10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Merawat bayi baru lahir bukanlah hal yang mudah, apalagi jika Anda baru pertama kali menjadi seorang ibu. Pertanyaan pun bermunculan di kepala sang ibu. Misalnya berapa kali bayi harus dimandikan dalam sehari? Kenapa bokong bayi sering terlihat berwarna merah? Apakah kita perlu membersihkan lidah bayi? Dan lain-lain. Nah, kalau sahabat hawa mengalami hal serupa, maka tips di cara merawat bayi bawah ini sangat penting untuk sahabat hawa simak ya.

Merawat Bayi yang Baru Lahir

Merawat bayi baru lahir merupakan pekerjaan penuh dengan ketelitian. Bayi baru lahir harus mendapatkan perlakukan yang ekstra dari ibu agar ia bisa tumbuh sehat dan cerdas. Jadi, perlakuan istimewa apakah yang bisa Sahabat Hawa lakukan pada bayi baru lahir? Simak tips berikut ini ya:

  1. Berikan ASI untuk makanan utama bayi baru lahir

Air susu ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi baru lahir, karena ASI mengandung colostrum dan zat-zat penting lainnya yang bagus untuk imunitas dan tumbuh kembang bayi.

anak bingung puting

  1. Menjaga kebersihan badan, pakaian, dan tempat tidur bayi

Menjaga kebersihan badan bisa dilakukan dengan cara memandikan atau menyeka bayi baru lahir dua kali sehari. Gunakan produk-produk khusus bayi yang aman, mulai dari sabun mandi, shampo, bedak, dan tisu basah. Untuk pakaian, pastikan dicuci terlebih dahulu sebelum dipakai. Cuci pakaian bayi dengan deterjen cair khusus bayi karena tidak menyisakan residu di pakaian yang menjadi penyebab iritasi kulit dan hindari penggunaan softener. Pastikan kamar tidurnya bersih dan sirkulasi udaranya berfungsi sempurna.

  1. Merawat tali pusat bayi baru lahir

Tali pusat bayi akan terlepas dengan sendirinya dalam waktu 4 hari, namun pada kondisi tertentu lepasnya tali pusat bisa lebih lama, yakni 1 bulan. Perawatan bayi memang harus hati-hati, terutama merawat tali pusat. Maka tak heran ini merupakan hal yang sangat sulit untuk ibu baru. Intinya, tali pusat harus dijaga kebersihannya agar bayi terhindar dari risiko infeksi.

  1. Kosmetika bayi

Tak hanya dewasa, perawatan bayi baru lahir juga memerlukan kosmetika. Kosmetika bayi banyak macamnya, ada baby bath, baby shampoo, baby oil, baby lotion, baby powder, baby cream, baby cologne dan hair lotion. Sebenarnya tidak semuanya dibutuhkan oleh bayi, jadi bijaksanalah dalam memilih. Apa pun mereknya, gunakan produk yang sudah teruji secara klinis atau Clinical Proven Mild (CMP). Jika bayi yang baru lahir bereaksi negatif saat dipakaikan kosmetika tertentu, misalnya timbul bercak-bercak merah di kulit, maka kemungkinan bayi alergi pada kandungan kosmetika tersebut. Hentikan pemakaian.

Beralihlah pada kosmetika bayi yang bebas bahan kimia (green product).Hindari juga menggunakan produk pengharum atau pelembut pakaian. Bahan kimia di dalamnya terlalu “kuat” dan bisa mengiritasi kulit bayi yang baru lahir.

  1. Jaga kehangatan tubuh bayi

Cara merawat bayi baru lahir berikutnya. Bayi harus dalam kondisi hangat, karena ia masih berada dalam masa penyesuaian setelah beberapa bulan berada dalam kandungan ibu yang hangat. Untuk menjaga kehangatan tubuhnya, Anda bisa memakaikan bedong bayi, sarung tangan dan kaki, serta topi. Ada pendapat untuk menghangatkan bayi, maka bisa dipakaikan gurita? Hal ini tidak sepenuhnya benar, karena penggunakan gurita justru membuatnya susah bernapas. Namun, jika ibu berniat menggunakan pada bayi baru lahir, usahakan untuk tidak mengikatnya terlalu kencang.

  1. Perhatikan kuku bayi baru lahir

Kuku bayi baru lahir memang masih lembut dan tipis, sehingga membuat orang tua tidak tega untuk memotongnya. Demi menjaga kesehatan bayi, perawatan bayi harus diperhatikan. Sebaiknya Anda memotong kuku bayi dengan alat pemotong khusus untuk bayi baru lahir. Terkadang bayi suka memasukkan tangan ke dalam mulut. Bayi yang berkuku panjang juga bisa melukai kulitnya yang lembut.

  1. Perhatikan pakaian dan popok bayi

Yang tak kalah penting saat merawat bayi, segera ganti pakaian apabila kotor atau lembap, begitupun dengan popoknya. Segera bersihkan daerah bokong dan kemaluan bayi setelah BAB atau BAK.

  1. Siasati hal yang dibenci bayi

Kebanyakan bayi tidak suka acara lepas-pakai baju, mandi, keramas, diberi obat tetes mata dan tetes hidung. Bisa-bisa dia mengamuk! Solusinya, lakukan kegiatan ini dengan cepat, namun tetap hati-hati. Alihkan perhatian bayi dengan mengajaknya bercakap-cakap, memberi pelukan dan ciuman.

  1. Ritual tidur

Total waktu tidur bayi baru lahir adalah 16 jam sehari, dengan tidur malam yang gelisah, diselingi beberapa kali bangun. Setelah usia 5 minggu, barulah bayi memiliki pola tidur tetap, yaitu tidur lebih awal di malam hari dan terbangun 2-3 kali di tengah malam. Ritual tidur bisa membantu bayi tidur lebih cepat dan berkualitas.

Tahapannya, mandikan bayi dengan air hangat yang sudah ditetesi baby bath, pijat bayi dengan baby oil atau lotion, setelah itu ciptakan suasana tenang di kamar tidurnya. Anda bisa membacakan dongeng, menyanyikan lagu Nina Bobok atau membubuhi bayi dengan baby powder. Gunakan produk bayi yang harumnya menenangkan, namun aman dan teruji secara klinis atau Clinically Proven Mild (CMP).

  1. Mainan bayi

Fungsi mainan tidak hanya menghibur tetapi juga mengenalkan bayi pada berbagai bentuk dan melatih otot matanya agar lebih terfokus. Untuk itu, pilihlah mainan dengan warna-warna cerah. Mainan bergerak dan berbunyi (musical mobile) yang digantung di tempat tidur akan merangsang indra penglihatan dan pendengaran bayi.

Beruang Teddy yang lembut menyenangkan bayi saat ia merabanya. Rattle, mainan genggam yang berbunyi jika digoyang, juga menghibur dan melatih indra bayi. Tetapi tidak selalu harus mainan mahal, lho! Bayi juga sangat terhibur melihat pantulan dirinya di cermin, bayangan di tembok dan tetes hujan. Dan, tentu saja tidak ada yang lebih menggembirakan bayi dibanding saat ia bermain dengan ayah dan ibunya.

Sahabat Hawa, itulah tips cara merawat bayi yang baru lahir, semoga bermanfaat!

Source : Doktersehat

Satu pemikiran pada “10 Cara Merawat Bayi Baru Lahir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s