4 Mitos Perawatan Wajah Ini Jangan Dipercaya Ya!

Demi kulit yang mulus, seorang wanita dapat melakukan beragam cara. Mulai dari yang alami, hingga beragam bahan kimia. Tapi, seperti apakah perawatan wajah yang tepat? Agar tidak salah langkah, kamu perlu tahu ragam mitos perawatan wajah serta faktanya.
 
1. Jerawat Harus Dipencet Agar Sembuh 
 
Kalau ada jerawat yang tumbuh, kamu pasti tidak sabar ingin memencetnya, kan? Ternyata, tindakan mengeluarkan nanah dari dalam jerawat ini termasuk mitos perawatan wajah yang dapat memperburuk peradangan kulitmu. Memencet jerawat secara paksa agar pecah bisa menekan nanah semakin dalam ke bawah permukaan kulit. Peradangannya juga dapat menjadi lebih parah. Jadi, lebih baik biarkan jerawat hingga sembuh sendiri. Jika tetap ingin memencetnya, gunakan alat khusus untuk mengeluarkan nanah dari dalam jerawat. Jangan lupa untuk mensterilkan alat ini sebelum dan sesudah digunakan.
 
2. Lupakan Tabir Surya Saat Cuaca Sedang Mendung!
 
Tidak ada yang menjamin cuaca mendung membebaskan kulit wajahmu dari paparan sinar ultraviolet (UV). Faktanya, sinar UV tetap mampu menembus lapisan awan sekalipun pada cuaca mendung. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya di pagi dan siang hari dalam segala cuaca sangat penting untuk melindungi kulitmu. Pastikan kamu mengoleskannya tiap dua jam sekali, apalagi jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan. Gunakan tabir surya dengan yang mengandung setidaknya 30 SPF (Sun Protector Factor). Angka ini sudah cukup untuk melindungi kulitmu dari paparan sinar UV. Kamu tidak perlu memilih produk dengan kandungan SPF yang lebih tinggi karena keefektifannya akan sama saja.
 
3. Vitamin E Mampu Menghilangkan Bekas Luka
 
Vitamin E sering disebut memiliki efek untuk menyamarkan bekas luka. Tapi sayangnya, hal ini masuk ke dalam mitos perawatan wajah. Pasalnya, belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung hal ini. Pada sebagian orang, penggunaan vitamin E dalam bentuk oles berpotensi menyebabkan ruam gatal dan kemerahan pada kulit. Kondisi ini dikenal dengan istilah dermatitis kontak. 
 
4. Sering Scrubbing Membuat Wajah Halus 
 
Sebagian orang mungkin beranggapan kalau semakin sering melakukan pengelupasan sel kulit mati dengan pembersih khusus yang mengandung butiran scrub, maka akan membuat kulit lebih halus. Tapi, perlu dicatat bahwa anggapan di atas tidaklah tepat. Terlalu sering menggunakan scrub malah akan menghilangkan kelembapan alami dari wajah. Sebagai akibatnya, wajahmu akan menjadi kering. Butiran scrub juga bahkan bisa melukai kulitmu. Sebaiknya, gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu dan batasi penggunaan scrub. Ikuti juga petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan untuk hasil yang maksimal, ya!
Source: Yesdoc
 
 
 
 
 
 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s