Cara Cepat Untuk Melatih Anak Terlambat Berbicara

Scroll down to content
Sahabat Hawa Apakah anak mu terlambat berbicara?
Screenshot_2.png
 
Terlambat bicara adalah gangguan tumbuh kembang yang sering dikeluhkan oleh para orang tua. Biasanya terlambat bicara pada anak usia 1,5 tahun. ia belum bisa mengucapkan kata secara konsisten. misalnya seperti memanggil mama, papa, itu, mana, makan, ini. Pada usia 2 tahun biasanya anak sudah mampu merangkai kata-kata sederhana pereti mama mana dan sebagainya.

Jika anak sudah memasuki usia 2-3 tahun belum bisa bicara dengan lancar atau hanya bisa mengucapkan beberapa potongan kata saja, kemungkinan anak tersebut mengalami keterlambatan bicara.
 
Untuk mengatasi anak yang terlambat bicara, ada banyak hal yang bisa dilakukan oleh orang tua, di antaranya:
 
Aktif mengajak anak berkomunikasi

Suara adalah rangsangan terbaik bagi anak untuk melatih pendengaran dan membantunya berbicara. Ketika anak sudah mulai bisa mendengar dan melihat secara jelas, orang tua harus mulai aktif mengajak anak berkomunikasi. Ajaklah anak berinteraksi kapan saja dan di mana saja. Jangan lupa tatap matanya saat anak mulai aktif mengoceh dan buat diri Anda seekspresif agar anak Anda tertawa dan mengeluarkan suara.
Aktif bertanya

Jika anak sudah mulai mengeuarkan respon, tanggapi dengan baik apa pun reaksi anak. Pertegas ucapan anak dengan mengajukan pertanyaan yang lebih banyak sehingag memungkinkan anak untuk memberikan respon.

Ajari lewat permainan

Dengan mengajarinya sambil bermain, anak akan lebih tanggap atas apa yang Anda ucapkan. Mendongeng berbagai cerita dan mendengarkan musik dapat merangsang perkembangan otaknya. Untuk membuat anak semakin semangat, Anda dapat mengajaknya berjoget dan bertepuk tangan. Permainan sepertu kartu bergambar atau flash card juga efektif untuk melatih kemampuan bicara anak.
Ajak anak bersosialisasi
Mengajak anak bersosialisasi membuat anak terbiasa untuk bertemu dengan banyak orang selain keluarganya di rumah. Hal ini dapat membuat anak cepat belajar dari anak lainnya dari segi cara bermain, berbicara dan berinteraksi.
Berlatih meniup 

Meniup dapat membantu menguatkan otot wajah dan mulut yang banyak digunakan saat bicara. Selain itu meniup juga dapat mengurangi risiko anak cadel karena otot bicara yang belum matang.

Lakukan terapi
Jika sampai usia 3 tahun anak belum juga menunjukkan tanda-tanda bicara dengan jelas dan masih terbata-bata, maka sebaiknya Anda segera membawanya ke terapis. Jika hal ini dibiarkan, maka anak akan rentan mengalami stres dan tantrum karena sulit untuk memahami kemauan mereka.
 
Semoga informasi diatas bermanfaat 🙂 Jika Sahabat Hawa ingin sharing-sharing silahkan tulis di kolom komentar ya 🙂
 
Sumber FHAWA

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

ads-11alt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: