5 Hal Dari Resepsi Pernikahan yang Sering Jadi ‘Omongan’

Resepsi pernikahan tak jarang menjadi momen yang indah karena pengantin akan menjadi raja dan ratu seharian. Mengadakan resepsi pernikahan di Indonesia memang telah menjadi tradisi turun temurun dari orang tua kita. Namun ternyata dibalik mewah, megah, hingga sederhananya pernikahan, tetap saja ada hal yang tidak menyenangkan dapat terjadi alias tidak berjalan sempurna. Berikut 5 hal dari resepsi pernikahan yang seringkali jadi omongan orang.
 
1. Make Up Kurang Pangling
 
Tak sedikit para pengantin yang akan di makeup dengan cara “tidak biasa” di hari pernikahannya. Oleh karena itu, para pekerja seni yang menata rias pengantin pun akan mendapat tantangan tersendiri. Setiap orang memiliki keunikan tersendiri dalam wajahnya dan inilah yang menjadi tantangan make up artis. Namun tak jarang pengantin wanita terutama akan dinilai memiliki make up yang kurang pangling. Bahkan sebagai contoh, saat pernikahan Raisa dan Hamish pun ia mendapat kritikan banyak dari netizen bahwa make up tidak pangling sama sekali. Padahal menurut make up artis setiap wajah sangat unik dan permintaan pengantin dan keluarganya berbeda-beda. Sehingga make up menjadi momok yang berat bagi sebagian make up artis. Ingat pernikahan Meghan dan Harry di Inggris? Meghan memiliki tampilan “makeup with no makeup” dengan budget yang sangat fantastis. Make up simple maupun glamor memang disesuaikan dengan keinginan dan pakaian yang dikenakan si calon pengantin.
 

 
2. Makanan Tidak Enak
 
Nah ini mungkin adalah hal yang juga tak kalah memalukan. Ketika sudah testfood dengan vendor atau wedding organizer dan menemukan makanan yang enak namun di hari resepsi pernikahan makanan terasa berbeda ketika testfood. Meskipun makanan kurang enak, mungkin tak terlihat langsung oleh pengantin namun hal ini akan dirasakan oleh keluarga kedua mempelai. Menjaga kualitas makanan dengan terus komunikasi pada pihak catering sangatlah penting. Jangan ragu mengingatkan dan memberi catatan khusus terkait catering dan menu makanan yang dipilih.
 

 
3. Dekorasi Buruk
 
Pemilihan dekorasi memang disesuaikan dengan tema. Biasanya tema pernikahan dan detail warna akan dipilih oleh kedua calon pengantin. Namun saat eksekusi kadang ditemukan dekorasi yang kurang greget. Hal ini juga tak jarang mengundang komentar orang. Misalnya area photobooth yang dianggap sempit dan dekorasi yang terlalu biasa sementara untuk berfoto saja harus mengantri begitu lama. Bayangkan bila yang datang di resepsi pernikahan adalah kerabat orang tua kita. Wah bisa tidak sabar menunggu dan skip ke acara makan ketimbang berfoto ria.
 

 
4. Meja & Piring Kotor Berserakan 
 
Kebersihan juga merupakan hal yang krusial dalam menjalankan resepsi pernikahan. Biasanya meja akan berserakan piring kotor. Ini biasanya kurang koordinasi petugas catering dari vendor. Kejelian, inisiatif, dan cekatan menjadi kunci para vendor catering dalam hal pelayanan kebersihan. Setidaknya sediakan satu meja kosong yang khusus untuk menyimpan piring kotor yang berserakan. Hal ini demi kenyamanan tamu resepsi yang berdatangan. Bila area meja dan piring kotor berserakan tidak karuan, tentu si pemilik acaranya yang akan menjadi bahan gunjingan.
 
5. Cuaca Tak Bersahabat
 
Hal yang tak selalu terjadi namun bisa saja terjadi. Bila cuaca tak bersahabat seperti hujan deras misalnya ini akan mengganggu acara resepsi pernikahan. Bila pernikahan di gedung mungkin calon mempelai merasa aman namun ada sebagian tamu undangan yang lebih memilih tidak hadir ke acara resepsi karena hujan tak kunjung berhenti. Meskipun ini bukan kesalahan calon pengantin, memilih bulan yang tepat saat pernikahan juga penting lho. Pilih bulan setelah idul fitri atau lebaran karena musim hujan sudah berganti. Komunikasikan waktu yang tepat dengan keluarga dan pasangan agar niat baik ini tetap dapat terlaksana dan lancar. 
 

 
 
 
 
Sahabat hawa pasti pernah mengalami hal di atas bukan? Memang tidak enak jadi bahan omongan ketika resepsi pernikahan. Namun tak ada resepsi yang sempurna bukan? 
 
 
 
 
 
 
Sumber: Berbagai sumber
 
 
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s