Selingkuh Ternyata Bikin Ketagihan?

Scroll down to content

Selingkuh kiranya masih jadi permasalahan klasik yang terus terjadi hingga hari ini di sebuah hubungan percintaan. Sebab si dia mendua pun sangat mungkin beragam dan mungkin tak pernah Anda duga sebelumnya.

049161800_1542953796-1.jpg

Mungkin awalnya hanya coba-coba, tapi beberapa orang menganggap bahwa selingkuh berefek kecanduan. Benarkah?

Dirangkumkan Fimela.com, sebuah penelitian dari Universitas Denver, Amerika, mengungkapkan bahwa orang yang pernah selingkuh pada hubungan pertama ternyata tiga kali lebih mungkin mengulangi perbuatan tersebut.

Yang lebih mengejutkan, korban perselingkuhan pada hubungan pertama juga akan cenderung melakukan ‘kecurangan’ serupa. Lantas, mengapa selingkuh bisa jadi lingkaran tak berkesudahan?

Mengapa Selingkuh Bikin Ketagihan?

048923500_1556619298-heather-mount-607549-unsplash.jpg

Menurut penelitian yang sama, saat selingkuh, otak akan memproduksi hormon dopamin. Saat selingkuh biasanya orang akan merasakan bahagia dan nyaman. Inilah saat hormon dopamin yang menyebabkan sifat kecanduan keluar dalam otak.

Penelitian menunjukkan bahwa orang yang selingkuh bisa mengulanginya lagi, tetapi tidak selalu. Ada pula yang bertobat dan tak mengulangi perselingkuhan. Orang yang berselingkuh bisa berubah seiring kemahiran mengendalikan emosi.

hawa promo blog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: