Ingat! 5 Penyebeb Keguguran Ini Cuma Mitos lho

Ada berbagai mitos tentang kehamilan yang masih banyak dipercaya oleh ibu hamil lho. Salah satunya adalah beberapa mitos keguguran yang salah kaprah, namun masih banyak dipercaya lho. Padahal hal tersebut cuma mitos. Apa saja?
 
1. Olahraga Saat Hamil 
 
Tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk berolahraga. Sebaliknya, ibu hamil disarankan berolahraga atau melakukan aktivitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang. Ditandai dengan napas sedikit terengah-engah, namun masih bisa bercakap-cakap.
Sebagian besar olahraga aman bagi ibu hamil, tapi jangan berlebihan. Jika tidak yakin mana jenis olahraga yang aman, lakukanlah dengan pengawasan profesional.
 
2. Pernah Mengalami Keguguran
 
Keguguran pertama akan memicu keguguran berikutnya. Penyataan ini hanya mitos. Keguguran tidak akan menghalangi kehamilan sehat berikutnya. Kehamilan sehat dapat terjadi setelah 12 bulan terjadinya keguguran. Kamu tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mencoba hamil kembali. Wanita yang pernah mengalami keguguran berisiko sedikit lebih tinggi mengalaminya kembali. Namun peningkatan risiko ini tergolong kecil, dan hanya berlaku jika keguguran telah berlangsung sebanyak 2 kali atau lebih.
 
3. Hubungan Intim Saat Hamil 
 
Banyak anggapan bahwa berhubungan seksual saat hamil dapat menyebabkan keguguran. Pendapat ini sebenarnya hanya mitos. Kekhawatiran muncul terutama karena kepercayaan bahwa perdarahan dan kontraksi orgasme ketika berhubungan seksual akan meningkatkan risiko keguguran. Pada saat berhubungan seksual, janin tetap terlindung dalam rahim dan selaput ketuban. Selain itu, mulut rahim cukup panjang sehingga janin akan aman. 
 
4. Minum Kopi 
 
Minum kopi dipercaya berhubungan dengan keguguran. Ini tidak sepenuhnya benar. Konsumsi kafein dalam jumlah wajar, yaitu 200 mg sehari, tidak berkaitan dengan kesehatan kandungan. Namun kamu perlu mewaspadai minuman berkafein lainnya. Mungkin saja kamu tidak sengaja mengonsumsi minuman lain yang mengandung kafein. Segala sesuatu yang berlebihan tidaklah baik.
 
5. Sakit Ringan di Trimester Pertama 
 
Sakit ringan, seperti batuk, sinus, dan sakit perut tidak akan berpengaruh pada kesehatan kandungan. Pastikan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat apapun. Namun memang ada beberapa jenis penyakit yang perlu diwaspadai. Contohnya, demam tinggi yang berpeluang membahayakan kesehatan janin. Demikian pula dengan infeksi bakteri yang umumnya mengkontaminasi susu tanpa pasteurisasi dan makanan mentah (seperti, sushi). Cegahlah dengan menghindari konsumsi 2 jenis makanan tersebut. 
 
Persentase keguguran pada wanita sehat hanya sebesar 15 hingga 20 persen. Kamu tidak perlu cemas, menerapkan gaya hidup sehat akan mendukung kehamilanmu. Penuhi nutrisi selama kehamilan, pantau peningkatan berat badan, berolahraga secara teratur sesuai kemampuan, dan tidak lupa mengendalikan stres. Ingat bahwa ibu yang sehat adalah awal dari anak yang sehat pula.
Source: Yesdoc

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s