7 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Pasutri Saat Program Hamil

Scroll down to content

tak-kunjung-hamil-kapan-harus-periksa-ke-dokter-171110u_3x2

Adakah disini bunda Hawa yang sedang menjalani program kehamilan? mimin kira banyak yah..

Sebenarnya bagi kamu yang belum berkesempatan mendapat tiket ‘H’ dan Saat ini sedang merencanakan kehamilan melalui program hamil, ada beberapa kesalahan yang kerap dilakukan oleh pasangan suami istri. Hati-hati ya Sahabat Hawa..

Meski dianggap sepele, kesalahan-kesalahan ini juga bisa memengaruhi peluang hamil kamu, lho.

Oleh sebab itu, sebaiknya perhatikan lagi seperti apa kebiasaan dan aktivitas sehari-hari kamu dengan suami. Termasuk kebiasaan dalam hal hubungan intim.

1. Hubungan intim tidak teratur

1. Hubungan intim tidak teratur

Salah satu kesalahan utama yang dilakukan oleh pasangan suami istri saat program hamil adalah jadwal hubungan intim yang tidak teratur.

Nah, untuk menghindari kesalahan ini, cobalah untuk melakukan hubungan intim sekitar 2-3 kali seminggu. Ini guna mendapatkan peluang yang lebih besar untuk berada di waktu yang tepat, dibandingkan jika Sahabat Hawa melakukannya sekali saja dalam seminggu.

2. Menggunakan pelumas atau cairan lubrikasi

3. Menggunakan pelumas atau cairan lubrikasi

Sampai saat ini apakah Sahabat Hawa dan suami masih terbiasa menggunakan pelumas atau cairan lubrikasi saat berhubungan intim? Jika ya, sebaiknya coba ubah dulu kebiasaan ini, ya.

Sebagian besar cairan lubrikasi tidak ramah sperma dan dapat mengurangi peluang Sahabat Hawa untuk bisa hamil. Pada dasarnya, vagina sudah mampu menghasilkan cairan lubrikasi sendiri yang berfungsi ‘mengantarkan’ sperma mencapai sel telur.

3. Menunda cek ke dokter

2. Menunda cek ke dokter

Jangan anggap remeh pentingnya berkonsultasi ke dokter saat merencanakan program hamil. Terutama jika Sahabat Hawa dan Suami berusia di bawah 35 tahun dan belum kunjung dikaruniai momongan setelah menikah minimal satu tahun.

4. Selalu menyalahkan pihak perempuan

5. Selalu menyalahkan pihak perempuan

Sudah menjadi pemikiran yang membudaya bahwa ketika pasangan suami istri belum diberikan momongan, maka kesalahan sudah pasti ada pada istri.

Akibatnya, pemeriksaan dan tindakan pengobatan pun hanya dilakukan pada pihak perempuan saja. Padahal kenyataannya tidak selalu demikian.

Masalah terkait sistem reproduksi dan kesuburan juga bisa dialami oleh laki-laki. Maka dari itu, saat melakukan konsultasi ke dokter pun, seharusnya suami juga ikut.

5. Menjalani gaya hidup tak sehat

4. Menjalani gaya hidup tak sehat

Penting untuk dicatat bahwa kesehatan Sahabat Hawa dan Suami memainkan peran penting dalam menentukan peluang hamil. Oleh sebab itu, menerapkan gaya hidup sehat pun menjadi perlu diutamakan.

6. Tidak memanfaatkan masa subur

7. Tidak memanfaatkan masa subur

Banyak pasangan suami istri yang tidak menyadari bahwa waktu terbaik untuk melakukan hubungan intim adalah 3-5 hari sebelum ovulasi dan pada hari ovulasi.

7. Fokus hanya pada satu posisi saja

6. Fokus ha satu posisi saja

Tak sedikit pasangan suami istri yang berpikiran bahwa hanya satu atau dua posisi saja saat bercinta yang bisa meningkatkan peluang hamil. Sementara posisi lainnya dianggap kurang berpengaruh.

Juga diyakini bahwa setelah berhubungan intim, istri harus menjaga pinggulnya tetap berada dalam posisi tinggi.

Padahal kenyataannya setelah ejakulasi, sperma mampu berenang dengan sendirinya menuju serviks dan memasuki saluran tuba (tuba fallopi).

Wah, ternyata 7 kesalahan diiatas harus segera diperhatikan ya Sahabat Hawa, sharing di kolom komentar yuk!

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

ads-11alt

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: