Kurma Muda Sebagai Penyubur Kandungan? Baca Fakta Medisnya dulu Sebelum Membeli

Scroll down to content

Kurma tidak hanya laris dijadikan santapan berbuka puasa. Bagi banyak pasangan yang ingin punya momongan, buah asal Jazirah Arab ini dipercaya dapat membantu meningkatkan kesuburan agar cepat hamil. Namun, yang dikonsumsi bukanlah buah kurma kering yang berwarna cokelat, melainkan kurma muda dengan warna sedikit kuning kehijauan. Apa kata dunia medis soal klaim manfaat kurma muda untuk mempercepat promil?

shutterstock_685464670.jpg

Kandungan nutrisi dalam buah kurma muda

Di negara asalnya, kurma muda lebih dikenal dengan sebutan kurma Rutab. Kurma Rutab sendiri sebenarnya merupakan kurma yang masih setengah matang. Rasanya tidak terlalu manis dan memiliki tekstur yang agak lunak. Berbeda dengan kurma tua alias kurma Tamar yang sudah matang sempurna, memiliki rasa manis, dan teksturnya lebih lembek serta agak liat.

manfaat-kurma-700x467.jpg

Secara umum, kurma muda mengandung lebih sedikit kalori dan gula ketimbang kurma tua. Per 100 gram kurma tua kering mengandung 284 kalori, sementara kurma muda dengan takaran yang sama mengandung 142 kalori. Di sisi lain, kandungan air, serat, dan protein dari kurma muda jauh lebih banyak daripada kurma kering.

Namun baik kurma yang muda maupun tua sama-sama mengandung mineral penting bagi tubuh. Beberapa mineral yang terkandung dalam buah kurma di antaranya kalium, mangan, magnesium, dan tembaga. Tak hanya itu. Kurma juga menyediakan asupan kalsium, zat besi, vitamin K, vitamin B6, folat, serta antioksidan seperti karoten, fenolik, avanoid, dan anthocyanin.

Konsentrasi zat mineral dan antioksidan terbanyak terbanyak tersedia pada kurma muda. Pasalnya, senyawa kimia akan terus berkurang seiring dengan tingkat kematangan buah.

Kurma muda belum terbukti untuk kesuburan

shutterstock_201822853-700x467.jpg

Banyak orang percaya bahwa kurma muda (Rutab) bisa membantu meningkatkan kesuburan wanita. Tak heran jika banyak wanita yang tergoda iklan untuk mengonsumsi kurma jenis ini agar bisa cepat hamil. Sayangnya, sampai saat ini belum ada penelitian sahih yang benar-benar berhasil membuktikan klaim manfaat kurma muda tersebut.

Penelitian yang ada justru menunjukkan bahwa kurma terbukti membantu memperlancar proses persalinan. Hal ini berdasarkan sebuah penelitian dari Jordan University of Science and Technology terbitan Journal of Obstetrics and Gynaecology. Dari penelitian tersebut diketahui bahwa wanita yang rutin makan kurma selama hamil tua dilaporkan menjalani persalinan normal yang lebih lancar tanpa perlu diinduksi medis oleh dokter.

Namun, penelitian ini pun tidak menyebutkan secara spesifik jenis kurma yang digunakan, entah itu kurma muda atau kurma tua.

Manfaat lain kurma muda untuk kesehatan

Sampai saat ini manfaat kurma muda untuk kesuburan memang belum bisa dipastikan secara ilmiah. Menariknya, kurma muda justru menawarkan berbagai manfaat lain yang tak kalah menyehatkan. Berikut beberapa manfaat kurma muda yang sayang untuk dilewatkan:

1. Menstabilkan gula darah

Bagi Anda yang memiliki riwayat penyakit diabetes, kurma jenis ini bisa jadi pilihan terbaik untuk membantu menstabilkan gula darah. Ya, seperti yang sudah dijelaskan di atas. Kurma muda mengandung gula yang lebih sedikit ketimbang kurma tua.

Tak hanya itu, kandungan serat yang melimpah pada kurma jenis ini juga dapat membuat Anda merasa kenyang lebih lama. Hal ini mencegah Anda makan berlebihan yang pada akhirnya dapat memicu kenaikan gula darah.

2. Meningkatkan kekebalan tubuh

Kurma terbukti mengandung sifat antioksidan dan antimutagenetik yang baik untuk tubuh. Kabar baiknya, kurma muda mengandung lebih banyak antioksidan. Alhasil, kurma ini dinilai lebih efektif untuk menangkal radikas bebas sekaligus membantu meningkatkan sisitem kekebalan tubuh.

Bahkan, masyarakat Timur Tengah sudah terbiasa untuk mengonsumsi kurma di pagi hari secara rutin saat perut kosong. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk detoksifikasi tubuh secara alami untuk menghilangkan berbagai racun-racun di dalam tubuh.

Tak berhenti di situ, antioksidan dalam kurma juga dapat melindungi berbagai penyakit kronis, termasuk kanker dan penyakit jantung.

3. Melancarkan pencernaan

Kandungan serat yang tinggi pada kurma jenis ini juga dapat membantu melancarkan pencernaan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan Anda. Jika pencernaan Anda dalam keadaan yang baik, maka Anda dapat terhindar dari berbagai gangguan pencernaan, seperti diare atau sembelit.

Bahkan, serat dalam kurma ini juga dapat membantu tubuh Anda menyerap nutrisi dari makanan. Alhasil, asupan nutrisi dalam tubuh Anda bisa digunakan secara efektif.

4. Memenuhi kebutuhan cairan

Jika Anda merasa haus atau bahkan dehidrasi, mengonsumsi kurma muda mungkin bisa membantu memenuhi kebutuhan cairan Anda. Pasalnya, kurma segar mengandung lebih banyak air ketimbang kurma yang sudah melalui proses pengeringan.

5. Membantu menurunkan berat badan

Anda berencana untuk menurunkan berat badan? Mengonsumsi kurma muda bisa jadi solusinya. Ya, kandungan serat yang tinggi ditambah kalori yang rendah membuat buah ini bisa jadi salah satu camilan sehat dalam menu diet untuk menurunkan berat badan Anda.

Sumber Hello Sehat

ads 6 alt1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: