Hindarin Minum Jamu Saat Hamil! Ini Bahayanya

Jamu memang salah satu minuman tradisional Indonesia yang terbuat dari rempah-rempah. Rempah-rempah ini berfungsi untuk kesehatan tubuh. Perlu diketahui jamu memang baik, namun untuk ibu hamil sebaiknya menghindari minum jamu.
Menurut dr. Dyan Mega Inderawati dari KlikDokter, ibu hamil sebaiknya menghindari minum jamu tradisional. Ini karena komposisi yang ada di dalam jamu tersebut tidak terjamin benar. Makin berbahaya jika ibu hamil meminum jamu tradisional kemasan. “Konsumen tidak tahu persis apa komposisi jamu tradisional, walaupun produsen biasanya bilang mengandung bahan-bahan alami, ada beberapa jamu yang justru mengandung steroid, bahan kimia yang biasanya ada di dalam obat,” ujar dr. Mega
 
Di sisi lain, dr. Mega menyarankan lebih baik membuat jamu sendiri daripada beli di pasaran. Khusus untuk jamu tradisional kemasan, dr. Mega mengatakan, kadang kala ada produsen yang curang dengan tidak mencantumkan komposisi aslinya.
“Lebih baik Anda bikin sendiri saja, itu malah akan lebih terjamin dibanding jamu-jamu tradisional yang ada di kemasan, karena biasanya produsen tidak mencantumkan bahan sebenarnya yang terkandung dalam jamu tersebut,” tegas dr. Mega.
Bagi yang belum mengenal steroid. Steroid adalah salah satu bahan aktif yang dipakai dalam dunia pengobatan untuk meredakan peradangan pada penyakit tertentu. Dosis dan jenis steroid sangat bervariasi, dan peresepannya juga berbeda pada masing-masing kasus penyakit dan kondisi individu.
Berikut bahaya steroid menurut dr. Mega apabila dikonsumsi orang biasa atau ibu hamil secara terus-menerus:
– Memicu kambuhnya nyeri lambung
– Meningkatkan risiko infeksi
– Penambahan berat badan
– Moon face atau berwajah bulat seperti bulan
– Pengeroposan tulang
– Peningkatan risiko katarak dan glaukoma pada mata
– Peningkatan risiko darah tinggi, diabetes, dan penyakit jantung.
Jika masih ingin mengonsumsi jamu, buat jamu sendiri di rumah atau bisa konsultasikan ke dokter untuk diskusikan lebih lanjut sesuai kondisi kesehatanmu.
Sumber: klikdokter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s