Resiko di Balik Seks Sebelum Menikah yang Tidak Orang Ketahui

Scroll down to content

Screenshot_15.png

Sahabat Hawa, ketika kamu Berbicara mengenai seks seringkali dianggap tabu oleh sebagian orang benar tidak? Malu malu dan sungkan bertanya. Mungkin berbicara tentang hal ini sudah dimulai pada remaja usia 17 tahun.. namun sayangnya tidak ada edukasi lebih.

Sangat jarang sekali remaja yang membahas mengenai  esukasi seks, padahal ada baiknya bertanya langsung pada orang tua ataupun para pengajar.

Di Indonesia sendiri, edukasi seks masih tergolong minim, apalagi dijadikan salah satu mata pelajaran. Kalaupun dibahas, hanya sebatas fungsi reproduksi.  bener gak Sahabat Hawa? Maka, Nggak heran jika beberapa remaja melakukan eksperimen atau coba-coba atas dasar keingintahuan mereka yang tinggi.

Ada beberapa kekeliruan ketika mengajarkan mengenai edukasi seks di Indonesia. Seperti hanya dijelaskan tentang reproduksi saja, satu kali penjelasan saja, dijelaskan di depan umum, nggak ada penjelasan tentang dampak emosional yang ditimbulkan dan masih banyak lagi.

Hubungan Badan (Seksual) dengan lawan jenis sejatinya merupakan ilmu ilmiah yang harus kamu pelajari loh. Namun tetap saja ada batas usia, harus ada edukasi lebih juga dampak apa yang akan terjadi dikemudian hari jika melakukan nya di umur yang sangat dini terlebih kepada remaja yang diluar pernikahan. duh jangan sampe deh!

Ini Dia Risiko di Balik Seks Sebelum Menikah yang Jarang Disadari

Efek yang paling jelas terlihat adalah risiko kehamilan yang nggak direncanakan. Sebenarnya banyak yang sudah menyadari efek yang satu ini. Kebanyakan hanya menyadari sebatas dampak sosial saja. Padahal, di balik itu semua, ada efek tersendiri setelah kehadiran anak. Selain dampak sosial, dampak psikis dan fisik juga akan dialami.

Ini Dia Risiko di Balik Seks Sebelum Menikah yang Jarang Disadari

Secara biologis, ketika seseorang melakukan hubungan seks, tubuh akan mengeluarkan beberapa hormon. Bukan hanya secara biologis, secara ilmiah, seks melibatkan kita secara neurologis serta psikologis. Hal tersebut akan membentuk ikatan yang kuat secara mental, emosional, dan fisik, terutama ketika kita melakukannya berulang-ulang. Endorfin atau hormon bahagia yang dikeluarkan saat melakukan seks bisa membuat ketagihan dan menyebabkan kita ingin mengalaminya berulang-ulang.

Ini Dia Risiko di Balik Seks Sebelum Menikah yang Jarang Disadari

Hormon lainnya yang dikeluarkan saat melakukan seks yakni  hormon oksitosin. Hormon ini menyebabkan kita terikat pada seseorang selama kontak intim. Beberapa orang menyebutnya “hormon komitmen” atau “molekul monogami”. Hormon ini menghasilkan keinginan untuk komitmen dan membangkitkan loyalitas. Hal itu bisa memicu rasa protektif terhadap pasangan seseorang, dan dapat menciptakan kecenderungan “cemburu”.

Jadi banar faktanya ketika seseorang sudah memasuki ‘percobaan’ melakukan hubungan seksual, rasa adiktif dari respon tubuh akan menginginkan nya lagi dan lagi.. Maka dari itu jaga dan rawat tubuhmu sebaik mungkin. Untuk disalurkan kepada pasangan halalmu saja yaa.

Buat bunda hawa, adakah pesan untuk pemuda pemudi di masa yang akan datang mengenai sex education? menurutmu perlukah remaja tau dampak yang akan terjadi jika melakukan hubungan seksual diluar pernikahan?

Sumber FHAWA

Baca tips kehamilan dan cerita wanita lainnya di Aplikasi Hawa! Ayo download Aplikasi Hawa di Google Play sekarang!

imgpsh_fullsize_anim (7)

HAWA SAHABAT TERBAIK WANITA INDONESIA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: