Masalah Kesehatan yang Menghantui Saat Trimester 3 Kehamilan

Masalah kesehatan wanita hamil bermacam-macam, terutama pada trimester ketiga kehamilan.  Tak hanya menjaga janin yang ada dalam kandungan, bunda juga wajib menjaga kesehatan fisik. Karena bisa saja jenis-jenis masalah kesehatan berikut ini menghantui kamu saat trimester tiga kehamilan. apa saja?
 
1. Preeklampsia
Preeklampsia adalah gangguan tekanan darah yang terjadi saat hamil. Gangguan ini biasanya ditandai dengan pembengkakan kaki, sering pusing, jantung terasa terus berdebar, dan munculnya protein pada urine. Kondisi ini harus segera diatasi agar tidak terjadi masalah pada ibu dan bayi seperti kejang saat persalinan hingga kematian.
 
2. Diabetes gestasional
Diabetes gestasional kerap terjadi pada wanita mulai trimester kedua dan berlanjut hingga trimester ketiga kehamilan. Gula darah yang terlaku tinggi berisiko tingkatkan cedera saat persalinan dan operasi Caesar. Hindari kondisi ini dengan mengatur asupan gula dan karbohidrat.
 
3. Masalah plasenta
Plasenta juga bisa menyebabkan gangguan pada janin yang sedang tumbuh dan ibu. Gangguan pertama terjadi saat plasenta menutup serviks sehingga wanita sering mengalami perdarahan selama kehamilan. Selanjutnya plasenta juga bisa lepas sebelum waktunya. Kondisi ini menyebabkan suplai oksigen dan nutrisi terganggu.
 
4. Memicu persalinan prematur
Pada kondisi tertentu wanita bisa mengalami peningkatan persalinan prematur. Kondisi ini bisa terjadi sebelum bayi memasuki usia ke-37 minggu.
 
5. Ketuban pecah
Ketuban pecah bisa menyebabkan masalah pada janin. Biasanya dokter akan menyarankan ibu untuk opname atau kalau kandungan sudah di atas minggu ke-34 persalinan dengan Caesar harus segera dilakukan. Persalinan dini harus dilakukan untuk menghindari adanya gangguan pada janin. Ketuban pecah bisa mengganggu asupan oksigen sehingga janin bisa berisiko alami kematian.
 
6. Bayi mengalami gagal tumbuh
Bayi bisa mengalami gagal tumbuh selama berada di dalam kandungan. Kondisi ini bisa muncul karena ada gangguan pada plasenta dan juga salahnya kebiasaan hidup dari ibu seperti sering merokok dan mengonsumsi alkohol. Perbanyak konsumsi buah dan sayuran. Lakukan olahraga secara rutin juga agar kesehatan meningkat.
 
7. Persalinan melebihi waktu lahir normal
Normalnya bayi akan lahir setelah melewati bulan kesembilan. Minggu ke-37 ke atas bayi akan lahir dengan sendirinya. Kalau seorang ibu tidak kunjung melakukan persalinan hingga minggu ke-42, induksi harus segera dilakukan. Melebihi minggu ke-40, fungsi plasenta akan menurun. Akibatnya suplai oksigen di dalam tubuh akan mengalami penurunan dan berisiko sebabkan kematian.
 
 
 
 
 
Source: Doktersehat 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s