7 Hal yang Masih Dipercaya Ibu Hamil, Padahal ini Cuma Mitos Lho!

Scroll down to content

Saat hamil, berbagai informasi akan Sahabat Hawa terima. Baik dari orangtua, internet maupun dari lingkungan sekitar. Banyaknya informasi ini sayangnya tidak dibarengi dengan sumber yang akurat. Akibatnya, mitos-mitos pun ikut beredar dan masih dipercaya sampai saat ini. Duh!

Maka dari itu, agar kesehatan kandungan tetap terjaga dan Sahabat Hawa tetap bisa santai menjalani kehamilan, tetap cermat pilih-pilih sumber informasi ya.

Jika Sahabat Hawa ragu, tak ada salahnya menyediakan waktu berkonsultasi dengan dokter.

Berikut 7 hal yang masih dipercaya tentang kehamilan, padahal hanya mitos belaka:

1. Makan lebih sedikit

1. Makan lebih sedikit

Saat hamil, ada ibu hamil yang dengan sengaja mengurangi porsi makan agar berat badannya tak naik berlebihan. Kebiasaan seperti ini sebaiknya diubah ya, Sahabat Hawa.

Ahli menyebutkan bahwa saat hamil Sahabat Hawa justru dianjurkan untuk tetap menjaga porsi makan.

Tidak perlu dikurangi atau ditambah secara ekstrem.

Jika Sahabat Hawa dengan sengaja mengurangi waktu atau porsi makan agar berat badan tak naik berlebihan, maka kamu justru berisiko mengalami perubahan kadar gula darah yang ekstrem juga.

2. Tak boleh minum kopi

2. Tak boleh minum kopi

Sebenarnya sah-sah saja kalau Sahabat Hawa tetap mau minum kopi saat hamil.

Yang penting, perhatikan jenis dan porsinya ya.

American College of Obstetricians and Gynecologists menyebut bahwa secangkir kopi atau teh per hari masih aman dikonsumsi ibu hamil.

Sahabat Hawa tetap perlu tahu, kadar kafein dalam kopi berbeda-beda bergantung pada jenis biji kopi yang digunakan dan berapa lama kopi diseduh.

Misalnya, kopi hitam memiliki kafein yang lebih tinggi dibandingkan kopi yang dicampur dengan susu.

3. Dilarang makan keju

3. Dilarang makan keju

Sahabat Hawa hobi makan keju?

Jangan khawatir, kamu masih bisa menikmatinya saat hamil.

Ya, nyatanya Mama tak perlu benar-benar menghindari semua keju saat tengah berbadan dua.

Beberapa jenis keju masih tetap aman, kok, untuk untuk dikonsumsi.

Jenis keju yang bisa menjadi pilihan. di antaranya keju cheddar.

Keju jenis ini umumnya aman karena sudah dipasteurisasi.

Sebaliknya, keju lain keju Brie, feta dan keju susu kambing sebaiknya dihindari dulu ya

4. Harus makan sebanyak-banyaknya

4. Harus makan sebanyak-banyaknya

Saat hamil berarti harus makan untuk berdua dan dobel porsi: ini cuma mitos.

Ada Si Kecil dalam tubuh bukan berarti kemudian Sahabat Hawa harus makan dalam porsi dua kali lebih banyak dari biasanya.

Rata-rata ibu hamil hanya membutuhkan sekitar 300 kalori ekstra per harinya.

Hindari makan berlebihan ya, apalagi sampai perut terasa begah dan terlalu kenyang.

Hal ini justru bisa memicu obesitas dan dapat mempengaruhi kesehatan kamu dan si Kecil.

5. Tak boleh makan seafood

5. Tak boleh makan seafood

Salah satu mitos yang populer di kalangan ibu hamil adalah larangan untuk mengonsumsi seafood atau makanan yang bersumber dari hewani laut.

Nyatanya, seafood justru sangat baik dikonsumsi Ibu Hamil.

Misalnya ikan mengandung protein dan asam lemak omega 3, yang memiliki manfaat dalam proses perkembangan utama bayi.

Namun demikian, tetap cermat memilih jenis ikan yang dikonsumsi ya.

US Food and Dug Administration menjelaskan bahwa beberapa jenis ikan memang sebaiknya tak dikonsumsi secara berlebihan oleh ibu hamil karena kandungan merkurinya, seperti ikan tuna dan marlin.

Khusus untuk Sahabat Hawa penggemar sushi, sebenarnya aman saja untuk tetap mengonsumsinya.

Tapi ingat ya, sushi yang kamu makan harus dimasak dengan matang sempurna.

6. Tak perlu olahraga

6. Tak perlu olahraga

Hamil bukan berarti kamu tak perlu olahraga, lho. Rutin melakukan aktivitas fisik dan olahraga justru baik karena dapat membantu mengendalikan berat badan dan menyiapkan tubuh menghadapi persalinan.

Tapi Sahabat Hawa perlu ingat bahwa sebaiknya hindari olahraga yang terlalu berat.

Hindari juga latihan fisik yang mengharuskan kamu berbaring telentang ya.

Ini karena posisi tersebut berisiko mengurangi aliran darah ke otak dan rahim.

7. Hindari mandi air hangat

7. Hindari mandi air hangat

Seringkali disebutkan bahwa ibu hamil sebaiknya tak mandi air hangat karena dapat dirasakan oleh si Kecil.

Nyatanya, selama suhu air yang digunakan masih hangat suam-suam kuku dan wajar, maka mandi air hangat aman dilakukan loh.

Kegiatan ini justru bisa membantu melancarkan peredaran darah dan membuat Sahabat Hawa lebih rileks.

Sebelum mempercayai sebuah informasi, jangan ragu untuk mencari sumber yang tepat dan berkonsultasi dengan dokter.

Hal ini penting untuk mencegah Sahabat Hawa jadi stres dan jadi tak nyaman menjalani kehamilan.

Mitos di nomor berapa saja yang pernah Sahabat Hawa percayai?

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

Screenshot_17

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: