Ups! Bolehkah Berhubungan Intim Saat Keputihan?

Scroll down to content

Setiap wanita selalu mengalami keputihan. entah karena dari faktor makanan maupun hormon. Keputihan merupakan suatu kondisi keluarnya cairan bening dari vagina. Hal ini berkaitan dengan hormon kesuburan wanita, yaitu hormon estrogen. Ketika seorang wanita sedang mengalami keputihan, apakah boleh berhubungan intim dengan pasangan? Sebelum menjawab pertanyaan ini, mari ketahui hal-hal seputar keputihan.

083945500_1520694728-Bolehkah-Berhubungan-Intim-saat-Keputihan-By-VGstockstudio-shutterstock.jpg

Keputihan sendiri terbagi menjadi dua jenis, yaitu keputihan fisiologis atau normal dan patologis atau abnormal. Umumnya, keputihan fisiologis terjadi saat 2 minggu menjelang masa haid, saat kehamilan, ataupun pada penggunaan pil KB hormonal. Sedangkan keputihan patologis biasanya terjadi akibat infeksi bakteri, jamur, atau parasit.

Ketika mengalami keputihan, bolehkan berhubungan intim?


Masalah bisa timbul ketika sedang mengalami keputihan, Anda dan pasangan ingin melakukan hubungan intim. Perlu Anda ketahui, sebenarnya cairan yang keluar saat keputihan memiliki beberapa fungsi, salah satunya sebagai pelumas ketika berhubungan intim.

Pada keadaan normal, produksi lendir keputihan berkisar antara 2-5 ml per hari. Namun, saat ada rangsangan seksual, produksi lendir keputihan dapat bertambah banyak, mengingat fungsinya sebagai pelumas. Jadi, selama keputihan yang Anda alami bersifat fisiologis atau normal, maka tentu boleh saja berhubungan intim dengan pasangan.

Ketika cairan yang keluar dari vagina Anda memiliki tanda-tanda keputihan abnormal, jangan sekali-kali mencoba untuk melakukan hubungan intim. Selain rasa tidak nyaman yang dapat timbul saat berhubungan intim, pasangan Anda juga bisa tertular penyakit menular seksual (PMS) bila memang keputihan abnormal yang Anda alami disebabkan oleh infeksi. Bila sudah menulari pasangan, pastinya Anda dan pasangan harus sama-sama diobati hingga tuntas.

Tentu saja keputihan abnormal bisa membuat Anda khawatir ketika ingin berhubungan intim dengan pasangan. Oleh karena itu, agar terhindar dari keputihan abnormal, Anda bisa mencoba beberapa cara di bawah ini:

  • Pastikan area vagina selalu bersih, dengan cara membilas dengan air yang hangat. Selalu bilas vagina dari sisi depan ke belakang.
  • Keringkan area vagina dan sekitarnya setelah melakukan pembasuhan seperti setelah mandi, buang air kecil, atau buang air besar.
  • Hindari kebiasaan membersihkan vagina dengan produk pembersih area kewanitaan, seperti cairan, spray, dan bedak. Cara-cara pembersihan vagina tersebut dapat menyebabkan terganggunya keseimbangan flora normal di area vagina, yang pada akhirnya dapat memberi kesempatan kepada kuman jahat untuk berkembang biak.
  • Jangan menggunakan celana (termasuk celana dalam) yang terlalu ketat. Pastikan mengganti celana dalam setiap hari.
  • Gunakan celana dalam yang bahannya menyerap keringat seperti katun.

Nah itu dia informasi mengenai keputihan baik atau tidaknya untuk melakukan hubungan intim, Sahabat Hawa saat kamu melakukan hubungan intim dengan suami apakah dalam kondisi keputihan yang meningkat?

Sumber FHAWA

Ads 3

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: