Mengapa ‘Drama’ Menantu VS Ibu Mertua Tak Kunjung Usai?

Setiap pernikahan selalu mengharapkan doa yang terbaik dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Namun tak bisa dipungkiri ujian rumah tangga pasti datang ditengah perjalanan pernikahan. Menikah memang bukan sekedar menyatukan dua insan manusia namun juga menerima seluruh keluarga. Ujian rumah tangga pun cukup beragam. Mulai dari bermasalah dengan suami, anak, hingga antara menantu perempuan vs mertuanya. Bahkan sebuah survey dari Universitas Wisconsin Stevens Point di Amerika Serikat memberi fakta bahwa 133 pengantin yang baru menikah, sang wanita merasa ada kecemasan terhadap hubungan mereka dengan sang ibu mertuanya. Dari survey tersebut terungkap bahwa mereka takut akan mertua yang berbicara hal buruk hingga terlalu jauh ikut terjun dalam masalah ujian rumah tangga anaknya. Yuk ketahui lebih dalam mengapa drama menantu vs ibu mertua ini tak kunjung usai.
 
1. Ibu Cemas Akan Kesejahteraan Hidup Anaknya
 
Seorang psikolog dari Cambridge University, Terri Apter juga menemukan ada 60% wanita yang merasakan timbulnya ketegangan dengan ibu mertua. Ujian rumah tangga ini juga nyata dirasakan ibu mertua karena merasa cemas akan kesejahteraan anaknya dimasa depan dalam membina rumah tangga. Untuk itu sebagai menantu perlu menyeimbangkan kekhawatiran ibu mertua. Misalnya memastikan bahwa setiap ujian rumah tangga merupakan hal biasa dan tanamkan juga bersama sang suami bahwa dalam kondisi susah maupun senang perlu dilalui bersama. Sehingga jangan perlihatkan kondisi sulit dihadapan ibu mertua. 
 
2. Ibu Mertua Takut Menantu Tak Bisa Masak
 
Mungkin statement ini terdengar lucu apalagi dijaman sekarang namun penelitian Terri mengungkapkan bahwa ada ibu mertua yang takut menantunya tak bisa masak. Ujian rumah tangga seperti ini perlu dikomunikasikan antara suami istri sebelum sampai ditelinga mertua. Bagaimanapun yang menjalani rumah tangga adalah Anda dan suami untuk itu berilah perhatian khusus. Bila ingin memulai masak juga tak ada salahnya. Toh memasak juga nantinya akan berguna kala kita sudah memiliki anak kan?
 
3. Jiwa Kompetetif
 
Ternyata ketegangan ibu mertua vs menantu perempuan semakin bertambah menjadi ujian rumah tangga juga lho. Karena pada diri wanita selalu ada jiwa persaingan. Keduanya berloma untuk jadi sosok yang lebih baik dalam mengurus suami serta anak-anak. Dari penelitian juga menyatakan bahwa wanita dilahirkan untuk memiliki jiwa kompetetif yang kuat dengan sesama. Dalam hal ini suami disarankan mampu menjadi penengah . Keduanya mencintai pria yang sama dimana satunya sebagai anak dan kita sebagai istri tentu mencintai suami sebagai pendamping hidup. Keduanya mencintai pria yang sama namun dengan cara yang berbeda.
 
 
 
 
Source: Berbagai Sumber 
 

Satu pemikiran pada “Mengapa ‘Drama’ Menantu VS Ibu Mertua Tak Kunjung Usai?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s