Mitos Aneh yang Masih Banyak Dipercaya Orang Hingga Kini

Scroll down to content

Kebanyakan masyarakat masih banyak yang percaya bahwa banyak pertanda yang merupakan mitos namun masih tetap dipercaya. Mitos seringkali dikaitkan dengan kejadian yang ada disekitar dan banyak orang percaya tidak percaya akan hal tersebut. Beberapa percaya bahwa mungkin kejadian itu hanya mitos namun sudah tersebar luas dan masih membekas sehingga mudah dipercaya hingga kini. Faktanya memang banyak yang masih percaya akan mitos tersebut. Berikut mitos yang masih dipercaya dan dianggap pertanda tertentu oleh masyarakat hingga kini.

Kupu-Kupu Masuk Rumah

Mitos kupu-kupu masuk rumah masih banyak dipercaya oleh masyarakat hingga kini. Kupu-kupu yang masuk kerumah seringkali diartikan sebagai akan kedatangan tamu. Tamu ini bisa kerabat, keluarga, sahabat hingga orang terdekat. Meskipun kupu-kupu masuk kerumah seringkali tidak terlalu mengganggu namun tak sedikit juga sebenarnya yang tidak nyaman bila ada kupu-kupu masuk kerumah.

Burung Gagak di Atap Rumah

Burung gagak memang selalu dikaitkan dengan hal-hal mistis. Meski terdengar hanya mitos namun banyak yang percaya bahwa kehadiran burung gagak ini menjadi tanda bahwa salah seorang penghuni rumah akan mengalami sakit yang parah bahkan mengalami hal buruk hingga meninggal dunia. Mitos ini memang terdengar lucu dijaman sekarang namun masih dipercaya kuat oleh sebagian orang.

Ayam Berkokok di Sore & Malam Hari

Mitos ayam berkokok juga cukup dipercaya hingga kini. Orang tua jaman dulu mempercayai jika ada ayam berkokok di sore atau malam hari akan datang wabah penyakit. Tidak sedikit yang percaya mitos ini menandakan akan adanya wanita yang hamil di luar nikah dilingkungan tersebut. Di beberapa daerah, mitos ayam berkokok ini sebagai pertanda akan adanya pencurian/perampokan.

Hmm apa Sahabat Hawa masih ada yang percaya dengan mitos ayam berkokok ini?

2 Replies to “Mitos Aneh yang Masih Banyak Dipercaya Orang Hingga Kini”

  1. Kuy Gabung di Bolayo

    Minimal deposit 50ribu
    Bonus Member 30%
    Bonus Harian 5%
    Aman & Terpercaya
    hanya di sini

    bolayo.com

    Whatsapp kami
    +6282321807397

    Suka

  2. Saya belum mendapatkan bahasa Madura yang pas untuk kata “mitos” sebagaimana dimaksud dalam tulisan ini. Sekilas, karakteristik kalimat yang diucapkan oleh orang Madura tentang ini seperti mengandung karakteristik saloka/seloka; yaitu, mengandung arti konotatif dan denotatif (peyorative meaning). Namun, jika ditilik lebih mendalam, perbedaan antara kalimat “mitos” dan saloka sangatlah kentara. Saloka hanya memiliki makna konotatif, sedangkan “mitos” yang berupa petuah-petuah tersebut memiliki maknadua-duanya (denotatif dan konotatif) sekaligus.

    Ada beberapa jenis “mitos” sebagaimana dimaksud dalam tulisan ini (bisa dibaca dalam tulisan saya di: sastramadura.wordpress.com yang aku kelola baru-baru ini. Di antaranya: 1) “Mon badha kakapper maso’ ka amper otaba roma, tandhana bakal andhi’a tamoy; 2) Mon badha mano’ ke’-keke’: a) mon sowarana abak maba, tandhana badha maleng onjangan ban ella semma’; b) mon abak tenggi, tandhana malengnga laggi’ jau, abak-rembak sakanca’an; 3) Ja’ neng-ennengngan e bang-labang, Bing! Senga’ ta’ paju lake; 4) Ja’ ngakan toro’ dhari tengnga otaba dhari jauna, bali’ kala’ dhari adha’anna (semma’na). Manna pagi’, bila la ba’na andhi’ gaji, gaji se bakal dhateng ekala’ ka’adha’!; dan lain sebagainya.

    Sementara, saya menyebutnya sebagai “petuah-petuah leluhur” atau “mitos” sebagaimana diistilahkan dalam tulisan ini. Serius, saya ingin mengkaji lebih dalam (atau, melakukan riset ilmiah) kaitannya dengan nilai-nilai moral serta pesan religius yang dikandung di dalamnya dalam bentuk tulisan ilmiah yang serius. Tapi, ya itu tadi, belum saya dapatkan kata yang pas untuk mengatakannya secara “tulis”.

    Barangkali ada teman2 yang pernah mendengar, apa kata yang pas untuk mengistilahkan “mitos” sebagaimana dimaksud dalam tulisan ini?

    Kontak saya di: soemardaparanggana@gmail.com 👌

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: