Hasil Tes Positif tapi Tidak Hamil, Kok Bisa?

Scroll down to content
027889300_1563844897-Hasil-Tes-Positif-Tapi-Tidak-Hamil-Kok-Bisa-By-Studio-Number-94-Shutterstock.jpg
Sahabat Hawa, kalau kamu sedang menjalankan program hamil dan melihat dua garis merah di testpack pasti gembira sekali! Namun hasil tersebut belum tentu 100 persen akurat loh.
Seorang wanita bisa saja dapat hasil testpack positif, tetapi saat cek USG ternyata dirinya tidak hamil.
 
keakuratan testpack menggunakan urine dinilai 90 persen akurat. Terlebih jika tes dilakukan pertaman kali saat bangun pagi ketika urine lebih terkonsentrasi dan mengikuti instruksi dalam kemasan.
 
Lantas, jika hasil testpack Sahabat Hawa negatif, Apakah tetap ada kemungkinan untuk hamil? Tentu saja! jika :
  • Testpack sudah melewati tanggal kadaluwarsa
  • Pengujian terlalu cepat
  • Penggunaan testpack salah
  • Sedang mengonsumsi obat obatan tertentu seperti obat diuretik atau antihistamin
  • Urine terlalu encer (tidak pekat) karena minum banyak cairan sebelum melakukan tes
Hasil tes kehamilan “Positif Palsu”

Sahabat Hawa tau gak sih? ada juga loh  seorang wanita yang mendapat hasil tes “Positif Palsu”. yaitu konsisi dimana testpack 2 garis merah namun sebenarnya anda tidak hamil. hasil ini bisa didapat jika:
 
  1. Hamil Kimia
Hamil kimia terjadi ketika sel telur yang sudah dibuahi (embrio) tidak mampu untuk menempel di dinding rahim, tumbuh, dan berkembang. Kondisi ini bisa terjadi akibat banyak hal seperti: kurangnya hormon progresteron, adanya jaringan parut, kelainan pada rahim, dan sebagainya.
 
  2. Hamil ektopik
Kehamilan ektopik adalah kehamilan yang terjadi di luar rahim, biasanya di dalam tuba falopi. Kondisi ini terjadi ketika embrio embrio tetap berada di tuba falopi di tengah-tengah perjalanan ke rahim. Selain itu, kehamilan ini juga bisa terjadi di mulut rahim, ovarium, bahkan ruang abdomen (perut).

Situasi kehamilan ini tidak bisa menjadi kehamilan yang normal, bahkan dikategorikan menjadi salah satu kegawatan dalam kehamilan. Gejalanya berupa: nyeri tajam di perut, pinggang, perdarahan (dari ringan hingga berat) dari vagina, hingga pingsan.

  3. Ada darah atau protein dalam urine 

Ada beberapa kondisi medis yang juga bisa memberikan hasil test pack positif palsu, seperti infesi saluran encing, penyakit ginjal, kista ovarium, kanker ovarium dan masalah kelenjar pituitari.

  4. Keguguran

Keguguran yang baru terjadi juga dapat menyebabkan hasil tes kehamilan positif palsu akibat lambatnya penurunan kadar hormon hCG. Hormon tersebut tetap berada pada darah dan urine hingga usia 6 minggu pada akhir kehamilan.

   

  5. Konsumsi obat-obatan tertentu

Konsumsi beberapa jenis obat juga bisa mengakibatkan hasil tes “positif palsu” di test pack. Misalnya obat penenang, antikonvulsan, hipnotik, dan beberapa obat kesuburan.

Apakah Sahabat Hawa pernah mengalaminya?

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

Screenshot_17

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: