Yes or No? Penyebab Bau Vagina Ini Sering Kamu Sepelekan!

Vagina wanita memang memiliki bau yang khas dan kondisi ini terjadi karena  terbentuknya lendir dan keberadaan berbagai bakteri yang menyebabkan vagina memiliki pH sebesar 4,5 dan menjadikannya bersifat asam. Namun lain hal bila vagina berbau menyengat bahkan seperti wabu busuk. Nah, jika sahabat hawa mendapati adanya bau tidak sedap pada vaginamu, sejumlah kondisi berikut mungkin dapat menjadi pemicunya. Apa saja?
1. Kurang menjaga kebersihan vagina
Salah satu penyebab vagina bau adalah kebersihan diri yang buruk. Area sekitar organ intim merupakan bagian yang rentan dipenuhi bakteri dan keringat. Terkadang, keringat yang bercampur dengan cairan dari vagina dapat menimbulkan bau yang khas.
Selain akibat kurangnya kesadaran untuk menjaga kebersihan diri, bau vagina yang tidak sedap juga dapat muncul akibat kebiasaan membersihkan diri yang salah, misalnya:
  • Membersihkan vagina dari arah belakang ke depan
  • Menunda buang air kecil setelah berhubungan seksual
  • Menggunakan sabun pembersih organ intim hingga ke bagian dalam vagina, padahal hal ini justru dapat mengubah pH di dalam vagina dan menyebabkan bau
  • Tidak segera mengganti pakaian dalam setelah banyak berkeringat
  • Mencuci pakaian dalam menggunakan produk detergen berpewangiLangsung mandi setelah berolahraga merupakan kebiasaan kurang tepat karena keringat yang terjebak pada permukaan organ intim dapat menyebabkan bau
2. Mengonsumsi Makanan Tertentu
Ungkapan bahwa ‘kamu adalah apa yang kamu makan’ mungkin benar adanya. Pasalnya, beberapa jenis makanan dapat menyebabkan timbulnya bau tidak sedap pada tubuh, termasuk vagina dan area sekitarnya.
Untuk menghindari bau vagina yang berasal dari makanan, kamu sebaiknya memperhatikan apa yang kamu makan dan tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan seperti:
  • Makanan tinggi kandungan gula
  • Makanan berbau tajam
  • Kari
  • Kopi
  • Bumbu dan rempah seperti bawang putih, bawang bombay, dan kunyit
  • Daging sapi
  • Daging ikan
3. Bacterial Vaginosis
Bacterial vaginosis (BV) terjadi akibat adanya ketidakseimbangan jumlah bakteri di dalam vagina. Bakteri di dalam vagina tumbuh secara tidak terkendali sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap. Bacterial vaginosis dapat terjadi pada setiap wanita, khususnya mereka yang termasuk dalam kelompok Wanita Usia Subur (WUS). Penyebab utama kondisi ini pun belum diketahui, tapi sejumlah aktivitas seperti hubungan seksual tanpa pengaman dan kebiasaan membersihkan vagina terlalu sering dapat menjadi pemicunya.
 
4. Infeksi Jamur
Infeksi jamur pada vagina dapat disebabkan oleh berbagai jenis jamur. Namun, umumnya vagina terinfeksi jamur jenis Candida albicans. Penyakit ini terjadi karena jumlah jamur jauh lebih banyak dibandingkan bakteri normal di dalam vagina.
Kondisi ini dapat terjadi akibat penggunaan antibiotik, kemoterapi, atau melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s