Ini 4 Kondisi Laki-laki Sulit Menghamili

Ada banyak faktor yang menjadi penyebab pasangan yang telah menikah sulit untuk memiliki keturunan. Namun kondisi tertentu tidak selalu bermasalah pada reproduksi wanita melainkan bisa juga terjadi pada masalah kesuburan pria. Sperma merupakan salah satu elemen penting yang juga harus dijaga kualitasnya agar proses pembuahan dapat berhasil hingga kemudian menjadi bakal janin. Diketahui bahwa Indonesia sekitar 50% gangguan kesuburan disebabkan karena faktor pria. Namun, 30% kasus infertilitas pada pria tidak diketahui penyebabnya. Yuk kenali 4 kondisi yang berkaitan dengan kesuburan pria dan dapat berpengaruh pada sulitnya menghamili pasangan berikut.

  1. Antibodi Antisperma

Kesuburan pria memang memegang peranan karena sperma yang sehat dan prima sangatlah diperlukan untuk menuju sel telur. Antibodi antisperma ini biasanya menyerang sperma saat sedang menuju sel telur. Untuk kasus antibodi antisperma ini biasanya menyerang sel sperma dimana peluang terjadinya kehamilan akan lebih kecil. Berkonsultasi dengan dokter spesialis akan membantu terapi seperti apa yang cocok untuk kasus ini sehingga penanganan yang tepat dan sesuai bisa didapatkan.

  1. Azoospermia

Masalah kesuburan pria selain antibody antisperma yang juga sulit menghamili pasangannya adalah azoospermia. Kondisi ini merupakan kondisi dimana sel sperma pada pria tidak berisi sperma melainkan kosong. Banyak penyebab yang terjadi mengapa azoospermia ini dapat terjadi. Untuk mengetahui kesuburan pria dengan kasus azoospermia harus diketahui penyebabnya secara mendalam melalui pemeriksaan medis. Bila pemeriksaan sudah dilakukan maka langkah berikutnya dokter akan menentukan terapi atau tindakan seperti apa yang akan dilakukan.

  1. Gangguan Hormon

Masalah gangguan hormon juga berpengaruh terhadap kesuburan pria. Umumnya gangguang hormon dan kesuburan pria ini disebabkan karena pengaruh rokok, narkotika, alcohol, antibiotic dan lainnya. Untuk itu pria juga disarankan untuk selalu menjaga pola hidup sehat. Sperma dengan kondisi yang prima tentu akan membantu sperma untuk menuju sel telur. Olahraga biasanya akan membantu meningkatkan kualitas sperma. Buah, sayur, suplemen vitamin lainnya juga membantu sperma semakin berkualitas. Jangan lupa untuk bagi waktu antara istirahat dan lakukan manajemen stress agar hidup menjadi terkontrol.

  1. Ejakulasi Retrograde

Dilansir liputan6, kondisi ini ejakulasi retrograde merupakan kondisi dimana sperma justru kembali masuk ke kandung kemih. Hal ini disebabkan karena sebelumnya pernah mengalami proses operasi di bagian kelamin. Untuk kasus ini, lebih terbuka bersama pasangan dan kembali konsultasikan pada dokter untuk merencanakan program kehamilan. Bagaimanapun kehamilan adalah usaha bersama antara suai dan istri. Jadi jangan takut untuk terbuka apapun masalah yang terjadi sehingga bisa dilalui bersama-sama.

Source: Berbagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s