Ujian Rumah Tangga yang Mungkin Kamu Alami Saat Hamil Tua

Menjalani rumah tangga merupakan ibadah yang mulia dimata Tuhan. Namun pernikahan tak selalu berjalan lurus dan mulus. Ujian pernikahan pun bisa saja datang bagi yang baru menikah hingga yang sudah memiliki anak serta cucu. Pada dasarnya manusia memang diciptakan unik dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Hal ini harus ditanamkan dalam setiap datangnya ujian pernikahan. Hal ini agar meminimalisir emosional yang berlebihan sampai mengakibatkan perceraian. Namun terkadang justru ujian pernikahan juga muncul saat sang istri justru tengah hamil tua. Kalau sudah begini istri tidak boleh stress namun sebenarnya apa saja ujian pernikahan yang sering muncul disaat hamil tua?
 
1. Kerjasama
 
Ujian pernikahan yang juga sering muncul adalah soal kerjasama. Biasanya selama hamil muda dan hamil tua, perempuan akan menghadapi kesulit berbeda-beda. Bila diawal kehamilan akan sering morning sickness, di hamil tua justru ibu hamil akan merasa semakin berat membawa dan menopang tubuh. Untuk itu dibutuhkan kerjasama yang kuat antara suami istri. Ujian pernikahan selama hamil tua biasanya semakin terlihat perubahan fisik istri. Untuk itu para suami harus berusaha mengerti kondisi ini. Pastikan agar istri tidak kelelahan di hamil tua. Bantulah hal kecil seperti menyapu lantai atau sekedar menjemur pakaian. Bila suami lebih senang mencuci piring, lakukanlah. Setidaknya kontribusi positif dalam hal domestik istri dirumah bisa terbantu dan istri merasa lega.
 
2. Menghadapi Sifat Pasangan
 
Saat hamil, perempuan tentu akan mengalami perubahan mood yang turun naik. Ujian pernikahan yang juga sering muncul ketika suami terlalu cuek dan tidak peduli atau mungkin suami kelelahan setelah seharian bekerja. Untuk menghadapi sifat pasangan seperti ini disaat hamil tua memang dibutuhkan kesabaran. Baik sifatnya sepele maupun yang serius. Namun yang perlu diingat bahwa pertengkaran itu hal wajar namun jangan menjadi kebiasaan. KOmunikasikan selalu bersama pasangan disaat ada hal yang mengganjal. Katakan bila kondisi hamil tua istri justru membutuhkan suami disampingnya, mendampinginya, dan siaga menjelang lahirnya sang buah hati. 
 
3. Kondisi Finansial
 
Kondisi finansial merupakan hal yang cukup krusial dalam menjalani rumah tangga. Tak sedikit ujian pernikahan berujung perpisahan hanyak karena finansial. Padahal rezeki dalam pernikahan pun sudah ditentukan oleh yang maha kuasa. Disaat hamil tua, suami pasti berusaha mempersiapkan dana melahirkan hingga dana darurat. Hargailah setiap lelah dan jerih payahnya diluar rumah dengan doa. Mulailah melakukan perencanaan keuangan sebelum menetapkan diri akan melahirkan di rumah sakit atau bidan. Tentu biaya melahirkan di fasilitas kesehatan akan berbeda-beda. Sesuaikan dengan budget, kondisi, dan lebih realistis dalam menentukan rencana keuangan menjelang melahirkan. 
 
Bahkan jauh sebelum hamil pun kalau bisa sudah dipersiapkan dana darurat agar bisa mengurangi biaya lain yang tak terduga menjelang lahiran.
 
Source: Berbagai Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s