Berhubungan Intim Saat Hamil, Ini Aturannya

Selama masa kekehamilan wanita merasa khawatir dan takut untuk melakukan hubungan seks, karena cemas akan berpengaruh pada janin yang ada di dalam kandungan. Padahal sebenarnya sahabat hawa bisa tetap melakukan hubungan intim dengan suami selama masa kehamilan, namun ada beberapa aturan yang harus diperhatikan.
Karena saat sebelum nikah, kamu bisa melakukan hubungan intim tanpa harus memikirkan kandungan di dalam janin. Berikut ini ‘aturan’ berhubungan intim bagi wanita hamil.
1. Trimester I 
Pada trimester pertama biasanya wanita tidak bergairah untuk melakukan hungungan intim karena beberapa kondisi  fisik yang mempengaruhinya. Misalnya morning sickness atau mual muntah, tidak nafsu makan, pusing dan kondisi tubuh yang memang tidak fit. Selain itu berhubungan seks di awal-awal kehamilan juga cukup berisiko bagi janin di dalam kandungan. Para Ayah diharapkan mohon bersabar ya.
2. Trimester II 
Memasuki trimester kedua perut wanita hamil akan mulai membesar dan tubuh wanita bisa dikatakan semakin seksi serta wajahnya semakin cantik. Kondisi ini pun membuat gairah wanita hamil semakin membesar diakibatkan pembesaran pada payudara dan klitoris menyebabkan rangsangan di daerah tersebut. Namun, dengan kondisi perut yang besar justru pria merasakan khawatir jika melakukan hubungan intim karena cemas dengan janin di dalam kandungan.
Padahal sesungguhnya wanita dalam kondisi baik- baik saja untuk melakukan hubungan intim. Jika sahabat hawa ingin melakukan hubungan intim dengan suami saat kehamilan trimester kedua, ada baiknya dilakukan 1-2 minggu sekali dan tidak melakukan gerakan seks yang terlalu ‘menggebu-gebu’
 
3. Trimester III
Perut wanita hamil sudah semakin membesar dan tentunya seks agak sulit untuk dilakukan. Namun bisa-bisa saja dilakukan untuk membantu kelancaran persalinan, seks dapat dilakukan satu kali dalam seminggu. Seks pada saat hamil tua juga berguna untuk melancarkan bukaan menjelang persalinan lho.
Bolehkah wanita orgasme ketika melakukan hubungan seks saat hamil? 
Ketika berhubungan seks orgasme bisa saja terjadi meski wanita dalam keadaan hamil. Perlu sahabat hawa ketahui, saat mengalami orgasme tubuh wanita akan mengejang dan terjadi kram. Nah, kram ini akan mengakibatkan guncangan pada rahim wanita akan merasakan getaran atau guncangan seperti akan melahirkan. Namun, bila wanita memiliki riwayat keguguran, atau pernah melahirkan prematur maka akan berisiko bayi lahir prematur kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s