Vagina Terasa Nyeri Luar Biasa? Hati-Hati, Ketahui Penyebab Vulvodynia

Scroll down to content
ciri-ciri-perempuan-hiperseks-7-81f4d1aacb01abb217744dbff3078385.jpg
Sahabat Hawa pernahkah kamu merasa Vagina terasa nyeri? jangan disepelekan ya Sahabat Hawa. Karena hal Ini bisa mengganggu aktivitas kamu loh. 
 
Sebagian orang bahkan ada yang sampai tidak bebas berjalan karena mengalami nyeri yang sudah sangat hebat.
Sebenarnya apa yang terjadi? Mengapa bisa vagina terasa nyeri dan membuat sangat tidak nyaman. Simak penjelasan hawa App berikut ini ya.

1. Gejala nyeri vagina

Vagina terasa nyeri dan tidak kunjung hilang biasa disebut vulvodynia. Beberapa orang menemukan gejala seperti rasa gatal dan panas. Tapi tidak semua orang mengalami gejala serupa. Berikut ini adalah gejala lainnya yang perlu kamu perhatikan:

  • Nyeri vagina di segala tempat

Rasa sakit mungkin terasa di seluruh bagian kelamin, tanpa terkecuali. Bisa juga bila rasa sakitnya berpindah-pindah, di saat yang berbeda. Bahkan tanpa tersentuh atau ditekan vagina bisa terasa nyeri begitu saja.

  • Nyeri vagina di tempat tertentu

Nyeri vagina hanya muncul di satu area yang sama, misalnya bukaan vagina atau labia (bibir vagina). Biasanya nyeri diikuti dengan sensasi perih seperti terbakar. 

Jenis vulvodynia yang satu ini umumnya muncul hanya kalau ada pemicunya, seperti berhubungan seks atau duduk kelamaan.

Bisa juga karena pakaian dalam kamu lembab atau basah dan kamu duduk kemudian ada gesekan berulang seperti mengenakan pakaian dalam basah setelah itu kamu mengendarai motor beberapa saat. Kamu bisa saja menyalami nyeri pada vagina.

2. Penyebab nyeri vagina

Berikut adalah ragam kemungkinan yang bisa menimbulkan rasa nyeri pada organ intim perempuan.

  • Kejang otot
  • Perubahan hormon (bisa karena kehamilan)
  • Gangguan atau cedera saraf
  • Mengalami kekerasan seksual
  • Duduk terlalu lama dan tergesek-gesek
  • Pernah operasi peremajaan vagina (vaginoplasty)
  • Alergi atau iritasi terhadap bahan kimia tertentu
  • Peradangan di area vagina
  • Pernah kena penyakit menular seksual
  • Sering kena infeksi ragi vagina
  • Sering minum obat antibiotik
  • Aktivitas fisik seperti bersepeda atau naik kuda
  • Mengenakan pakaian atau celana terlalu ketat

Perhatikan juga hal sederhana yang bisa menyebabkan vulvodynia tanpa kamu sadari seperti penggunaan celana yang terlalu ketat dan duduk terlalu lama.

3. Cara merawat vagina nyeri karena vulvodynia

 

Vulvodynia bisa disembuhkan dengan diobati. Jaga kebersihan organ intim, hindari memakai pakaian dalam yang lembap dan hindari memakai celana yang terlalu ketat.

Selain pengobatan dari dokter, sebenarnya kamu juga dianjurkan untuk melakukan beberapa perawatan untuk mencegah nyeri kambuh. Kamu sebaiknya tidak menggunakan sabun pembersih kewanitaan dan pembalut yang mengandung parfum atau bahan kimia keras. 

Saat bercinta, lakukan pemanasan yang hebat agar penetrasi tidak membuat vagina kamu kembali terasanyeri. Jika diperlukan gunakan pelumas.

Supaya otot-otot dan saraf di sekitar organ kelamin tidak tegang dan kaku, lemaskan dengan melakukan senam kegel secara rutin. Kompres dengan air hangat, dan sesekali gunakan dres atau rok pendek untuk memberikan sirkulasi yang aman sepanjang hari. Itulah cara merawat vagina yang terasa nyeri karena vulvodynia. 

Apakah Sahabat Hawa pernah mengalami hal yang sama?

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

imgpsh_fullsize_anim (7)

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: