Tips Promil Untuk Haid yang Tidak Teratur

Haid yang teratur biasanya terjadi setiap bulan atau memiliki siklus haid 21-35 hari. Bila siklus haid ini masih dalam rentang terseut maka organ reproduksi bekerja dengan normal. Dengan mengetahui siklus haid yang teratur, kita akan mengetahui masa ovulasi dan ini penting dilakukan untuk program hamil. Namun terkadang haid tidak teratur justru menjadi penghambat kehamilan. Meski begitu, wanita dengan haid tidak teratur tetap memiliki potensi untuk hamil meski proses penentuan masa suburnya lebih sulit. Berikut tips program hamil untuk haid tidak teratur.
 

 
1. Hindari Stres
 
Cara cepat hamil bagi yang memiliki haid tidak teratur adalah menghindari stres. Bila tekanan mental ini mengganggu akibatnya akan stres yang akan mengganggu produksi hormon esterogen dan progesteron. Ketidakseimbangan hormon ini tentu akan berakibat pula pada siklus haid tidak teratur. Sangat penting mengatur dan mengelola stres. Lakukan kegiatan seperti “me time” dan lakukan hobi yang menyenangkan. Melalui olahraga, tubuh juga akan terhindari dari stres, merasa lebih segar, dan stamina lebih kuat sehingga tehindar dari stres.
 
2. Konsumsi Makanan Bergizi
 
Nutrisi yang tepat akan selalu dibutuhkan tubuh kita. Nutrisi dan gizi yang berkualitas ini mempengaruhi siklus haid. Konsumsi makanan bergizi juga merupakan cara cepat hamil yang cukup efektif. Cobalah untuk hindari minuman beralkohol, rokok, hingga minuman bersoda. Konsumsi makanan seperti buah segar dan sayur yang kaya akan nutrisi. Misalnya sayuran hijau seperti bayam yang kaya akan zat besi hingga asam folat. Kacang-kacangan yang juga kaya vitamin E yang baik untuk mengatur hormon esterogen, hingga buah-buahan seperti mangga, jeruk, hingga alpukat yang juga kaya akan asam folat. 
 
3. Konsultasikan Ke Dokter
 
Baik istri maupun suami selalu mencari cara cepat hamil yang efektif. Namun yang perlu diingat adalah kehamilan dapat terjadi karena kesehatan reproduksi suami dan istri. Alangkah baiknya konsultasikan pada dokter mengenai organ kandungan hingga melakukan tes kesuburan. Pemeriksaan hormon reproduksi seperti kadar hormon esterogen dan progesterone sampai pemeriksaan Anti-Mullerian Hormone (AMH). Pemeriksaan ini untuk mengetahui jumlah sel telur sesuai dengan usia. 
 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Berbagai Sumber 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s