Pasca Melahirkan Normal, Kapan Boleh Berhubungan Intim?

Scroll down to content
Screenshot_19.png
Sahabat Hawa pasti bertanya-tanya apakah boleh cepat-cepat melakukan hubungan suami istri lagi setelah melahirkan normal??
Berhubungan intim menjadi cara untuk mendekatkan hubungan percintaan antara suami dan istri. Namun bagaimana jika sang istri baru saja melahirkan??
 
Kondisi pasca persalinan memang sering sekali menghilangkan gairah kita untuk melakukan seks. Bahkan, beberapa perempuan tidak berhubungan intim setelah melahirkan normal karena takut akan terjadi hal yang membahayakan.
 
Terutama bagi Sahabat Hawa yang melahirkan normal dan kekhawatiran karena baru saja mengalami jahitan.
 
Bolehkan Berhubungan Intim Setelah Melahirkan?


Sebagai perempuan yang habis melahirkan, wajar memang jika Sahabat Hawa merasa enggan berhubungan seks karena rasa lelah, sakit pada luka  operasi, atau kurangnya istirahat karena menjaga si kecil. Selain itu, adanya produksi ASI juga ternyata mampu mengurangi gairah seks Sahabat Hawa dalam berhubungan intim.

Pada umumnya, berhubungan intim setelah melahirkan sebenarnya sah-sah saja jika dilakukan setelah masa nifas habis. Hal ini penting karena luka pada rahim membutuhkan waktu untuk pulih kembali.

Pada umumnya, masa nifas menghabiskan waktu sekitar kurang lebih 3 minggu. Pasalnya, jika dipaksakan, hubungan seks bisa menimbulkan rasa sakit pada Sahabat Hawa serta infeksi rahim atau kelamin. Jadi, jika Papa sayang istri, pastikan Sahabat Hawa dalam kondisi yang memungkinkan dan siap untuk melakukan hubungan seks kembali.

Hubungan Intim Pasca Melahirkan Normal dan Caesar

 

Pada umumnya dokter melarang perempuan berhubungan intim setelah melahirkan hingga 4 atau 6 minggu. Hal ini dikarenakan waktu tersebut merupakan waktu yang dibutuhkan perempuan untuk pulih pasca melahirkan. Namun, bagi perempuan yang melahirkan dengan proses operasi caesar, episiotomi, atau yang lainnya, mereka umumnya akan membutuhkan waktu pulih yang lebih lama. Bahkan, setelah 6 minggu pun mereka masih sering merasakan rasa sakit atau tidak nyaman saat berhubungan seks.
 

Ketika ingin melakukan hubungan intim, ada baiknya untuk menghindari pemberian seks oral kepada istri, terlebih jika suami mu melakukannya di bulan pertama setelah melahirkan. Hal ini sangat berbahaya karena dapat membuat rahim serta vagina terinfeksi.

Selain itu, adanya bakteri juga mampu menyebabkan penyakit serius yang berujung kematian. Pasalnya, saat melakukan seks oral, terkadang ada udara yang masuk ke pembuluh darah bagian rahim, sehingga menyebabkan emboli udara.

Pada payudara istri, jangan kaget jika sewaktu melahirkan akan ada ASI yang keluar. Kondisi ini normal terjadi dan sebaiknya Sahabat Hawa memeras ASI terlebih dahulu sebelum berhubungan seks.

Nah, itulah beberapa hal yang harus Sahabat Hawa dan suami ketahui tentang berhubungan intim setelah melahirkan. Ketika melakukan hubungan seks.

Sahabat Hawa punya pengalaman tersendiri? ceritakan di kolom komentar yuk!

Sumber FHAWA


Hawa Sahabat Terbaik Wanita Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: