Waspada! 6 Alasan ini Ibu Hamil Harus Menjalani Tindakan Kuret

Scroll down to content

Screenshot_34.png

Kuret atau kuretase adalah tindakan yang sering dilakukan pada wanita yang mengalami keguguran dan untuk membantu diagnostik para dokter. Prosedur ini dilakukan karena berbagai alasan. Paling umum, kuret dilakukan untuk membantu menentukan penyebab perdarahan uterus yang abnormal.


Alasan Kenapa Harus Kuret

Tidak hanya keguguran, ada beberapa alasan mengapa atau kapan kuret harus dilakukan pada wanita, berikut di antaranya:

1. Keguguran, aborsi, & persalinan

Tindakan kuretase dapat dilakukan sebagai pilihan untuk kasus keguguran, tindakan kuretase pada abortus atau aborsi, dan setelah persalinan. Ini dilakukan untuk membersihkan sisa jaringan plasenta (ari-ari) yang tertinggal atau sisa jaringan janin di dalam rahim setelah proses keguguran, aborsi dan persalinan.

Pada kasus keguguran atau tertinggalnya jaringan plasenta setelah persalinan, jaringan yang tertinggal dalam dinding rahim akan menimbulkan hambatan pada rahim untuk berkontraksi. Akibatnya bila rahim tak bisa berkontraksi, rahim tidak bisa menutup pembuluh darah yang terbuka sehingga perdarahan terus terjadi.

Selain itu jaringan sisa ini merupakan tempat berkembang biaknya kuman, sehingga infeksi mudah terjadi. Dengan dilakukan tindakan kuretase maka semua jaringan yang menganggu akan dikeluarkan dan rahim dapat berkontraksi sempurna sehingga perdarahan pun berhenti dan infeksipun terhindar.

2. Membantu diagnosa

Tindakan ini dapat digunakan sebagai cara untuk membantu diagnosa suatu penyakit rahim misalnya perdarahan per vaginam yang tak teratur.

3. Perdarahan

Perdarahan per vaginam yang hebat dan lama atau perdarahan hebat setelah menopause bisa menjadi alasan dilakukannya tindakan kuretase.

4. Kanker rahim, Infeksi, & kesuburan

Kuret adalah tindakan yang dilakukan sebagai kecurigaan akan kanker endometriosis atau kanker rahim, infeksi rahim, dan pemeriksaan kesuburan (infertilitas).

5. Hamil anggur

Mola hidatidosa atau hamil anggur adalah kehamilan abnormal atau kehamilan yang gagal. Hamil anggur ini berupa tumor jinak yang disebabkan kegagalan pembentukan janin. Kondisi ini diperlukan kuret dengan tindakan operasi pengangkatan jaringan yang abnormal. Ini adalah metode penanganan hamil anggur yang sering disarankan.

Hamil anggur jika dibiarkan akan menimbulkan kematian akibat perdarahan.

6. Polip rahim

Polip rahim adalah pertumbuhan yang berbentuk bulat atau lonjong di dinding dalam rahim yang meluas ke dalam rongga rahim. Polip rahim ini biasanya jinak, meskipun beberapa bersifat kanker. Tindakan kuretase dapat perdilakukan dengan operasi pengangakatan untuk menghilangkan polip rahim.

Sahabat Hawa apakah kamu memiliki pengalaman tersendiri mengenai kuret kehamilan? silahkan sharing di kolom komentat ya

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

46063172_2137490566285231_1885947721953574912_n

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: