 
Ibu perlu menggunakan seluruh tenaga saat sedang mengejan. Tapi ada waktu tertentu ibu perlu untuk menurunkan kekuatan dan tenaga yang dikeluarkan alias diminta untuk mengejan dengan lebih lembut.
 
Hal ini berguna untuk mengurangi risiko Miss V dan area kewanitaan mengalami masalah, salah satunya adalah robeknya dinding vagina. Sesekali ibu perlu untuk berisitirahat di tengah kontraksi. Hal itu penting untuk kembali mengumpulkan tenaga sebelum kebali menghadapi proses kelahiran.
 
Trik lain yang bisa diterpakan adalah memiliki orang-orang yang dipercaya sebagai pendamping persalinan. Misalnya suami atau orang tua. Dengan demikian ibu mungkin akan lebih percaya diri untuk melewati persalinan dengan baik.
 
Kalau sahabat Hawa punya keluhan dan butuh saran dokter, pakai aplikasi Halodoc saja! Hubungi dokter lewat Video/Voice Call dan Chat. 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s