6 Larangan untuk Ibu Hamil dengan Plasenta Previa

Scroll down to content
dexter-chatuluka-oyvzbtxjrla-unsplash-1f70468f9a2e2ad9e0af33751833ca18.jpg
Plasenta previa menjadi salah satu masalah kehamilan yang membahayakan, terutama di trimester kedua dan ketiga. Oleh sebab itu, jika didiagnosis dengan plasenta previa, Sahabat Hawa perlu ekstra hati-hati.
 
Plasenta umumnya terletak di samping atau di atas rahim, namun bisa saja organ ini terletak di bawah rahim. Akibatnya, plasenta pun jadi menutup leher rahim. Kondisi ini disebut sebagai plasenta previa.
 

Pada tahap akhir kehamilan, plasenta previa dapat menyebabkan komplikasi serius. Terutama jika yang terjadi adalah previa lengkap atau total, di mana plasenta menutup serviks sepenuhnya.

1. Berhubungan intim dan penetrasi

1. Berhubungan intim penetrasi

Dikutip dari American Pregnancy Association, berhubungan intim hingga penetrasi menjadi salah satu aktivitas yang sebaiknya dihindari dulu pada ibu hamil dengan plasenta previa.

Sebab saat terdiagnosis dengan kondisi ini, ibu hamil menjadi lebih rentan mengalami perdarahan. Oleh sebab itu, ada baiknya Sahabat Hawa berdiskusi dulu dengan Suami untuk menemukan jalan tengah terbaiknya, ya.

2. Melakukan aktivitas terlalu berat

2. Melakukan aktivitas terlalu berat

Bedrest menjadi salah satu kebutuhan ibu hamil dengan plasenta previa, terutama menjelang persalinan. Ini untuk menghindari terjadinya perdarahan dan komplikasi lainnya.

Jadi, sebaiknya hindari dulu melakukan aktivitas yang terlalu berat. Misalnya mengangkat benda berat, terlalu lama beraktivitas dan tidak istirahat, serta jalan kaki terlalu jauh.

3. Stres dan banyak pikiran

3. Stres banyak pikiran

Stres dapat memicu ketidakseimbangan hormon serta masalah kesehatan lainnya yang dapat mengganggu kesehatan ibu hamil.

Selain itu, saat stres cenderung akan menjadi susah tidur, tidak mau makan dan bahkan menjadi tertutup dengan orang lain. 

4. Memaksakan diri melakukan persalinan normal

4. Memaksakan diri melakukan persalinan normal

Saat terdiagnosis dengan plasenta previa maka sebaiknya proses persalinan dilakukan melalui operasi caesar. Hindari memaksakan diri melakukan persalinan normal. Namun sebelumnya Sahabat Hawa, tetap diskusikan dengan dokter ya.

5. Melakukan perjalanan jauh

5. Melakukan perjalanan jauh

Travelling memang menyenangkan, tetapi saat terdiagnosis dengan plasenta previa sebaiknya hindari dulu ya, Sahabat Hawa. Terutama saat sudah dekat dengan waktu perkiraan persalinan.

6. Makan makanan pedas dan tidak bergizi

6. Makan makanan pedas tidak bergizi

Memenuhi kebutuhan nutrisi saat hamil tidak boleh diabaikan, terutama jika Sahabat Hawa terdiagnosis dengan plasenta previa. hindari makanan pedas dan tidak mengandung nutrisi sehat, misalnya seperti junk food.

Sharing di kolom komentar yuk!

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

fb ads4.jpg

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: