9 Posisi Bercinta yang Aman Saat Hamil

Banyak ibu hamil yang khawatir ketika ingin melakukan hubungan seks bersama suami saat hamil, karena takut terjadi sesuatu dengan janin. Sebenarnya hal tersebut tidak semuanya benar lho sahabat hawa. Karena boleh-boleh saja bercinta saat hamil, namun harus memperhatikan posisi seks agar tidak membahayakan janin dan ibu. Seperti 9 posisi seks di bawah ini yang bisa sahabat coba bersama suami.
 

 
1. Posisi Classic Missionary
Posisi ini dilakukan ketika kamu berada di bawah dan suami mengambil posisi di atas. Posisi ini sangat mungkin dilakukan saat kehamilan berada di trimester pertama dan kedua. Sebenarnya bisa juga dilakukan saat kehamilan trimester ketiga, asalkan kamu masih merasa nyaman. 
 
2. Posisi Modified Missionary
Posisi ini adalah posisi classic missionary yang sudah dimodifikasi. Perbedaannya, suami tidak berada di atas, melainkan di tepi ranjang. Posisi ini membuat perut ibu hamil aman dan tidak terkena tekanan. 
 
 
3. Posisi Woman on Top
Sesuai namanya, berarti selama bercinta, kamu berada di atas. Mintalah suami berbaring. Posisikan diri di atas tubuhnya dalam posisi duduk. Kali ini, Bunda yang mengendalikan permainan. Kamu bisa mengendalikan tempo dan menyesuaikan kedalaman penetrasi sesuai keinginan. 
 
4. Posisi Duduk
Pada posisi ini, kamu dan suami sama-sama duduk. Mintalah suami duduk di kursi dan kamu duduk di atas paha suami dengan posisi berhadapan. Kelebihan dari posisi ini adalah kamu dan pasangan bisa saling menatap. Posisi ini paling mudah dilakukan saat kehamilan berada pada trimester pertama dan kedua karena ukuran perut yang belum terlalu besar.
 
5. Posisi Spoon
Pada posisi ini, kamu berbaring miring ke salah satu sisi. Angkat kaki kamu hingga ke perut. Biarkan suami berbaring di belakang Bunda. Suami dapat mengeksplor klitoris dengan tangannya yang bebas. Sebenarnya posisi ini juga bisa dilakukan ketika usia kehamilan pada trimester pertama dan kedua. Namun, saat miring ke salah satu sisi, perut kamu yang belum terlalu besar perlu diganjal menggunakan bantal agar posisinya lebih nyaman.
 
6. Posisi Doggy Style
Telungkuplah dengan tumpuan telapak tangan dan lutut pada tempat tidur. Suami akan melakukan tugasnya dari belakang dengan posisi berdiri di tepi ranjang atau berlutut di atas ranjang. Posisi ini membuat penetrasi sangat dalam sehingga kamu harus berkomunikasi jika merasa tidak nyaman. 
 
7. Posisi Scissors
Selayaknya gunting, kamu dan suami berada pada posisi berbaring dan saling berhadapan. Posisi ini akan membuat kamu dan pasangan lebih intim karena bisa saling menatap. 
 
8. Posisi Pelana Sisi
Posisi ini hampir sama dengan posisi scissors. kamu hanya perlu berbaring santai dalam posisi miring ke salah satu sisi dengan kedua kaki bertumpu pada tubuh suami. Sementara, suami juga berbaring dengan posisi menghadap kamu. Posisi ini tepat untuk kehamilan pada trimester pertama, kedua, maupun ketiga, selama kamu merasa nyaman. 
 
9. Posisi Berdiri
Berdirilah menghadap dinding dan letakkan kedua tangan di dinding. Posisi tangan boleh lebih tinggi dari kepala atau sejajar dengan bahu kamu, pilihlah mana yang nyaman untuk kamu. Pastikan kaki kamu terbuka sejajar dengan lebar bahu atau lebih lebar lagi. Suami akan melakukan penetrasi dari belakang seperti pada posisi doggy style. Posisi ini cocok untuk wanita hamil pada tiap trimester. Posisi berdiri bisa menjauhkan kamu dari rasa pusing saat berbaring telentang, sementara penetrasi dari belakang akan membebaskan perut kamu dari tekanan.
 
 
Sahabat hawa sudah pernah mencoba salah satu dari 9 gaya di atas belum?
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Source: Yesdoc 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s