Hal-hal yang Harus Mama Lakukan untuk Merawat Bayi Prematur di Rumah

Scroll down to content

Screenshot_23.png

Sahabat Hawa, Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kandungan mencapai 37 minggu. Karena lahir terlalu cepat, maka organ-organ tubuh bayi prematur, khususnya paru-paru, belum cukup matang untuk menjalankan fungsinya. Risiko gangguan kesehatan pun menjadi tinggi untuk mereka.

Gangguan kesehatan yang umum dialami si Kecil yang lahir prematur adalah gangguan mata dan kulit yang berwarna kuning terutama pada hari ke-2 hingga hari ke-14 setelah kelahiran, kadar gula darah turun (hipoglikemia), anemia, dan serangan penyakit infeksi.

1. Pertahankan suhu tubuh bayi dengan menggendong cara kanguru


Cara ini bertujuan agar kulit Mama bisa bersentuhan langsung dengan kulit si Kecil.

Dengan begitu, metode kangguru ini bermanfaat dalam menjaga panas tubuh si Kecil, meningkatkan kesehatannya, mendorong bayi menyusu dengan baik, dan juga dapat meningkatkan ikatan antara orangtua dan si Anak.

2. Memerhatikan posisi tidur si Kecil

Pastikan si Kecil yang terlahir prematur tidur telentang, tidak miring, atau tengkurap. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) yang lebih umum terjadi pada bayi prematur.

3. Berikan ASI eksklusif

Meskipun Mama mengalami kesulitan dalam menyusui bayi prematur, namun Mama jangan menyerah dan merasa kecil hati untuk tetap memberikan ASI. Jika si Kecil kesulitan dalam menjangkau puting susu Mama, untuk mencukupi asupan ASI, Mama bisa memberikan ASI perah yang ditempatkan di botol khusus untuk bayi prematur.
 
4. Lebih intensif memantau perkembangan dan pertumbuhan Si Kecil

Setelah si Kecil diperbolehkan pulang ke rumah, maka tugas penting bagi Mama untuk tetap mengontrol pertumbuhan dan perkembangannya. Mama harus rutin membawanya kontrol ke dokter setelah beberapa hari atau minggu ia diperbolehkan pulang ke rumah.

5. Melengkapi kebutuhan imunisasi dan vaksin

Pemberian vaksin dan imunisasi ini diperlukan untuk si Kecil yang lahir secara prematur untuk melindunginya dari serangan berbagai penyakit serius.
Umumnya, dokter sangat menyarankan si Kecil yang lahir prematur agar diberikan vaksin flu ketika mencapai usianya enam bulan.

6. Membatasi aktivitas bayi

Tanda si Kecil kelelahan misalnya hilangnya kontak mata, terlihat sering mengantuk, tangannya seperti menolak, menguap berlebihan, badannya menjadi kaku dan menjadi sangat rewel.
Karena jika si Kecil yang lahir prematur sering kelelahan akan membuat daya tahan tubuhnya menurun. Setelah ia berusia 2 tahun, tubuh bayi prematur akan menjadi lebih kuat dan sama seperti perkembangan anak pada usianya.
 

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

fb ads 2

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: